Minggu, 07 Jun 2026 12:04 WIB

Jambret Bertato Tumbang Lawan 7 Bocah SD di Surabaya

  • Penulis : Zain Ahmad
  • | Kamis, 26 Jan 2023 14:51 WIB
Aksi para bocah SD di Surabaya saat melawan jambret bertato hingga tumbang (Foto: Tangkapan layar video CCTV yang beredar)
Aksi para bocah SD di Surabaya saat melawan jambret bertato hingga tumbang (Foto: Tangkapan layar video CCTV yang beredar)

jatimnow.com - Aksi heroik dilakukan 7 bocah sekolah dasar (SD) berseragam pramuka di Surabaya. Aksi kompak mereka membuat seorang jambret bertato yang hendak merampas handphone (HP) tumbang.

Peristiwa menegangkan di Jalan Dukuh Kupang Gang 16, Surabaya itu terekam CCTV. Pelaku yang tumbang karena aksi 7 bocah SD itu akhirnya diamankan warga lalu diserahkan ke polisi.

Baca Juga: Prakiraan Cuaca Surabaya Hari Ini: Cerah Berawan

Dari pemeriksaan terungkap bahwa jambret bertato itu bernama Imam (49), warga Jalan Putat Jaya Gang Pasar, Sawahan, Surabaya. Sementara bocah SD yang HP-nya hendak dirampas adalah DMW, siswi kelas VI.

Kapolsek Dukuh Pakis, Kompol Mohammad Irfan menjelaskan, peristiwa bermula saat korban sedang bermain di pos ronda bersama temannya. Tiba-tiba datang pelaku yang mengendarai motor langsung menghampiri korban dan temannya, kemudian merampas HP korban.

"Saat melakukan perampasan itu, pelaku mengeluarkan pisau dari balik baju. Dia memaksa korban menyerahkan handphonenya. Korban dan teman-temannya kemudian sempat berusaha menyelamatkan diri," terang Irfan, Kamis (26/1/2023).

Saat korban berusaha menarik baju pelaku. Melihat korban melawan pelaku, teman-temannya akhirnya membantu dengan memukuli hingga menahan motor pelaku sambil berteriak jambret.

Kapolsek Dukuh Pakis, Kompol Mohammad Irfan saat menginterogasi jambret bertato yang ditumbangkan 7 bocah SD (Foto: Polsek Dukuh Pakis)Kapolsek Dukuh Pakis, Kompol Mohammad Irfan saat menginterogasi jambret bertato yang ditumbangkan 7 bocah SD (Foto: Polsek Dukuh Pakis)

Baca Juga: Motorola Solutions Resmikan Learning Center Baru di Surabaya

Warga sekitar yang mendengar teriakan para bocah SD itu berlari mendatangi lokasi dan mengamankan pelaku. Warga yang geram kemudian menghajar pelaku hingga babak belur, sebelum akhirnya diserahkan ke polisi.

"Kami sangat mengapresiasi keberanian anak-anak ini. Berani melawan pelaku, yang bahkan saat itu membawa senjata tajam. Ini sangat luar biasa. Patut kami berikan reward," ujar Irfan.

"Namun, dalam hal ini, kami juga mengimbau kepada para orangtua, agar terus mengawasi anak-anaknya. Dan jangan sampai dipegangin HP sendiri, apalagi saat sekolah. Ini sangat bahaya, bisa memancing kejahatan. Dan tentunya, dalam hal ini juga menjadi pembelajaran, contoh bagi semua, agar ke depannya lebih berhati-hati," tambahnya.

Sementara tersangka Imam mengaku baru sekali ini melakukan perampasan. Dia mencari sasaran dengan naik motor dan membawa pisau untuk mengancam.

Baca Juga: Prakiraan Cuaca Surabaya Hari Ini: Cerah Berawan

"Saya tidak punya uang untuk bayar listrik dan air. Saya terpaksa melakukan ini (perampasan)," dalihnya.

Imam mengaku sudah menunggak tagihan air tiga bulan. Meteran di rumahnya diancam diputus. Di saat yang sama token listriknya habis.

"Sebenarnya punya warung. Tetapi sedang tidak ada uang karena banyak kebutuhan," aku Imam.

Editor : Narendra Bakrie
Berita Terbaru

Menkop Dukung Kemitraan Petani-Koperasi di Kediri, Kejar Swasembada Gula 2028

Kolaborasi ini merupakan bentuk sinergi nyata antara koperasi, petani, dan pelaku industri.

Akhir Pekan Cuaca di Surabaya Cerah, tapi Waspada Panas yang Menyengat

Tidak terlihat adanya potensi hujan yang signifikan sepanjang hari. Cuaca mendukung berbagai aktivitas masyarakat, khususnya aktivitas di luar ruangan.

Tuai Polemik, Komisi III DPRD Kota Probolinggo Sidak Proyek Swalayan Jalan Cokro

Komisi III telah melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke lokasi untuk memastikan kelengkapan izin proyek di atas lahan seluas 1,3 hektare tersebut.

Update Kepulangan Haji 2026: 7.581 Jemaah Tiba via Debarkasi Surabaya

Update kepulangan haji 2026 Debarkasi Surabaya: 7.581 jemaah dari 20 kloter tiba di Tanah Air. 2 jemaah asal Malang wafat, 3 lainnya dirawat di RS Arab Saudi.

Peringatan Hari Lanjut Usia Nasional di Jember, Lansia Tangguh Indonesia Tumbuh

Pengalaman dan kebijaksanaan yang dimiliki para lansia merupakan fondasi penting dalam pembangunan bangsa.

Plt Bupati Tulungagung Ajak Masyarakat Lakukan Pemilahan Sampah Dari Sumber

Peringatan Hari Lingkungan Hidup Sedunia Tahun 2026, Pemkab Tulungagung gelar deklarasi gerakan pemilahan dan pengolahan sampah dari sumber.