Rabu, 22 Jul 2026 19:52 WIB

So Sweet...Pasutri Ini Barsama-sama Raih Gelar Doktor di ITS

Dr Kyatmaja Lookman Bcom SH MBA (kiri) dan Dr Ira Margaritha Sugianto BSc SH MTM (kanan) bersama putra putrinya usai Sidang Terbuka Promosi Doktor ITS di Hotel Bumi Surabaya. (Foto: Humas ITS for jatimnow.com)
Dr Kyatmaja Lookman Bcom SH MBA (kiri) dan Dr Ira Margaritha Sugianto BSc SH MTM (kanan) bersama putra putrinya usai Sidang Terbuka Promosi Doktor ITS di Hotel Bumi Surabaya. (Foto: Humas ITS for jatimnow.com)

jatimnow.com - Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) kembali menambah daftar lulusannya yang bergelar doktor. Menariknya, kali ini merupakan pasangan suami istri (Pasutri) dari Program Doktor Manajemen Teknologi (DMT).

Suami istri itu adalah Dr Kyatmaja Lookman Bcom SH MBA dan Dr Ira Margaritha Sugianto BSc SH MTM. Mereka berhasil meraih gelar doktor bersama-sama setelah dinyatakan lulus pada sidang terbuka promosi doktornya pada Rabu (25/1/2023) kemarin.

Baca Juga: ITS Kenalkan Traktor Listrik Berbentuk Perahu, Hemat Biaya dan Ramah Lingkungan

Dr Kyatmaja Lookman mengungkapkan bahwa ia dan istrinya sama-sama memiliki keinginan untuk studi lanjut di bidang manajemen teknologi itu karena didukung keinginannya dalam memajukan perusahaan yang dikelolanya.

"Hal itu didukung karena kami sebagai pengelolaan perusahaan jasa di bidang ekspedisi angkutan barang dalam negeri. Sehingga kami berpendapat bahwa pengelola perusahaan itu harus memiliki ilmu yang mumpuni,” ujar Kyat melalui siaran tertulisnya, Kamis (26/1/2023).

Dalam perjuangan merampungkan penelitiannya, pasangan doktor kedua dan ketiga Program DMT ITS ini mengaku saling mendukung dan menyemangati satu sama lain.

"Bahkan, tak jarang kami juga sebagai teman berdiskusi dan saling koreksi terkait penelitian yang sedang dikerjakan. Dan sangat menarik rasanya bisa belajar dan ke sana kemari bersama-sama,” tutur pria kelahiran Surabaya itu.

Sementara itu, sang istri Dr Ira Margaritha Sugianto menambahkan, terdapat tantangan dalam menuntaskan disertasi penelitiannya.

Pasalnya selain harus mengurus tiga anak yang sangat masih harus dalam pengawasan orang tua, sehingga manajemen waktu antara peran sebagai orang tua dan sebagai mahasiswa harus dikelola dengan baik.

Baca Juga: ITS Kembangkan Alat Panjat Kelapa, Petani Bisa Panen Lebih Cepat dan Aman

“Tidak jarang anak-anak merasa kurang diperhatikan oleh kami karena banyaknya waktu yang kami habiskan untuk menyelesaikan disertasi,” ungkap Ira.

Namun berkat dukungan satu sama lain, keduanya akhirnya bisa lulus 2,5 tahun dengan predikat Cumlaude. Kyat berhasil meraih gelar doktor dengan disertasi berjudul Kemampuan Berinovasi Perusahaan Truk Agar Tetap Kompetitif di Era Industri 4.0.

Sedangkan Ira dengan penelitian disertasi berjudul Business Continuity Management in Land Transport Business to Survive Covid-19 Pandemic: A Study of Indonesian Trucking Business.

Kedua disertasi tersebut sama-sama menggunakan objek penelitian pada PT Lookman Djaja. Penelitian yang dilakukan Kyat bertujuan untuk meningkatkan kemampuan berinovasi pada perusahaan truk.

Baca Juga: BEM ITS Gelar Mimbar Bebas, Soroti Sejumlah Kebijakan Pemerintah

Sedangkan penelitian Ira memberikan analisis ukuran perusahaan dalam meningkatkan kinerja dan ketahanan perusahaan angkutan truk pada masa pandemi.

Pasangan yang tengah berbahagia atas gelar yang diraih tersebut meyakini bahwa proses panjang dalam setiap perjalanan menuju sukses, pantang menyerah adalah kunci utamanya.

"Dengan begitu, maka akan terbiasa dengan penolakan-penolakan yang terjadi dalam kehidupan. Kita harus siap dengan segala kondisi yang diberikan untuk menguatkan diri ke depannya,” pungkas Ira yang juga alumnus University of Technology, Sydney, Australia itu.

 

Editor : Zaki Zubaidi
Berita Terbaru

Target 100 GW dan Bottleneck Energi Surya Indonesia

Hingga hari ini, kapasitas pembangkit listrik tenaga surya (PLTS) di Indonesia baru sedikit melampaui 1 gigawatt (GW).

5 Fakta Anak Angkat dan Pacarnya Bunuh Ayah di Nganjuk, Ada Cinta Tak Direstui

Penyidikan juga mengungkap pembunuhan pria oleh anak angkatnya itu diduga telah dirancang beberapa hari sebelumnya.

Oknum Polisi di Blitar Ditangkap Saat Pesta Narkoba

Polisi masih melakukan pendalaman terkait kasus ini, oknum anggota Polres Blitar Kota sudah dilakukan penahanan.

Wabup Lamongan Harapkan MPLS Jadi Pijakan Menuju Pendidikan Inklusif

MPLS Ramah merupakan pondasi awal bagi peserta didik dalam membangun karakter, semangat belajar, dan kesiapan menghadapi proses pendidikan.

Prabowo Hadiri Panen Raya Tebu di Malang, Ratusan Petugas Jaga Ketat Rute VVIP

Panen raya dipusatkan di lahan tebu kawasan Pangkalan Udara (Lanud) Abdulrachman Saleh, Dusun Krajan, Desa Bunut Wetan, Kecamatan Pakis.

Beraksi di 20 TKP, Pasangan Jambret Asal Malang Ditangkap Polisi Tulungagung

Sasar pedagang yang hendak pergi ke pasar, salah satu korban meninggal dunia usai dijambret tersangka.