Minggu, 14 Jun 2026 06:36 WIB

Hal Sepele Picu Pembunuhan Wanita di Tulungagung, Begini Akhir Pelarian Pelaku

Pelaku pembunuhan wanita diamankan di Mapolres Tulungagung (Foto: Bramanta Pamungkas/jatimnow.com)
Pelaku pembunuhan wanita diamankan di Mapolres Tulungagung (Foto: Bramanta Pamungkas/jatimnow.com)

jatimnow.com - Mustakim (26), pelaku pembunuhan terhadap AK (24), wanita asal Desa Junjung, Kecamatan Sumbergempol, Kabupaten Tulungagung ditangkap saat bersembunyi di Blitar.

Kasatreskrim Polres Tulungagung, AKP Agung Kurnia Putra mengatakan, pelaku yang merupakan warga Desa Tanjungsari, Kecamatan Sumbergempol itu adalah mantan pacar korban. Namun, pelaku sempat kembali menjalin hubungan dengan korban, tapi tanpa status.

Baca Juga: Melawan Saat Ditangkap, Dua Pembobol Toko Bangunan Tulungagung Didor

Agung menyebut, pembunuhan dilakukan pelaku karena tersinggung dengan ucapan korban, yang dinilai menghina orangtuanya. Pelaku juga cemburu kepada korban yang dekat dengan pria lain.

Setelah mengantarkan korban pulang, pelaku lalu pulang ke rumah. Dalam kondisi setengah mabuk minuman keras (miras), pelaku kembali ke rumah korban dengan berjalan kaki sambil membawa sebuah parang. Dia lalu masuk ke rumah korban melalui genting.

"Pelaku sempat pulang ke rumah dan meminum dua gelas air putih, lalu kembali ke rumah korban dengan berjalan kaki dan membawa parang," ujar Agung, Jumat (20/1/2023).

Alumni Akpol 2013 ini menambahkan, setelah membunuh korban, pelaku mengaku kebingungan. Pelaku lalu membuang parang ke sungai di depan rumah korban.

Baca Juga: Asyik Nongkrong di Warung Kopi, Puluhan Pelajar di Tulungagung Terjaring Razia

Tak hanya itu, pelaku juga mengambil salah satu handphone korban untuk mengetahui isi chat-nya. Namun karena tidak berhasil dibuka, handphone tersebut juga dibuang ke sungai. Dia kemudian berjalan kaki ke arah Blitar dan Malang untuk bersembunyi.

"Karena pelaku tidak memiliki uang, dia kabur dari rumah korban dengan jalan kaki. Pelariannya dimulai di Kecamatan Ngunut, Tulungagung, kemudian Blitar. Ketika di Blitar, dia mencari uang dengan mencari rosok, dan sempat kabur ke Malang kemudian kembali ke Blitar lagi," papar Agung.

Menurut Agung, pembunuhan tersebut telah direncanakan pelaku, sejaka dia dan korban berada di pantai. Keduanya keluar sejak pagi hari dan sempat mengonsumsi miras di sebuah warung, dan melanjutkan di pantai tersebut. Saat hendak pulang dari pantai, pelaku tersinggung dengan ucapan korban.

Baca Juga: Ribuan Pencari Kerja Padati Job Fair yang Digelar Disnakertrans Tulungagung

"Ketika berada di pantai, pelaku mau pulang, tetapi korban malah mengejek pelaku. Di mana korban berkata, ngapain pulang duluan, kamu lebih penting mana, saya apa ibumu. Hal itulah yang membuat pelaku sakit hati," pungkasnya.

 

Editor : Narendra Bakrie
Berita Terbaru

Mandi Bareng Teman, Pelajar Sragen Tewas Tenggelam di Bengawan Solo Ngawi

Jasad korban berhasil dievakuasi oleh tim SAR gabungan pada radius sekitar 50 meter dari titik awal ia dilaporkan tenggelam di kawasan Desa Mantingan, Kecamatan Mantingan.

Penyegaran Organisasi, Kasat dan Kapolsek Probolinggo Dimutasi

Kapolres mengajak seluruh jajaran Polres Probolinggo untuk terus menjaga profesionalisme dan menjunjung tinggi nilai-nilai Presisi.

Cuaca Akhir Pekan Jatim: 4 Daerah Diminta Waspada Hujan Lebat

Peta peringatan dini ini merepresentasikan nilai akumulasi curah hujan harian paling tinggi dalam skala satu kabupaten atau kota.

Gol Larin Selamatkan Kanada dari Kekalahan Saat Melawan Bosnia-Herzegovina

Tuan rumah Kanada harus puas bermain imbang 1-1 di laga pembukan grup B Piala Dunia 2026.

Prakiraan Cuaca Surabaya Hari Ini: Berawan

Waspadai potensi turunnya hujan dengan intensitas ringan di beberapa wilayah.

Imigrasi Surabaya Sebar 400 Akun APOA untuk Awasi Orang Asing

Imigrasi Surabaya memperkuat pengawasan orang asing melalui APOA dengan 400 akun aktif dan melibatkan hotel, kampus, hingga perusahaan.