Kamis, 23 Jul 2026 15:11 WIB

Kaki Penadah dan Pelaku Curanmor Dibedil Polres Kota Batu

Kedua pelaku saat diinterogasi petugas Satreskrim Polres Batu. (foto: Galih Rakasiwi/jatimnow.com)
Kedua pelaku saat diinterogasi petugas Satreskrim Polres Batu. (foto: Galih Rakasiwi/jatimnow.com)

jatimnow.com - Polres Batu melumpuhkan MW dan MK dengan timah panas yang mengenai kakinya. Pasalnya dua bandit asal Kabupaten Pasuruan ini hendak kabur saat hendak diamankan Satreskrim Polres Batu.

"Mereka merupakan pelaku pencurian sepeda motor di daerah Kota Batu. Petugas terpaksa menembak kaki mereka karena mencoba melarikan diri," kata Kasat Reskrim Polres Batu, AKP Yussi Purwanto, Rabu (11/1/2023).

Baca Juga: Liburan ke Jatim Park 1, Coba 3 Hotel Unik di Kota Batu Ini

Ia menjelaskan pelaku melancarkan aksi di depan Pos Pendakian Gunung Arjuno-Gunung Welirang, Desa Sumber Brantas, Kecamatan Bumiaji pada Selasa (2/1/2023) sekitar pukul 22.00 WIB.

"Waktu itu pelaku (MW) melakukan aksinya bersama ketiga kawannya, yang saat ini menjadi daftar pencarian orang atau DPO Polres Batu berinisial. Mereka berinisial YD, KT, dan KP. Saat melakukan aksinya, para pelaku menggondol dua sepeda motor jenis Honda CRF dan Verza," imbuhnya.

Komplotan tersebut ditangkap saat mencari sasaran korban di daerah Lawang, Kabupaten Malang pada Rabu (3/1/2023). Di hari yang sama, disusul penangkapan terhadap seorang penadah curanmor berinisial MK.

"Mereka memiliki tugas berbeda-beda, seperti YD mengamati situasi bersama pelaku, sedangkan KP dan KT sebagai eksekutor. Selanjutnya barang bukti yang kami dapatkan berupa kunci T, obeng minus yang diduga digunakan para pelaku untuk merusak kunci sepeda motor korban. Ada juga dua sepeda motor milik korban," paparnya.

Baca Juga: Puluhan Musisi Ramaikan Semarak Festival Musik Partilibur Caravan di Kota Batu

MW menjual kedua sepeda motor korban dengan harga murah kepada MK. Untuk Honda CRF dijual Rp13 juta dan Honda Verza dijual Rp2,8 juta. Dari hasil jual-beli itu, MW menerima bagian Rp3,7 juta dari setiap transaksi.

"Pelaku mengaku uangnya sudah habis untuk digunakan pengobatan istrinya yang sedang hamil. Dari pengakuan para pelaku, aksi curanmor sudah dilakukan sebanyak tiga kali di Kota Batu," tegasnya.

Dalam penjelasannya, MW merupakan residivis kasus serupa, atau pelaku curanmor dan pernah mendekam di Lembaga Pemasyarakatan Kelas I Malang.

Baca Juga: Tekan Curanmor, Polres Probolinggo Kota Perketat Pengawasan Pasar Onderdil Bekas

"Atas perbuatannya, para tersangka terjerat Pasal 363 KUHP ayat 1 4E 5E dengan ancaman selama 7 tahun penjara," tutupnya.

 

Editor : Rochman Arief
Berita Terbaru

Target 100 GW dan Bottleneck Energi Surya Indonesia

Hingga hari ini, kapasitas pembangkit listrik tenaga surya (PLTS) di Indonesia baru sedikit melampaui 1 gigawatt (GW).

5 Fakta Anak Angkat dan Pacarnya Bunuh Ayah di Nganjuk, Ada Cinta Tak Direstui

Penyidikan juga mengungkap pembunuhan pria oleh anak angkatnya itu diduga telah dirancang beberapa hari sebelumnya.

Oknum Polisi di Blitar Ditangkap Saat Pesta Narkoba

Polisi masih melakukan pendalaman terkait kasus ini, oknum anggota Polres Blitar Kota sudah dilakukan penahanan.

Wabup Lamongan Harapkan MPLS Jadi Pijakan Menuju Pendidikan Inklusif

MPLS Ramah merupakan pondasi awal bagi peserta didik dalam membangun karakter, semangat belajar, dan kesiapan menghadapi proses pendidikan.

Prabowo Hadiri Panen Raya Tebu di Malang, Ratusan Petugas Jaga Ketat Rute VVIP

Panen raya dipusatkan di lahan tebu kawasan Pangkalan Udara (Lanud) Abdulrachman Saleh, Dusun Krajan, Desa Bunut Wetan, Kecamatan Pakis.

Beraksi di 20 TKP, Pasangan Jambret Asal Malang Ditangkap Polisi Tulungagung

Sasar pedagang yang hendak pergi ke pasar, salah satu korban meninggal dunia usai dijambret tersangka.