Minggu, 14 Jun 2026 07:28 WIB

Cegah Diabetes Anak dengan Membatasi Kandungan Gula Tambahan pada Susu Formula

Ahli Gizi Unair, Dominikus Raditya Atmaka (Foto: Dok. Pribadi)
Ahli Gizi Unair, Dominikus Raditya Atmaka (Foto: Dok. Pribadi)

jatimnow.com - Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI) merilis data terkait kasus diabetes pada anak, yang meningkat 70 kali lipat sejak 2010.

Peningkatan tersebut terjadi karena tingkat diagnosis dini yang semakin tinggi dan faktor genetik.

Baca Juga: Prakiraan Cuaca Surabaya Hari Ini: Berawan

Terlepas dari itu, konsumsi gula dan garam pada anak tidak secara langsung dibatasi dan diatur melalui perundang-undangan.

Ahli Gizi Universitas Airlangga (Unair), Dominikus Raditya Atmaka menjelaskan cara mencegah diabetes pada anak.

"Kasus diabetes pada anak akhir-akhir ini memang semakin banyak. Namun kasus diabetes pada anak didominasi diabetes melitus tipe 1 yang biasanya diwariskan secara genetik atau inborn metabolic error bukan karena faktor lifestyle," ungkap Domi, Selasa (14/2/2023).

Menurutnya, hal itu berbeda dengan diabetes melitus tipe 2 yang banyak terjadi pada dewasa, akibat pola hidup yang buruk.

Permenkes Nomor 30 Tahun 2013 telah mengatur anjuran konsumsi gula, garam, dan lemak per hari pada orang dewasa. Yakni G4-G1-L5 yang artinya 50 gram gula (4 sendok makan per hari), 5 gram garam (1 sendok teh per hari), dan 67 gram lemak (5 sendok makan per hari).

Lantas bagaimana anjuran konsumsi gula yang disarankan untuk anak-anak?

Baca Juga: Prakiraan Cuaca Surabaya Hari Ini: Cerah Berawan

Sebagai informasi, batasan anak-anak yaitu sebelum dimulainya masa pubertas atau kurang lebih berakhir di usia 13 sampai 15 tahun.

Dominikus mengatakan, meski gula dan garam tidak diatur dalam perundang-undangan, tapi tetap ada batasan konsumsi natrium dan karbohidrat sesuai dengan Angka Kecukupan Gizi (AKG).

"Jika mengonsumsi berlebihan, pasti akan ada efeknya ke depan seperti obesitas, hipertensi, dan lain-lain," jelasnya.

Tak dipungkiri pula, anak-anak memiliki kebutuhan mengonsumsi air susu ibu (ASI) maupun susu formula yang mengandung beberapa jenis gula seperti laktosa, fruktosa, glukosa.

Baca Juga: Prakiraan Cuaca Surabaya Hari Ini: Cerah Berawan

Dominikus pun mengimbau orangtua untuk memberikan susu formula yang sesuai dengan kebutuhan pasien diabetes pada anak.

"Terutama untuk kadar gula sederhana yang ditambahkan atau dicampurkan dalam sufor maksimal 5 persen. Selain itu perlu diatur jumlah konsumsi kalori harian supaya tidak membuat kadar gula darah meningkat terlalu drastis," papar spesialis gizi klinis dan pengembangan produk makanan itu.

Sementara untuk anak dengan diabetes melitus tipe 1, salah satu pengobatan yang diberikan adalah suntikan insulin. Selain itu juga tetap mengatur pola makan supaya bisa menjaga kadar gula darahnya tetap stabil.

Dosen Gizi Unair itu menambahkan, jika tidak menjaga jadwal, jumlah dan jenis (3J) makanan minuman yang dikonsumsi, bisa berakibat hipoglikemia, yaitu kondisi ketika kadar glukosa alias kadar gula darah berada di bawah angka normal.

Editor : Narendra Bakrie
Berita Terbaru

Mandi Bareng Teman, Pelajar Sragen Tewas Tenggelam di Bengawan Solo Ngawi

Jasad korban berhasil dievakuasi oleh tim SAR gabungan pada radius sekitar 50 meter dari titik awal ia dilaporkan tenggelam di kawasan Desa Mantingan, Kecamatan Mantingan.

Penyegaran Organisasi, Kasat dan Kapolsek Probolinggo Dimutasi

Kapolres mengajak seluruh jajaran Polres Probolinggo untuk terus menjaga profesionalisme dan menjunjung tinggi nilai-nilai Presisi.

Melawan Saat Ditangkap, Dua Pembobol Toko Bangunan Tulungagung Didor

Pelaku diketahui merupakan komplotan pembobolan toko lintas kota dan provinsi.

Cuaca Akhir Pekan Jatim: 4 Daerah Diminta Waspada Hujan Lebat

Peta peringatan dini ini merepresentasikan nilai akumulasi curah hujan harian paling tinggi dalam skala satu kabupaten atau kota.

Gol Larin Selamatkan Kanada dari Kekalahan Saat Melawan Bosnia-Herzegovina

Tuan rumah Kanada harus puas bermain imbang 1-1 di laga pembukan grup B Piala Dunia 2026.

Imigrasi Surabaya Sebar 400 Akun APOA untuk Awasi Orang Asing

Imigrasi Surabaya memperkuat pengawasan orang asing melalui APOA dengan 400 akun aktif dan melibatkan hotel, kampus, hingga perusahaan.