Jumat, 12 Jun 2026 11:00 WIB

Slamet Rudhu, Napi Terorisme Kelompok JAD Jateng-Jatim Bebas Bersyarat

  • Penulis : Zain Ahmad
  • | Selasa, 24 Jan 2023 16:12 WIB
Slamet Rudhu, napiter terorisme kelompok JAD saat dinyatakan bebas bersyarat dari Lapas Klas I Surabaya (Foto: Humas Kemenkumham Jatim)
Slamet Rudhu, napiter terorisme kelompok JAD saat dinyatakan bebas bersyarat dari Lapas Klas I Surabaya (Foto: Humas Kemenkumham Jatim)

jatimnow.com - Seorang narapidana kasus terorisme (napiter) Slamet Rudhu dinyatakan bebas dari Lapas Klas I Surabaya di Porong, Sidoarjo, Selasa (24/1/2023).

Pria asal Batang, Jawa Tengah yang merupakan jaringan Jamaah Ansharut Daulah (JAD) itu bebas setelah mendapatkan pembebasan bersyarat.

Baca Juga: Pelajar Asal Bogor Tewas Terlindas Truk di Gedangan Sidoarjo

"Tadi pagi sekitar pukul 09.30 WIB, petugas Lapas Surabaya melakukan pembebasan bersyarat seorang warga binaan pemasyarakatan kasus terorisme atas nama Slamet Rudhu," ujar Kepala Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan HAM (Kakanwil Kemenkumham Jatim), Imam Jauhari dalam rilisnya.

Imam menjelaskan, Slamet dibebaskan bersama 7 warga binaan lainnya, yang sama-sama mendapatkan hak pembebasan bersyarat.

"Karena bersyarat, maka status pembinaannya dialihkan menjadi pembimbingan sebagai klien di Balai Pemasyarakatan (Bapas)," jelas Imam.

Untuk mempermudah proses pembimbingan, Bapas Surabaya mengalihkan ke Bapas Pekalongan. Slamet diantar langsung oleh wali pemasyarakatan sampai rumahnya di Batang.

"Untuk memudahkan proses pembimbingan, nanti teman-teman Bapas Pekalongan yang akan menentukan pola dan waktu pembimbingan yang cocok untuknya," ungkap Imam.

Sementara Kepala Lapas Klas I Surabaya, Jalu Yuswa Panjang menambahkan, Slamet mendapatkan pidana selama 3 tahun. Dia telah menyatakan ikrar di lapas pada Februari 2022.

Baca Juga: Inspirasi Schools Bangun Pembelajaran Global Berbasis Karakter

"Pembebasan Slamet Rudhu selain didampingi wali napiter, juga menggandeng aparat penegak hukum setempat seperti polisi, TNI, BIN, dan BNPT," jelas Jalu.

Jalu mengatakan, alasan mengantar langsung Slamet ke tempat tinggalnya adalah untuk diserahkan kepada keluarga dan masyarakat setempat.

"Agar masyarakat ikut aktif untuk melakukan pembinaan, sehingga tidak bergabung lagi dengan kelompok radikal," tegasnya.

Terpisah, Slamet mengungkapkan rasa bahagianya. Setelah ini, ia berencana akan mengembangkan berbagai usaha di tempat tinggalnya. Salah satunya adalah pembuatan tempe dan tahu.

Baca Juga: WNA India Ditangkap di Sidoarjo, Diduga Telantarkan Anak Kandung

"Nanti mau bikin usaha lagi supaya menolong teman-teman yang lain untuk bekerja," ujarnya.

Slamet juga berkomitmen untuk mengajak teman-temannya yang masih radikal agar kembali lagi ke pangkuan Ibu Pertiwi.

Diketahui, Slamet Rundhu sebelumnya tergabung dalam kelompok JAD di kawasan Jawa Tengah dan Jawa Timur. Ia ditangkap setelah terlibat dalam pendanaan jaringan terorisme tersebut.

Editor : Narendra Bakrie
Berita Terbaru

Optimalkan Produksi Pertanian, Bupati Jember Dorong Petani Muda Masuk Kepengurusan Poktan

Bupati Jember meminta Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura, dan Perkebunan (TPHP) segera berkoordinasi dengan para camat, Gapoktan, dan Poktan untuk menambah keterlibatan generasi muda dalam organisasi petani.

AstraPay Perkuat Digitalisasi UMKM, Dukung Percepatan QRIS Nasional

AstraPay memperkuat digitalisasi UMKM melalui edukasi, QRIS, dan literasi keuangan. Hingga kini telah melayani 17,5 juta pengguna di Indonesia

Savyavasa Mulai Serah Terima Unit, Tandai Babak Baru Hunian Premium Jakarta

Savyavasa mulai serah terima unit kepada penghuni. Apartemen premium di Dharmawangsa ini mencatat penjualan kuat dan minat sewa yang tinggi

MRAN 2026, Bentuk Kepedulian dan Solidaritas Bagi ODHA di Tulungagung

Renungan ini menjadi momen menumbuhkan harapan menghapus stigma dan mengenang ODHA yang sudah meninggal.

BRI Unit Benowo Surabaya Pindah Kantor Mulai 15 Juni, Cek Lokasi Barunya

PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk memindahkan operasional BRI Unit Benowo Surabaya ke Jalan Raya Pakal per 15 Juni 2026. Cek detail lokasinya.

Menelusuri Jejak Legenda di Balik Danau Ronggojalu Probolinggo

Danau Ronggojalu dapat diakses dengan mudah, hanya memerlukan waktu tempuh sekitar 30 menit dari pusat Kota Probolinggo.