Minggu, 14 Jun 2026 03:50 WIB

Kasus Leptospirosis di Tulungagung Meningkat, Tiga Orang Meninggal

Petugas saat melakukan pengambilan sampel organ tikus (Foto: Bramanta Pamungkas/jatimnow.com)
Petugas saat melakukan pengambilan sampel organ tikus (Foto: Bramanta Pamungkas/jatimnow.com)

jatimnow.com - Dinas Kesehatan Kabupaten Tulungagung mencatat ada tiga orang meninggal dalam 7 kasus penyakit Leptospirosis. Kasus itu ditemukan sejak Desember 2022.

Kasus tersebut ditemukan di Kecamatan Ngunut, Rejotangan, Bandungan, Sendang dan Karangrejo. Tim dari dinas kesehetan telah dikerahkan untuk melakukan penelitian epidemoligi terkait temuan kasus Leptospirosis ini.

Baca Juga: Melawan Saat Ditangkap, Dua Pembobol Toko Bangunan Tulungagung Didor

Kabid Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Dinas Kesehatan Tulungagung, Didik Eka mengatakan, kasus leptospirosis di wilayahnya terjadi sejak akhir 2022.

Berdasarkan data akumulasi, tercatat sudah ada 7 kasus Leptospirosis. Penyakit ini disebabkan karena bakteri Leptospira, dengan pembawa atau hostnya adalah tikus atau hewan ternak.

"Total temuan kasus penyakit Leptispirosis ada tujuh kasus. Tiga pasien di antaranya meninggal," ujar Didik, Rabu (8/3/2022).

Dinkes telah melakukan pemeriksaan epidemologi mencari host agen serta lingkungan yang diduga menjadi penyebaran bakteri leptospira. Mereka memulai mengambil sampel radius lebih dari 100 meter dari rumah penderita leptospirosis.

Baca Juga: Asyik Nongkrong di Warung Kopi, Puluhan Pelajar di Tulungagung Terjaring Razia

"Kasus awal sudah kami ambil sampel ginjal tikus serta tanah yang berada di radius 100 meter dari lokasi penderita leptospirosis. Hasilnya positif terpapar bakteri Leptospira," tuturnya.

Untuk kasus yang baru ditemukan di wilayah Desa Dono, Kecamatan Sendang. Sampel ginjal tikus serta tanah yang berada di radius 100 meter dari lokasi penderita leptospirosis telah diambil.

Menurut Didik, apabila hasil sampel tikus ini positif terpapar bakteri Leptospira, maka masyarakat harus meningkatkan kewaspadaan.

Baca Juga: Ribuan Pencari Kerja Padati Job Fair yang Digelar Disnakertrans Tulungagung

"Upaya yang bisa dilakukan oleh masyarakat adalah memperhatikan higenitas dan jika memungkinkan dilakukan pemberantasan sarang tikus," pungkasnya.

 

 

Editor : Narendra Bakrie
Berita Terbaru

Mandi Bareng Teman, Pelajar Sragen Tewas Tenggelam di Bengawan Solo Ngawi

Jasad korban berhasil dievakuasi oleh tim SAR gabungan pada radius sekitar 50 meter dari titik awal ia dilaporkan tenggelam di kawasan Desa Mantingan, Kecamatan Mantingan.

Penyegaran Organisasi, Kasat dan Kapolsek Probolinggo Dimutasi

Kapolres mengajak seluruh jajaran Polres Probolinggo untuk terus menjaga profesionalisme dan menjunjung tinggi nilai-nilai Presisi.

Cuaca Akhir Pekan Jatim: 4 Daerah Diminta Waspada Hujan Lebat

Peta peringatan dini ini merepresentasikan nilai akumulasi curah hujan harian paling tinggi dalam skala satu kabupaten atau kota.

Gol Larin Selamatkan Kanada dari Kekalahan Saat Melawan Bosnia-Herzegovina

Tuan rumah Kanada harus puas bermain imbang 1-1 di laga pembukan grup B Piala Dunia 2026.

Prakiraan Cuaca Surabaya Hari Ini: Berawan

Waspadai potensi turunnya hujan dengan intensitas ringan di beberapa wilayah.

Imigrasi Surabaya Sebar 400 Akun APOA untuk Awasi Orang Asing

Imigrasi Surabaya memperkuat pengawasan orang asing melalui APOA dengan 400 akun aktif dan melibatkan hotel, kampus, hingga perusahaan.