Minggu, 07 Jun 2026 20:34 WIB

Gresik Petrokimia Gagal Raih Kemenangan di Kandang

Pertandingan Gresik Petrokimia Pupuk Indonesia (kuning) saat menghadapi Jakarta Pertamina Fastron dalam lanjutan Proliga 2023. (foto: Sahlul Fahmi/jatimnow.com)
Pertandingan Gresik Petrokimia Pupuk Indonesia (kuning) saat menghadapi Jakarta Pertamina Fastron dalam lanjutan Proliga 2023. (foto: Sahlul Fahmi/jatimnow.com)

jatimnow.com - Tuan rumah tim voli putri Gresik Petrokimia Pupuk Indonesia (GPP) menelan pil pahit usai dibekuk Jakarta Pertamina Fastron dengan skor 2-3 di putaran kedua Proliga 2023 di GOR Tri Dharma, Gresik, Minggu (5/2/2023).

Pelatih GPP Ayub Hidayat mengaku kecewa dengan hasil yang dipetik anak didiknya. Terlebih keputusan wasit yang menganulir bola yang menurutnya menjadi poin bagi timnya pada set kelima.

Baca Juga: Pendaki Ilegal Gunung Semeru Berhasil Dievakuasi, Pengelola Jatuhi Sanksi

"Pada saat skor 8-7, wasit sudah sempat memutuskan poin untuk kami, tapi dianulir karena diprotes kubu Pertamina. Kemudian wasit memberikan poin kepada lawan, jels ini kerugian bagi kami,'" Ayub Hidayat.

Setelah insiden tersebut Ayub mengaku mental pemainnya langsung drop. Akibatnya permainan GPP kurang fokus, dan tertinggal 14-16 pada set penentuan itu.

Terlepas dari hal itu, Ayub menilai jika penampilan timnya menunjukkan peningkatan, jika dibanding saat dikalahkan Bandung Bank BJB Tandamata 3-0 pada hari kedua, Jumat (3/2/2023) lalu.

Baca Juga: Lewati Jalur Ilegal, Pendaki Gunung Semeru Dilaporkan Jatuh ke Jurang

"Dalam pertandingan ini, kami lebih sedikit melakukan kesalahan jika dibanding laga sebelumnya," ucap Ayub.

Ayub berharap timnya bisa memenangi pertandingan di seri Malang dan Yogyakarta agar bisa berpeluang lolos ke babak final four.

Baca Juga: Kampung SIBA KLASIK Gresik Terapkan Kurban Minim Sampah

Sementara itu, pelatih Jakarta Pertamina Fastron, Eko Waluyo mengakui jika GPP malam ini memberikan perlawanan ketat bagi timnya, dan membuat pemainnya mengalami kesulitan menembus pertahanan lawan.

"Kami sempat kesulitan, bersyukur akhirnya bisa menang," ucap Eko.

Editor : Rochman Arief
Berita Terbaru

Melihat Jejak Soekarno di Surabaya Melalui Pameran "Aku Arek Suroboyo"

Tema "Aku Arek Suroboyo" dipilih untuk menegaskan identitas Bung Karno sebagai putra daerah yang tumbuh dan ditempa di Surabaya sebelum menjadi tokoh besar Indonesia.

1.232 Atlet Taekwondo Bertarung di Ksatria Nusantara PBTI Series Kediri

Para atlet diharapkan dapat menjadi bibit-bibit terbaik Indonesia yang akan mewakili bangsa pada berbagai ajang internasional.

Menkop Bantah Isu Jual Beli Titik Koperasi Merah Putih, Sempat Viral di Kediri

Menkop Ferry menargetkan seluruh bangunan Koperasi Merah Putih, gerai usaha, serta fasilitas pendukung koperasi desa dapat selesai pada Agustus mendatang.

Turnamen Gerindra Cup U17 di Kediri Dimulai, Wadah Pembinaan Pesepakbola Muda

“Saya berharap dari stadion (Brawijaya) ini akan lahir pemain-pemain handal yang nantinya bisa memperkuat Indonesia," kata Anwar Sadad.

Menkop Dukung Kemitraan Petani-Koperasi di Kediri, Kejar Swasembada Gula 2028

Kolaborasi ini merupakan bentuk sinergi nyata antara koperasi, petani, dan pelaku industri.

Akhir Pekan Cuaca di Surabaya Cerah, tapi Waspada Panas yang Menyengat

Tidak terlihat adanya potensi hujan yang signifikan sepanjang hari. Cuaca mendukung berbagai aktivitas masyarakat, khususnya aktivitas di luar ruangan.