Minggu, 07 Jun 2026 01:53 WIB

Lampu Maguwoharjo Mati saat Official Training, Persik Layangkan Protes

Suasana official training Persik Kediri di Stadion Maguwoharjo, Sleman. (Foto : Persik for jatimnow.com)
Suasana official training Persik Kediri di Stadion Maguwoharjo, Sleman. (Foto : Persik for jatimnow.com)

jatimnow.com - Persik Kediri melayangkan protes terkait matinya lampu Stadion Maguwoharjo, Sleman saat mereka menggelar sesi official training, Rabu (8/2/2023) sore. Hari ini, surat protes ini telah dikirim ke PT LIB selaku operator kompetisi Liga 1 2022/2023.

Dalam sesi official training di Stadion Maguwoharjo ini, Persik Kediri berlatih dalam keadaan gelap gulita sejak dimulai pukul 17.20 WIB hingga berakhir sekitar pukul 18.00 WIB. Pelatih Divaldo Alves pun langsung mengakhiri latihan untuk menjaga kondisi Faris Aditama dan kawan-kawan.

Baca Juga: Ponpes Al Falah Kediri Ditetapkan Tuan Rumah Munas Alim Ulama dan Konbes NU

Persik sangat menyesalkan kejadian ini. Dia tidak terima dengan praktik-praktik yang mencederai prinsip fair play.

“Kita datang dengan damai, untuk bermain secara fair dan profesional. Tindakan LOC PSS Sleman dan pengawas pertandingan tidak mencerminkan hal tersebut,” ujar manajemen Persik melalui pernyataan tertulis yang diterima jatimnow.com, Kamis (9/2/2023) pagi.

Lanjut, bahwa tindakan LOC dan pengawas pertandingan menurut manajemen Persik sangat tidak profesional.

“Ini pertandingan Liga 1, kompetisi tertinggi. Tindakan yang mereka lakukan tidak menunjukan kelas profesional, termasuk pengawas pertandingannya. Siapapun yang hadir di Kediri, termasuk PSS diterima dengan baik di Kediri. Baik oleh LOC dan komunitas suporter Persik Kediri,” lanjutnya.

Sementara itu, terkait gangguan di sesi official training ini Pelatih Divaldo Alves menyebut sempat mengganggu persiapan timnya.

Baca Juga: Razia Gabungan di Lapas Kediri, Petugas Amankan Barang Terlarang

Dia memutuskan untuk mengakhiri sesi official training lebih cepat karena cukup riskan bagi pemain dan berpotensi membuat cedera.

“Kita sudah tunggu beberapa lama, namun karena cuaca sangat gelap maka kita putuskan untuk mengakhiri sesi official training lebih cepat karena cukup riskan bagi pemain dan berpotensi membuat cedera,” terang Divaldo.

Namun demikian, Divaldo memastikan pemain Persik akan tetap semangat memberikan yang terbaik, bukan hanya untuk perbaikan posisi di klasemen sementara namun juga bagi seluruh masyarakat Kediri.

“Kami harus fokus selama 90 menit, kami sudah belajar dari 2 pertandingan terakhir, semua pemain punya ambisi yang kuat untuk meraih poin nantinya. Seluruh tim saat ini hanya akan fokus ke pertandingan, bagi kami setiap laga adalah final dan tidak boleh lagi ada kelengahan sekecil apapun nantinya,” jelas eks Pelatih PSMS Medan itu.

Baca Juga: Hajar Persik Kediri 5-0, Persebaya Surabaya Finish di Urutan ke-4

Terkait lawan yang akan dihadapi, Divaldo Alves menyebut PSS Sleman punya banyak pemain berkualitas seperti Jonathan Cantilana, Jihad Ayoub, Bokhasvili maupun Kim Kurniawan yang penting untuk diwaspadai.

“Pertandingan tidak akan mudah tapi kami harus percaya diri untuk memenangkan pertandingan,” pungkas Divaldo.

Sementara itu untuk laga melawan tuan rumah PSS Sleman akan digelar hari ini, Kamis (9/2/2023). Kick off dimulai pukul 16.00 WIB tanpa penonton.

Editor : Zaki Zubaidi
Berita Terbaru

Tuai Polemik, Komisi III DPRD Kota Probolinggo Sidak Proyek Swalayan Jalan Cokro

Komisi III telah melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke lokasi untuk memastikan kelengkapan izin proyek di atas lahan seluas 1,3 hektare tersebut.

Update Kepulangan Haji 2026: 7.581 Jemaah Tiba via Debarkasi Surabaya

Update kepulangan haji 2026 Debarkasi Surabaya: 7.581 jemaah dari 20 kloter tiba di Tanah Air. 2 jemaah asal Malang wafat, 3 lainnya dirawat di RS Arab Saudi.

Peringatan Hari Lanjut Usia Nasional di Jember, Lansia Tangguh Indonesia Tumbuh

Pengalaman dan kebijaksanaan yang dimiliki para lansia merupakan fondasi penting dalam pembangunan bangsa.

Plt Bupati Tulungagung Ajak Masyarakat Lakukan Pemilahan Sampah Dari Sumber

Peringatan Hari Lingkungan Hidup Sedunia Tahun 2026, Pemkab Tulungagung gelar deklarasi gerakan pemilahan dan pengolahan sampah dari sumber.

Hari Lingkungan Hidup Sedunia, Pakar Ingatkan Ancaman Krisis Energi

Pakar lingkungan soroti krisis energi, penumpukan sampah, hingga bahaya mikropolutan di momen Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2026.

Peringati Hari Pers Nasional, PWI Tulungagung Siapkan Literasi Media

Pemerintah Kabupaten Tulungagung menyampaikan apresiasi atas dedikasi insan pers yang selama ini menjadi mitra strategis dalam menyampaikan informasi kepada masyarakat.