Rabu, 22 Jul 2026 15:52 WIB

Berkah Imlek, Pedagang Burung Emprit Raup Cuan Rp2 Juta Per Hari

Zainab meraup untung berlipat saat Imlek. (Foto-foto: Rama Indra/jatimnow.com)
Zainab meraup untung berlipat saat Imlek. (Foto-foto: Rama Indra/jatimnow.com)

jatimnow.com - Melepaskan burung atau fang seng merupakan tradisi masyarakat Tionghoa, yang dilakukan saat Hari Raya Imlek tiba.

Dengan ikhtiar melepaskan burung ke alam liar, masyarakat Tionghoa mempercayai akan menghindarkan diri dari beragam jenis musibah dan marabahaya (apes).

Baca Juga: Prakiraan Cuaca Surabaya Hari Ini: Cerah

Imbas manis pun turut dirasakan oleh mereka pedagang burung. Yang di momen Imlek ini, per hari mereka mampu meraup untung 2 sampai 4 kali lipat.

Zainab (50), salah seorang pedagang burung di Klenteng Sanggar Agung Kenjeran, Surabaya, mengatakan saat momen Imlek tiba penjualan burung emprit (gereja) ini bisa ludes 2000 - 3000 ekor setiap hari.

"Hari-hari biasanya dalam satu minggu, burung emprit terjual 400 sampai 500-an. Sedangkan di saat Imlek begini tambah ramai, bisa tembus 2000 sampai 3000 ekor yang terjual," kata Zainab kepada jatimnow.com, Sabtu (21/1/2023).

Zainab menjelaskan, pihaknya sudah menekuni pekerjaan sebagai penjual burung emprit ini sejak 20 tahun lalu.

Baca Juga: Prakiraan Cuaca Surabaya Hari Ini: Cerah

"Mulai 2012 lalu, saat itu burung emprit dijual harga Rp1500 per ekor dan sekarang ini di tahun 2023, harganya menjadi Rp2000 per ekor," jelasnya.

Sedangkan, lanjut Zainab, pagi ini 200 ekor burung sudah terjual dan mentok sampai sore hari biasanya 3000 ekor bisa laku.

"Patokannya kalau di momen Imlek seperti ini, 3000 ekor bisa habis terjual dan keuntungannya per hari bisa mencapai 2 juta," ungkapnya.

Baca Juga: Prakiraan Cuaca Surabaya Hari Ini: Cerah

Diketahui, tidak hanya burung jenis emprit saja yang dijual, melainkan ada juga burung berjenis perkutut yang dijual dengan harga 25 ribu/ekor, dan ini biasanya juga dibuat untuk fang seng.

"Burung perkutut dan burung emprit, menerima setoran dari penjaring yang setiap harinya disetor kesini, alhamdulillah kalau di Imlek bisa ramai terus seperti ini," pungkasnya.

Sekadar informasi, Zainab membuka stand jualan di Klenteng Sanggar Aggung Kenjeran ini bersama dengan saudaranya setiap hari, atau tidak musiman saat perayaan Imlek saja.

Editor : Zaki Zubaidi
Berita Terbaru

Target 100 GW dan Bottleneck Energi Surya Indonesia

Hingga hari ini, kapasitas pembangkit listrik tenaga surya (PLTS) di Indonesia baru sedikit melampaui 1 gigawatt (GW).

5 Fakta Anak Angkat dan Pacarnya Bunuh Ayah di Nganjuk, Ada Cinta Tak Direstui

Penyidikan juga mengungkap pembunuhan pria oleh anak angkatnya itu diduga telah dirancang beberapa hari sebelumnya.

Oknum Polisi di Blitar Ditangkap Saat Pesta Narkoba

Polisi masih melakukan pendalaman terkait kasus ini, oknum anggota Polres Blitar Kota sudah dilakukan penahanan.

Wabup Lamongan Harapkan MPLS Jadi Pijakan Menuju Pendidikan Inklusif

MPLS Ramah merupakan pondasi awal bagi peserta didik dalam membangun karakter, semangat belajar, dan kesiapan menghadapi proses pendidikan.

Prabowo Hadiri Panen Raya Tebu di Malang, Ratusan Petugas Jaga Ketat Rute VVIP

Panen raya dipusatkan di lahan tebu kawasan Pangkalan Udara (Lanud) Abdulrachman Saleh, Dusun Krajan, Desa Bunut Wetan, Kecamatan Pakis.

Beraksi di 20 TKP, Pasangan Jambret Asal Malang Ditangkap Polisi Tulungagung

Sasar pedagang yang hendak pergi ke pasar, salah satu korban meninggal dunia usai dijambret tersangka.