Sabtu, 13 Jun 2026 18:18 WIB

Autobiography Libatkan 600 Extras Warga Bojonegoro, Maenem: Senengku Ra Kaprah

Baju Merah Mbah Maenem saat dijumpai usai menyaksikan pemutaran film Autobiography (Foto: Misbahul Munir/jatimnow.com)
Baju Merah Mbah Maenem saat dijumpai usai menyaksikan pemutaran film Autobiography (Foto: Misbahul Munir/jatimnow.com)

jatimnow.com - Film Autobiography yang disutradarai Makbul Mubarak akhirnya tayang perdana di Bioskop New Star Cineplex Bojonegoro pada Rabu (25/1/2023) malam.

Penayangan film tersebut pun disambut antusias sejumlah pegiat seni dan masyarakat yang terlibat dalam proses syuting pembuatan film tersebut.

Baca Juga: Perkuat Pasokan Gas Nasional, PGN SOR III Kunjungi JTB Bojonegoro

Film bergenre suspense thriller ini pada proses syuting sepenuhnya dilakukan disejumlah lokasi di pedesaan Kabupaten Bojonegoro.

Sebagi debut film panjang perdana sutradara Makbul Mubarak itu menyuguhkan cerita syarat makna. Melalui film ini penonton diajak menyelam pada kondisi sosial yang umum dijumpai setiap hari.

Isu-isu sistem patriarki, hirarki sosiopolitik dan dampak dinamika kekuasaan militer terhadap masyarakat sipil dikemas secara apik dengan suasana menegangkan dan menguras emosi para penontonnya.

Dikutip dari akun media sosial sang sutradara Makbul Mubarak mengungkapkan, lokasi pengambilan gambar dalam proses syuting film Autobiography ini 100 persen diambil pada sejumlah titik loksi yang tersebar pada beberapa desa dan kecamatan yang ada di Kabupaten Bojonegoro.

"Autobiography melibatkan sekitar 600 extras dari Bojonegoro, direkam di 18 titik lokasi yang tersebar di Bojonegoro kota, (Kecamatan) Kapas, (Kecamatan) Gondang, (Kecamatan) Dander dan (Kecamatan) Baureno," tulis Makbul pada kolom keterangan seperti yang dilihat jatimnow.com.

Selain mengambil setting latar pada sejumlah wilayah di Kabupaten Bojonegoro, pada proses syuting film ini juga melibatkan aktor lokal dan masyarakat setempat.

"70 persen aktor yang bermain adalah aktor nonprofesional dan semi-profesional alias warga Bojonegoro itu sendiri," sambungnya.

Dipilihnya Kabupaten Bojonegoro sebagai latar pembuatan film Autobiography ini, membuat para seniman dan pengiat sineas Bumi Migas menjadi bergairah untuk terus berkarya.

"Dengan adanya proses pembuatan film (Autobiography) ini tentunya sangat terbantu dan berdampak positif khususnya pada talenta muda Bojonegoro yang memang miliki passion disitu (dunia perfilman), karena kemarin juga di ikutkan dan diberi keleluasaan unuk belajar selama proses produksi," ucap Hans Wijaya, Ketua Bojonegoro Creative Hub (BCH) pada jatimnow.com, Kamis (26/1/2023).

Selain memberi dampak positif pada pegiat sineas Bojonegoro, lanjut Hanz, pembuatan film Autobiography ini juga ikut mengangkat perekonomian masyarakat dan UMKM.

"Harapanya dengan adanya film ini, dapat menjadi referensi bagi para produser atau pun sutradara untuk memilih Bojonegoro sebagai lokasi untuk produksi film yang tengah digarapnya," pungkasnya.

Baca Juga: Hari ke 4 Lebaran, Jalur Babat–Bojonegoro Macet di Simpul Tugu Wingko

Terpisah, salah satu warga yang ikut dalam proses syuting film Autobiography, Maenem (62) warga Kecamatan Gondang mengaku senang karena bisa ikut berpartisipasi dalam pembuatan film tersebut.

Ia bersama sejumlah warga lain menyempatkan untuk menyaksikan pemutaran perdana film tersebut.

Dalam film Autobiography itu, ia berperan sebagai seorang nenek tetangga yang melayat pada saat tokoh Agus (diperankan oleh Yusuf Mahardika) meninggal.

"Sangat senang sekali, pas syuting diminta nangis, ya saya nangis. tapi nangisnya, nangis bahagia," ucap Mbah Yo, sapaan akrabnya, dengan ekspresi berkaca-kaca dan tersenyum simpul mengingat momen dirinya saat beradu akting.

Mbah Yo pun mengungkapkan rasa bangganya lantaran di usia senjanya ini diberikan kesempatan untuk merasakan pengalaman ikut terlibat dalam pembuatan film layar lebar.

"Seumur-umur wong deso (orang desa) iso melu (bisa ikut) syuting dadi (jadi) bintang film, ngerti wolak walik e zaman (mengetahui perkembangan zaman) seneng ku rakaprah (sangat bahagia) mas," pungkasnya.

Baca Juga: Terungkap, Ini Biang Kerok Kelangkaan Gas LPG 3 Kg di Bojonegoro

Film Autobiography menceritakan tentang sosok Rakib (yang diperankan oleh Kevin Ardilova) seorang anak muda, yang bekerja sebagai penjaga rumah milik seorang pensiunan jenderal yang bernama Purna (diperankan oleh Arswendy Bening Swara).

Suatu hari, Purna pulang kampung untuk mencalonkan diri menjadi bupati di daerah kampungnya.

Rakib yang sebatang kara karena ditinggal sang ayah yang masuk penjara dan saudara yang merantau, mengabdikan diri sebagai asisten pribadi Purna.

Cerita semakin menegangkan ketika pada masa kampanye Purna mendapati baliho kampanyenya dirusak oleh orang tak dikenal. Rokib pun diutus untuk memburu pelakunya. Namun, dari peristiwa perusakan baliho kampanye itu justru menimbulkan aksi berantai yang menegangkan.

Sekadar diketahui Film Autobiography ini diproduseri oleh Yulia Evina Bhara dan di sutradarai Makbul Mubarok serta dibintangi oleh antara lain Kevin Ardilova, Arswendy Bening Swara, Lukman Sardi, Yusuf Mahardika, Rukman Rosadi, Yudi Ahmad Tajudin, Haru Sandra, dan Alm. Gunawan Maryanto.

Film ini pun sukses mencuri perhatian dan menyabet berbagai penghargaan pada sejumlah festival film nasional dan internasional.

Editor : Zaki Zubaidi
Berita Terbaru

Mandi Bareng Teman, Pelajar Sragen Tewas Tenggelam di Bengawan Solo Ngawi

Jasad korban berhasil dievakuasi oleh tim SAR gabungan pada radius sekitar 50 meter dari titik awal ia dilaporkan tenggelam di kawasan Desa Mantingan, Kecamatan Mantingan.

Penyegaran Organisasi, Kasat dan Kapolsek Probolinggo Dimutasi

Kapolres mengajak seluruh jajaran Polres Probolinggo untuk terus menjaga profesionalisme dan menjunjung tinggi nilai-nilai Presisi.

Melawan Saat Ditangkap, Dua Pembobol Toko Bangunan Tulungagung Didor

Pelaku diketahui merupakan komplotan pembobolan toko lintas kota dan provinsi.

Cuaca Akhir Pekan Jatim: 4 Daerah Diminta Waspada Hujan Lebat

Peta peringatan dini ini merepresentasikan nilai akumulasi curah hujan harian paling tinggi dalam skala satu kabupaten atau kota.

Gol Larin Selamatkan Kanada dari Kekalahan Saat Melawan Bosnia-Herzegovina

Tuan rumah Kanada harus puas bermain imbang 1-1 di laga pembukan grup B Piala Dunia 2026.

Prakiraan Cuaca Surabaya Hari Ini: Berawan

Waspadai potensi turunnya hujan dengan intensitas ringan di beberapa wilayah.