Minggu, 14 Jun 2026 05:43 WIB

Balai Uji KIR Kota Batu Ditargetkan Beroperasi Maret 2023

Gedung Balai Uji KIR Kota Baru menunggu beroperasi (Foto: Galih Rakasiwi/jatimnow.com)
Gedung Balai Uji KIR Kota Baru menunggu beroperasi (Foto: Galih Rakasiwi/jatimnow.com)

jatimnow.com - Meski sudah diresmikan sejak Desember 2022, Balai Uji KIR di Jalan Raya Tlekung, Desa Tlekung, Kecamatan Junrejo, Kota Batu belum beroperasi.

Pj Wali Kota Batu Aries Agung Paewai menargetkan Balai Uji KIR itu beroperasi pada Maret 2023, sembari menunggu tinjauan kalibrasi dari pusat.

Baca Juga: Audit Sampah Ungkap Sachet Kuasai Limbah Rumah Tangga Batu

"Kendala belum beroperasi menunggu tinjauan. Semoga bisa segera beroperasional karena bisa meringankan pekerja kendaraan berat dan berpotensi menambah PAD di Kota Batu," ujar Aries, Kamis (2/2/2023).

Pria yang juga menjabat sebagai Kepala BPSDM Pemprov Jatim itu mengapresiasi adanya gedung tersebut mengingat banyak daerah yang telah memiliki fasiltas untuk melihat kelayakan kendaraan. Dan Kota Batu baru memilikinya.

"Semoga nanti bisa menjawab keluhan masyarakat Kota Batu yang sebelumnya melakukan uji KIR di daerah lain. Dengan pembangunan ini tentu lebih memudahkan masyarakat," tuturnya.

Sementara Kepala Dinas Perhunungan (Kadishub) Kota Batu, Imam Suryono mengatakan bahwa pihaknya akan melakukan pengadaan peralatan dengan anggaran sebesar Rp7 miliar.

Baca Juga: Pemuda Mojokerto Lompat dari Jembatan Cangar Batu, Ini Dugaan Motifnya

"Pembangunan tempat uji KIR diperkirakan menelan biaya Rp12,5 miliar dengan rincian biaya anggaran pembangunan senilai Rp5 sampai 7 miliar. Untuk pengadaan alat uji KIR dan alat-alat yang dibutuhkan semisal brake tester, smoke tester, speedometer tester," papar dia.

Disinggung potensi PAD yang didapatkan, mantan Kepala Dinas Pariwisata Kota Batu itu menekankan potensi pendapatan tahunan dari uji KIR bisa mencapai hampir Rp1,5 miliar per tahun.

"Nilai itu diasumsikan dari biaya rata-rata sebesar Rp100 ribu dikalikan 7.000 unit kendaraan di Kota Batu yang dikir setiap enam bulan sekali atau dua kali per tahun," ungkap dia.

Baca Juga: Mikutopia, Destinasi Wisata Alternatif di Kota Batu

Bahkan potensinya bisa lebih jika nantinya memfasilitasi pemilik kendaraan dari wilayah Malang Barat meliputi Pujon, Ngantang, Kasembon.

"Pasti ketika semua sudah siap dan sudah melalu proses tinjauan dari pusat, maka akan segera beroperasional tanpa ditunda lagi," pungkasnya.

 

Editor : Narendra Bakrie
Berita Terbaru

Mandi Bareng Teman, Pelajar Sragen Tewas Tenggelam di Bengawan Solo Ngawi

Jasad korban berhasil dievakuasi oleh tim SAR gabungan pada radius sekitar 50 meter dari titik awal ia dilaporkan tenggelam di kawasan Desa Mantingan, Kecamatan Mantingan.

Penyegaran Organisasi, Kasat dan Kapolsek Probolinggo Dimutasi

Kapolres mengajak seluruh jajaran Polres Probolinggo untuk terus menjaga profesionalisme dan menjunjung tinggi nilai-nilai Presisi.

Melawan Saat Ditangkap, Dua Pembobol Toko Bangunan Tulungagung Didor

Pelaku diketahui merupakan komplotan pembobolan toko lintas kota dan provinsi.

Cuaca Akhir Pekan Jatim: 4 Daerah Diminta Waspada Hujan Lebat

Peta peringatan dini ini merepresentasikan nilai akumulasi curah hujan harian paling tinggi dalam skala satu kabupaten atau kota.

Gol Larin Selamatkan Kanada dari Kekalahan Saat Melawan Bosnia-Herzegovina

Tuan rumah Kanada harus puas bermain imbang 1-1 di laga pembukan grup B Piala Dunia 2026.

Prakiraan Cuaca Surabaya Hari Ini: Berawan

Waspadai potensi turunnya hujan dengan intensitas ringan di beberapa wilayah.