Rabu, 22 Jul 2026 08:06 WIB

Lampu Maguwoharjo Mati saat Official Training, Persik Layangkan Protes

Suasana official training Persik Kediri di Stadion Maguwoharjo, Sleman. (Foto : Persik for jatimnow.com)
Suasana official training Persik Kediri di Stadion Maguwoharjo, Sleman. (Foto : Persik for jatimnow.com)

jatimnow.com - Persik Kediri melayangkan protes terkait matinya lampu Stadion Maguwoharjo, Sleman saat mereka menggelar sesi official training, Rabu (8/2/2023) sore. Hari ini, surat protes ini telah dikirim ke PT LIB selaku operator kompetisi Liga 1 2022/2023.

Dalam sesi official training di Stadion Maguwoharjo ini, Persik Kediri berlatih dalam keadaan gelap gulita sejak dimulai pukul 17.20 WIB hingga berakhir sekitar pukul 18.00 WIB. Pelatih Divaldo Alves pun langsung mengakhiri latihan untuk menjaga kondisi Faris Aditama dan kawan-kawan.

Baca Juga: PBNU Kirim Tim Survey Lokasi Muktamar ke Ponpes Lirboyo Kediri, Ini Hasilnya

Persik sangat menyesalkan kejadian ini. Dia tidak terima dengan praktik-praktik yang mencederai prinsip fair play.

“Kita datang dengan damai, untuk bermain secara fair dan profesional. Tindakan LOC PSS Sleman dan pengawas pertandingan tidak mencerminkan hal tersebut,” ujar manajemen Persik melalui pernyataan tertulis yang diterima jatimnow.com, Kamis (9/2/2023) pagi.

Lanjut, bahwa tindakan LOC dan pengawas pertandingan menurut manajemen Persik sangat tidak profesional.

“Ini pertandingan Liga 1, kompetisi tertinggi. Tindakan yang mereka lakukan tidak menunjukan kelas profesional, termasuk pengawas pertandingannya. Siapapun yang hadir di Kediri, termasuk PSS diterima dengan baik di Kediri. Baik oleh LOC dan komunitas suporter Persik Kediri,” lanjutnya.

Sementara itu, terkait gangguan di sesi official training ini Pelatih Divaldo Alves menyebut sempat mengganggu persiapan timnya.

Baca Juga: Persik Kediri Perpanjang Kontrak Marcos Reina, Razzi: Tidak Diragukan Lagi

Dia memutuskan untuk mengakhiri sesi official training lebih cepat karena cukup riskan bagi pemain dan berpotensi membuat cedera.

“Kita sudah tunggu beberapa lama, namun karena cuaca sangat gelap maka kita putuskan untuk mengakhiri sesi official training lebih cepat karena cukup riskan bagi pemain dan berpotensi membuat cedera,” terang Divaldo.

Namun demikian, Divaldo memastikan pemain Persik akan tetap semangat memberikan yang terbaik, bukan hanya untuk perbaikan posisi di klasemen sementara namun juga bagi seluruh masyarakat Kediri.

“Kami harus fokus selama 90 menit, kami sudah belajar dari 2 pertandingan terakhir, semua pemain punya ambisi yang kuat untuk meraih poin nantinya. Seluruh tim saat ini hanya akan fokus ke pertandingan, bagi kami setiap laga adalah final dan tidak boleh lagi ada kelengahan sekecil apapun nantinya,” jelas eks Pelatih PSMS Medan itu.

Baca Juga: Leonardo Navacchio Tak Lagi Berseragam Persik Kediri Musim Depan

Terkait lawan yang akan dihadapi, Divaldo Alves menyebut PSS Sleman punya banyak pemain berkualitas seperti Jonathan Cantilana, Jihad Ayoub, Bokhasvili maupun Kim Kurniawan yang penting untuk diwaspadai.

“Pertandingan tidak akan mudah tapi kami harus percaya diri untuk memenangkan pertandingan,” pungkas Divaldo.

Sementara itu untuk laga melawan tuan rumah PSS Sleman akan digelar hari ini, Kamis (9/2/2023). Kick off dimulai pukul 16.00 WIB tanpa penonton.

Editor : Zaki Zubaidi
Berita Terbaru

Target 100 GW dan Bottleneck Energi Surya Indonesia

Hingga hari ini, kapasitas pembangkit listrik tenaga surya (PLTS) di Indonesia baru sedikit melampaui 1 gigawatt (GW).

5 Fakta Anak Angkat dan Pacarnya Bunuh Ayah di Nganjuk, Ada Cinta Tak Direstui

Penyidikan juga mengungkap pembunuhan pria oleh anak angkatnya itu diduga telah dirancang beberapa hari sebelumnya.

Oknum Polisi di Blitar Ditangkap Saat Pesta Narkoba

Polisi masih melakukan pendalaman terkait kasus ini, oknum anggota Polres Blitar Kota sudah dilakukan penahanan.

Wabup Lamongan Harapkan MPLS Jadi Pijakan Menuju Pendidikan Inklusif

MPLS Ramah merupakan pondasi awal bagi peserta didik dalam membangun karakter, semangat belajar, dan kesiapan menghadapi proses pendidikan.

Prabowo Hadiri Panen Raya Tebu di Malang, Ratusan Petugas Jaga Ketat Rute VVIP

Panen raya dipusatkan di lahan tebu kawasan Pangkalan Udara (Lanud) Abdulrachman Saleh, Dusun Krajan, Desa Bunut Wetan, Kecamatan Pakis.

Beraksi di 20 TKP, Pasangan Jambret Asal Malang Ditangkap Polisi Tulungagung

Sasar pedagang yang hendak pergi ke pasar, salah satu korban meninggal dunia usai dijambret tersangka.