Kamis, 23 Jul 2026 14:21 WIB

Tipu-tipu Pengisian Perangkat Desa, Mas Dhito Ancam Laporkan Oknum yang Bermain

  • Penulis : Yanuar Dedy
  • | Selasa, 14 Feb 2023 14:16 WIB
Bupati Kediri Hanindhito Himawan Pramana. (Foto : Humas Pemkab Kediri/jatimnow.com)
Bupati Kediri Hanindhito Himawan Pramana. (Foto : Humas Pemkab Kediri/jatimnow.com)

jatimnow.com - Baru-baru ini, Bupati Kediri Hanindhito Himawan Pramana mengunggah sebuah video seorang warga mengadukan aksi penipuan pengisian perangkat desa di Kabupaten Kediri.

Dalam video itu, seseorang berbaju merah dengan identitas yang disamarkan menyampaikan ada oknum di desa yang melakukan aksi penipuan pengisian perangkat desa dalam momen Jumat Ngopi di Pendopo Kabupaten Kediri.

Baca Juga: Sastra Saraswati Sewana Yatra di Candi Tegowangi, Mas Dhito: Perkuat Toleransi

Modusnya, oknum tersebut menawarkan janji dan iming-iming kepada seseorang untuk mengisi jabatan perangkat desa yang diduga sengaja dibiarkan kosong sejak 2019.

“Mohon izin, ini terkait pemberhentian dan pengangkatan perangkat desa dan lainnya sampai saat ini dan sampai tahun 2019 sudah dua kali saya rasa ada pengisian perangkat desa ini di desa kami belum ada,” kata seseorang dalam video yang diunggah Mas Dhito melalui Instagram pribadinya @dithopramono.

“Suara yang beredar di masyarakat dengan kekosongan perangkat desa dimanfaatkan oleh oknum tertentu untuk penipuan dan janji-janji atau iming-imingi jabatan tertentu apabila bisa berminat titip uang,” jelasnya dengan nama desa yang juga disamarkan.

Lebih detail, saat ditanya oleh Mas Dhito, dia menyebut bahwa oknum tersebut menggunakan utusan untuk mencari mangsa dengan menawarkan jabatan kosong.

Mereka menyasar ke warga desa yang memiliki anak dengan lulusan tinggi dengan permintaan sejumlah uang di awal.

Baca Juga: Mas Dhito Pastikan Pemkab Kediri Siap Kawal Keberhasilan Program Sekolah Rakyat

"Jadi nanti ada orang yang antara lain utusannya si pejabat oknum lah untuk pejabat ‘kalau anaknya sampeyan sekolahnya sudah tinggi ini ada lowongan perangkat. Dimasukin apa tidak?’ Nanti dikasih uang gitu," terangnya.

Mendengar aduan itu, Mas Dhito langsung memerintahkan Sekretaris Daerah Solikin untuk menyelidiki hal tersebut. Mas Dhito bahkan tak segan akan melaporkan sendiri oknum yang nekat bermain ke kejaksaan atau kepolisian.

“Di sini di depan saya pak kades, beliau pasti paham semua ada batasnya kalau sudah keluar batas maka saya sendiri yang akan melaporkan ke kejaksaan atau kepolisian. kalau saya temukan orangnya saya yang akan berangkat ke kejaksaan saya laporkan ini,” tegas Mas Dhito

Dalam captionnya, Mas Dhito juga menegaskan tidak ingin ada oknum yang mengotori Kabupaten Kediri dengan aksi-aksi penipuan, suap dan pungli lainnya.

Baca Juga: Beasiswa dari Mas Dhito Banyak Peminat, Tim Verifikasi Pastikan Kondisi Riil Pemohon

Mas Dhito ingin Kabupaten Kediri yang bersih.

“Sudah dibilang, ini Kabupaten Kediri. Jangan dikotori dengan penipuan-penipuan, suap
menyuap, apalagi pungli,” tulis Mas Dhito dalam captionnya.

 

Editor : Zaki Zubaidi
Berita Terbaru

Target 100 GW dan Bottleneck Energi Surya Indonesia

Hingga hari ini, kapasitas pembangkit listrik tenaga surya (PLTS) di Indonesia baru sedikit melampaui 1 gigawatt (GW).

5 Fakta Anak Angkat dan Pacarnya Bunuh Ayah di Nganjuk, Ada Cinta Tak Direstui

Penyidikan juga mengungkap pembunuhan pria oleh anak angkatnya itu diduga telah dirancang beberapa hari sebelumnya.

Oknum Polisi di Blitar Ditangkap Saat Pesta Narkoba

Polisi masih melakukan pendalaman terkait kasus ini, oknum anggota Polres Blitar Kota sudah dilakukan penahanan.

Wabup Lamongan Harapkan MPLS Jadi Pijakan Menuju Pendidikan Inklusif

MPLS Ramah merupakan pondasi awal bagi peserta didik dalam membangun karakter, semangat belajar, dan kesiapan menghadapi proses pendidikan.

Prabowo Hadiri Panen Raya Tebu di Malang, Ratusan Petugas Jaga Ketat Rute VVIP

Panen raya dipusatkan di lahan tebu kawasan Pangkalan Udara (Lanud) Abdulrachman Saleh, Dusun Krajan, Desa Bunut Wetan, Kecamatan Pakis.

Beraksi di 20 TKP, Pasangan Jambret Asal Malang Ditangkap Polisi Tulungagung

Sasar pedagang yang hendak pergi ke pasar, salah satu korban meninggal dunia usai dijambret tersangka.