Sabtu, 06 Jun 2026 18:31 WIB

Bukan Bencana Alam, Ini Penyebab Harga Beras di Jombang Naik

Pedagang di PCN Jombang menunjukkan beras medium yang harganya naik sejak November 2022 silam. (foto: Elok Aprianto/jatimnow.com)
Pedagang di PCN Jombang menunjukkan beras medium yang harganya naik sejak November 2022 silam. (foto: Elok Aprianto/jatimnow.com)

jatimnow.com - Harga beras di sejumlah pasar tradisional di Kabupaten Jombang terus merangkak naik. Terhitung sejak bulan November tahun 2022 hingga Januari 2023, harga beras terus mengalami kenaikan.

Sugandi (57), salah satu pedagang beras di Pasar Citra Niaga (PCN) menjelaskan, harga beras medium terus naik dalam dua bulan terakhir ini. Semula harga beras di angka Rp7.500 hingga mencapai Rp10.500 per kilogram.

Baca Juga: Besut Mudik ke Jombang, Mencari Roh Dialektika di Tanah Para Pemikir

"Bulan 11 tahun 2022 lalu harganya masih Rp7.500. Di bulan Februari ini harganya sudah menembus Rp10.500 per kilogramnya," katanya, Rabu (1/2/2023).

Kenaikan harga juga berlaku untuk beras premium. Semula harga per kilogram di kisaran Rp10.500, saat ini sudah menyentuh Rp12.500. Menurut Sugandi, kenaikan harga beras terjadi secara bertahap sejak November tahun kemarin.

"Memang tidak (naik) tiba-tiba, tapi bertahap mas. Sejak (harga beras) naik tidak turun sama sekali. Naiknya mulai Rp200 per kilogram, naik lagi Rp200, sampai sekarang menembus Rp12.500 per kilogram. Kenaikan beras medium kurang lebih sama, seperti itu," paparnya.

Ia menjelaskan kenaikan harga beras ini tidak lepas dari musim tanam saat ini. Sementara musim panen masih beberapa bulan lagi. Kondisi ini membuat beras sulit dicari dan menyebabkan harganya merangkak naik.

"Musim panen masih lama. Kalaupun sekarang ada yang panen, gabahnya sedikit. Biasanya harga gabah Rp7.000 per kilogramnya. Itu belum gabah kering," ujarnya.

Baca Juga: Serapan Gabah di Tulungagung Maksimal, Bulog Sewa Gudang Tambahan

"Kalau dari petani gabah sudah seharga Rp7.000, maka berasnya pasti harganya Rp13.000 per kilogram. Karena untuk biaya selep (giling), biaya kemasan, tenaga kerja, dan transportasi. Itu kalau dikalkulasikan ya keluarnya bisa Rp13.000 per kilogram," katanya.

Ia memprediksi bahwa harga beras masih naik lagi karena belum ada petani yang panen. Kenaikan harga beras ini menyebabkan pembelian beras berkurang. Sugandi menjelaskan pelanggan mulai mengurangi pembelian beras.

"Biasanya konsumen membeli 25 kilogram, sakarang beli 10 kilogram," jelasnya.

Baca Juga: Potret Travesti Ludruk, Simbol Perlawanan yang Hadir di Pameran Foto Jombang

Hal senada juga diungkapkan Muhadi (45), pedagang beras di Pasar Ngoro Jombang. Ia mengaku beras premium saat ini harganya mencapai Rp13.000 per kilogram. Sedangkan beras medium harganya di kisaran Rp11.000 per kilogram,.

Muhadi memembenarkan jika kenaikan harga beras berdampak pada tingkat daya beli masyarakat, dan memengaruhi volume penjualannya.

"Biasanya orang-orang membeli 15 kilogram, sekarang paling banyak 10 kilogram. Malahan ada yang cuma membeli 2 kilogram," pungkasnya.

Editor : Rochman Arief
Berita Terbaru

Kakak Beradik Terseret Ombak di Pantai Payangan Jember, Satu Ditemukan Tewas

Kedua korban dilaporkan hilang terseret ombak saat berwisata bersama keluarga.

Puncak Arus Balik Idul Adha 2026, Daop 8 Surabaya Layani 284 Ribu Penumpang

Puncak arus balik libur panjang Idul Adha 2026 bertepatan dengan Hari Lahir Pancasila. KAI Daop 8 Surabaya catat lonjakan tembus 284 ribu penumpang. Simak data lengkapnya di sini.

Jambret iPhone Turis Jerman di Kota Lama Surabaya Ditembak Polisi

Polisi menangkap pelaku jambret iPhone milik wisatawan asal Jerman di Kota Lama Surabaya. Pelaku dilumpuhkan karena melawan saat ditangkap.

Kapolres dan Dandim 0820 Probolinggo Terima Gelar Warga Kehormatan Suku Tengger

Prosesi pengukuhan berlangsung khidmat pada Malam Resepsi Yadnya Kasada di Pendopo Agung Desa Ngadisari.

Tabrak Pohon, Truk Pengangkut Ikan Asal Lamongan Terguling di JLS Tulungagung

Truk dalam perjalanan menuju Prigi Trenggalek, pengemudi dan penumpang alami luka serius.

Peringatan Hari Raya Waisak di Tulungagung, Ajak Umat Bersumbangsih Untuk Negeri

Puluhan umat Buddha mengikuti prosesi detik-detik peringatan Hari Raya Tri Suci Waisak di Vihara Buddha Loka Tulungagung.