Rabu, 22 Jul 2026 17:57 WIB

Jambret Bertato Tumbang Lawan 7 Bocah SD di Surabaya

  • Penulis : Zain Ahmad
  • | Kamis, 26 Jan 2023 14:51 WIB
Aksi para bocah SD di Surabaya saat melawan jambret bertato hingga tumbang (Foto: Tangkapan layar video CCTV yang beredar)
Aksi para bocah SD di Surabaya saat melawan jambret bertato hingga tumbang (Foto: Tangkapan layar video CCTV yang beredar)

jatimnow.com - Aksi heroik dilakukan 7 bocah sekolah dasar (SD) berseragam pramuka di Surabaya. Aksi kompak mereka membuat seorang jambret bertato yang hendak merampas handphone (HP) tumbang.

Peristiwa menegangkan di Jalan Dukuh Kupang Gang 16, Surabaya itu terekam CCTV. Pelaku yang tumbang karena aksi 7 bocah SD itu akhirnya diamankan warga lalu diserahkan ke polisi.

Baca Juga: Beraksi di 20 TKP, Pasangan Jambret Asal Malang Ditangkap Polisi Tulungagung

Dari pemeriksaan terungkap bahwa jambret bertato itu bernama Imam (49), warga Jalan Putat Jaya Gang Pasar, Sawahan, Surabaya. Sementara bocah SD yang HP-nya hendak dirampas adalah DMW, siswi kelas VI.

Kapolsek Dukuh Pakis, Kompol Mohammad Irfan menjelaskan, peristiwa bermula saat korban sedang bermain di pos ronda bersama temannya. Tiba-tiba datang pelaku yang mengendarai motor langsung menghampiri korban dan temannya, kemudian merampas HP korban.

"Saat melakukan perampasan itu, pelaku mengeluarkan pisau dari balik baju. Dia memaksa korban menyerahkan handphonenya. Korban dan teman-temannya kemudian sempat berusaha menyelamatkan diri," terang Irfan, Kamis (26/1/2023).

Saat korban berusaha menarik baju pelaku. Melihat korban melawan pelaku, teman-temannya akhirnya membantu dengan memukuli hingga menahan motor pelaku sambil berteriak jambret.

Kapolsek Dukuh Pakis, Kompol Mohammad Irfan saat menginterogasi jambret bertato yang ditumbangkan 7 bocah SD (Foto: Polsek Dukuh Pakis)Kapolsek Dukuh Pakis, Kompol Mohammad Irfan saat menginterogasi jambret bertato yang ditumbangkan 7 bocah SD (Foto: Polsek Dukuh Pakis)

Baca Juga: Prakiraan Cuaca Surabaya Hari Ini: Cerah

Warga sekitar yang mendengar teriakan para bocah SD itu berlari mendatangi lokasi dan mengamankan pelaku. Warga yang geram kemudian menghajar pelaku hingga babak belur, sebelum akhirnya diserahkan ke polisi.

"Kami sangat mengapresiasi keberanian anak-anak ini. Berani melawan pelaku, yang bahkan saat itu membawa senjata tajam. Ini sangat luar biasa. Patut kami berikan reward," ujar Irfan.

"Namun, dalam hal ini, kami juga mengimbau kepada para orangtua, agar terus mengawasi anak-anaknya. Dan jangan sampai dipegangin HP sendiri, apalagi saat sekolah. Ini sangat bahaya, bisa memancing kejahatan. Dan tentunya, dalam hal ini juga menjadi pembelajaran, contoh bagi semua, agar ke depannya lebih berhati-hati," tambahnya.

Sementara tersangka Imam mengaku baru sekali ini melakukan perampasan. Dia mencari sasaran dengan naik motor dan membawa pisau untuk mengancam.

Baca Juga: Prakiraan Cuaca Surabaya Hari Ini: Cerah

"Saya tidak punya uang untuk bayar listrik dan air. Saya terpaksa melakukan ini (perampasan)," dalihnya.

Imam mengaku sudah menunggak tagihan air tiga bulan. Meteran di rumahnya diancam diputus. Di saat yang sama token listriknya habis.

"Sebenarnya punya warung. Tetapi sedang tidak ada uang karena banyak kebutuhan," aku Imam.

Editor : Narendra Bakrie
Berita Terbaru

Target 100 GW dan Bottleneck Energi Surya Indonesia

Hingga hari ini, kapasitas pembangkit listrik tenaga surya (PLTS) di Indonesia baru sedikit melampaui 1 gigawatt (GW).

5 Fakta Anak Angkat dan Pacarnya Bunuh Ayah di Nganjuk, Ada Cinta Tak Direstui

Penyidikan juga mengungkap pembunuhan pria oleh anak angkatnya itu diduga telah dirancang beberapa hari sebelumnya.

Oknum Polisi di Blitar Ditangkap Saat Pesta Narkoba

Polisi masih melakukan pendalaman terkait kasus ini, oknum anggota Polres Blitar Kota sudah dilakukan penahanan.

Wabup Lamongan Harapkan MPLS Jadi Pijakan Menuju Pendidikan Inklusif

MPLS Ramah merupakan pondasi awal bagi peserta didik dalam membangun karakter, semangat belajar, dan kesiapan menghadapi proses pendidikan.

Prabowo Hadiri Panen Raya Tebu di Malang, Ratusan Petugas Jaga Ketat Rute VVIP

Panen raya dipusatkan di lahan tebu kawasan Pangkalan Udara (Lanud) Abdulrachman Saleh, Dusun Krajan, Desa Bunut Wetan, Kecamatan Pakis.

Panitia Muktamar NU Mulai Susun Cetak Biru Persiapan di Tambakberas Jombang

Panitia Muktamar Ke-35 NU mulai menyusun blueprint persiapan dari akomodasi, lokasi sidang hingga pengamanan di Tambakberas, Jombang.