Sabtu, 06 Jun 2026 14:47 WIB

50 Persen Penduduk Dunia Diprediksi Bakal Gunakan Kacamata di Era Digital

Stadium generale yang digelar Fakultas Kedokteran Unusa (Foto: Kaesar for jatimnow.com)
Stadium generale yang digelar Fakultas Kedokteran Unusa (Foto: Kaesar for jatimnow.com)

jatimnow.com - 50 persen penduduk dunia diprediksi akan menggunakan kacamata di era digital.

Hal itu disampaikan Menteri Kesehatan Republik Indonesia periode 2014 hingga 2019 Prof. Dr. dr. Nila Djuwita Faried Anfasa Moeloek saat menjadi narasumber dalam stadium generale yang digelar Fakultas Kedokteran (FK) Universitas Nahdlatul Ulama Surabaya (Unusa), Jumat (13/1/2022).

Baca Juga: Prakiraan Cuaca Surabaya Hari Ini: Berawan

"Era digital menjadikan banyak penduduk dunia akan banyak menggunakan kacamata. Saya bukan tidak suka dengan digital, saya suka era digital karena semua serba cepat, namun tetap harus diatasi dengan baik dengan koreksi pengkacamataan," ungkap Nila.

Dalam kuliah umum bertema eyes health lifestyle for geb z in digital era itu, Nila menyebut bahwa angka itu disokong penggunaan alat digital seperti handphone (HP), komputer dan lainnya membuat mata akan mudah lelah.

"Kita harus menjaga kesehatan mata dengan pemeriksaan mata sehingga bisa mengubah kacamata jika mengalami perubahan," ujarnya.

Nila menyebut ada beberapa teknik mengatasi mata lelah dengan teknik 20-20-20. Di mana 20 menit yang dihabiskan untuk menatap layar, sehingga Anda harus mengistirahatkan mata dengan melihat benda yang berjarak 20 kaki atau 6 meter selama 20 detik.

"Kita harus melihat jauh untuk mata lepas melihat benda yang jauh, jadi kita harus mengistirahatkan mata kita," bebernya.

Nila menjelaskan, kesehatan mata saat ini tengah dilirik oleh Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB), karena kesehatan mata sangat penting untuk pencapaian SDGs yang merupakan menurunkan angka kemiskinan di dunia.

Baca Juga: Prakiraan Cuaca Surabaya Hari Ini: Berawan

"Kita akui pendidikan memerlukan pengelihatan, pekerjaan memerlukan pengelihatan, bahkan lansia pun juga memerlukan pengelihatan karena mereka harus tetap bersosialisasi," jelasnya.

Nila menambahkan, pada data riskesda Tahun 2013, sebanyak 6,9 persen kasus diabetes sedangkan Tahun 2018 kasus diabetes mengalami peningkatan menjadi 8,5 persen.

"Indonesia menjadi negara yang tinggi dalam diabetesnya, apa sih hubungannya dengan mata, dimana diabetes ini akan merusak retina karena pendarahan didalam retina, apa bisa disembuhkan jawabnya tidak bisa dan menjadi buta permanen sehingga bukan seperti katarak," ungkapnya.

Sehingga perlu adanya pencegahan diabetes meningkat lantaran Indonesia tidak ingin banyak masyarakat yang mengalami diabetes yang berdampak pada kebutaan.

Baca Juga: Prakiraan Cuaca Surabaya Hari Ini: Berawan

"Di mana orang buta tidak bisa berdiri sendiri mereka memerlukan pendamping sehingga ada dua orang yang tidak berkerja berapa kerugian negara dalam hal ini, jadi betul memikirkan penyakit tidak menular tidak stanting," ungkap Nila.

Dalam acara itu, Ketua Yayasan Rumah Sakit Islam Surabaya (Yarsis) Prof Dr. Ir. Muhammad Nuh berterimakasih atas paparan ilmunya yang disampaikan Prof Nila Moeloek kepada mahasiswa Unusa.

"Saya ingin mahasiswa kita bisa mengetahui bagaimana kesehatan mata bagi generasi Z ditengah era digitalisasi seperti saat ini," ujar Muhammad Nuh.

Editor : Narendra Bakrie
Berita Terbaru

Kakak Beradik Terseret Ombak di Pantai Payangan Jember, Satu Ditemukan Tewas

Kedua korban dilaporkan hilang terseret ombak saat berwisata bersama keluarga.

Puncak Arus Balik Idul Adha 2026, Daop 8 Surabaya Layani 284 Ribu Penumpang

Puncak arus balik libur panjang Idul Adha 2026 bertepatan dengan Hari Lahir Pancasila. KAI Daop 8 Surabaya catat lonjakan tembus 284 ribu penumpang. Simak data lengkapnya di sini.

Jambret iPhone Turis Jerman di Kota Lama Surabaya Ditembak Polisi

Polisi menangkap pelaku jambret iPhone milik wisatawan asal Jerman di Kota Lama Surabaya. Pelaku dilumpuhkan karena melawan saat ditangkap.

Kapolres dan Dandim 0820 Probolinggo Terima Gelar Warga Kehormatan Suku Tengger

Prosesi pengukuhan berlangsung khidmat pada Malam Resepsi Yadnya Kasada di Pendopo Agung Desa Ngadisari.

Tabrak Pohon, Truk Pengangkut Ikan Asal Lamongan Terguling di JLS Tulungagung

Truk dalam perjalanan menuju Prigi Trenggalek, pengemudi dan penumpang alami luka serius.

Peringatan Hari Raya Waisak di Tulungagung, Ajak Umat Bersumbangsih Untuk Negeri

Puluhan umat Buddha mengikuti prosesi detik-detik peringatan Hari Raya Tri Suci Waisak di Vihara Buddha Loka Tulungagung.