Rabu, 22 Jul 2026 16:04 WIB

Aksi Terpuji Tukang Becak Lamongan Tambal Jalan, Malah Curhat dan Sedih

Gufron, tukang bacak di Lamongan yang rela tambal jalan berlubang demi putrinya saat di temui di kediamannya. (foto : Adyad Ammy Iffansah/jatimnow.com)
Gufron, tukang bacak di Lamongan yang rela tambal jalan berlubang demi putrinya saat di temui di kediamannya. (foto : Adyad Ammy Iffansah/jatimnow.com)

jatimnow.com - Di balik pujian setinggi langit yang diterima Gufron (62), tukang becak asal Lamongan, ia justru merasa sedih dan menyesal.

Pasalnya, dari aksi yang awalnya tulus malah menimbulkan kegaduhan. Salah satunya dari banyaknya konten, pemberitaan, bahkan komentar negatif yang diarahkan kepada pemerintah.

Baca Juga: Wabup Lamongan Harapkan MPLS Jadi Pijakan Menuju Pendidikan Inklusif

Bahkan karena masifnya komentar dan pemberitaan negatif yang mengaitkan aksinya dan kinerja pemerintah, dengan lapang dada ia menyampaikan permohonan maaf kepada pemerintah khususnya Pemkab Lamongan.

"Tolong saya disampaikan ke pemerintah, maaf ya pak.. bapak Pemerintah Lamongan sebenarnya saya tidak ada etiket yang macam-macam," papar Gufron kepada jatimnow.com, Jumat (3/2/2023).

Selain itu, Gufron juga mengaku takut dan bingung jika pemberitaan dirinya berdampak pada keberlangsungan hidup bersama keluarganya.

Baca Juga: Diduga Karena Korsleting Listrik, Kantor LSM di Lamongan Terbakar

"Sejak viral itu saya nggak nyaman, saya takut karena saya orang kecil, saya kerjanya di jalan, takutnya mendapat celaka," ujarnya.

Dari nada bicaranya saat ditemui jatimnow.com, Gufron tampak takut dan trauma. Bahkan saat ditanya jika suatu saat berkesempatan bertemu pemerintah ingin menyampikan perihal aksinya.

Baca Juga: Stok Ketersediaan Sapi di Lamongan Menurun, Harga Daging Mengalami Kenaikan

Misal perbaikan jalan atau penerangan jalan umum yang ia disampaikan sebelumnya ia tak mau berkomentar banyak.

"Pokoknya saya terima kasih sudah direspons, jalanya sudah bagus semua. Lampunya sudah terang kok," pungkasnya.

Editor : Rochman Arief
Berita Terbaru

Target 100 GW dan Bottleneck Energi Surya Indonesia

Hingga hari ini, kapasitas pembangkit listrik tenaga surya (PLTS) di Indonesia baru sedikit melampaui 1 gigawatt (GW).

5 Fakta Anak Angkat dan Pacarnya Bunuh Ayah di Nganjuk, Ada Cinta Tak Direstui

Penyidikan juga mengungkap pembunuhan pria oleh anak angkatnya itu diduga telah dirancang beberapa hari sebelumnya.

Oknum Polisi di Blitar Ditangkap Saat Pesta Narkoba

Polisi masih melakukan pendalaman terkait kasus ini, oknum anggota Polres Blitar Kota sudah dilakukan penahanan.

Prabowo Hadiri Panen Raya Tebu di Malang, Ratusan Petugas Jaga Ketat Rute VVIP

Panen raya dipusatkan di lahan tebu kawasan Pangkalan Udara (Lanud) Abdulrachman Saleh, Dusun Krajan, Desa Bunut Wetan, Kecamatan Pakis.

Beraksi di 20 TKP, Pasangan Jambret Asal Malang Ditangkap Polisi Tulungagung

Sasar pedagang yang hendak pergi ke pasar, salah satu korban meninggal dunia usai dijambret tersangka.

Panitia Muktamar NU Mulai Susun Cetak Biru Persiapan di Tambakberas Jombang

Panitia Muktamar Ke-35 NU mulai menyusun blueprint persiapan dari akomodasi, lokasi sidang hingga pengamanan di Tambakberas, Jombang.