Senin, 27 Jul 2026 10:23 WIB

Libur Tahun Baru di Pacitan, Hati-hati Wilayah Ini Rawan Longsor!

Kondisi jalur utama Ponorogo-Pacitan, tepatnya di Kecamatan Tegalombo Pacitan. (Foto: Doyok for jatimnow.com)
Kondisi jalur utama Ponorogo-Pacitan, tepatnya di Kecamatan Tegalombo Pacitan. (Foto: Doyok for jatimnow.com)

jatimnow.com - Kabupaten Pacitan Jawa Timur mempunyai banyak lokasi wisata yang biasanya ramai dikunjungi para wisatawan, terutama selama libur Hari Raya Natal dan Tahun Baru (Nataru). Namun wisatawan diharapkan untuk waspada terhadap potensi bencana longsor di beberapa titik jalur menuju Kota Pacitan.

Berdasarkan prediksi cuaca akhir tahun 2022 hingga awal 2023, curah hujan di Pacitan masih cukup tinggi. Hal ini bisa saja memicu berbagai bencana seperti banjir, longsor, dan angin kencang.

Baca Juga: Akses Jalan Utama Trenggalek-Ponorogo Mulai Dibuka Dengan Sistem Buka Tutup

Kapolsek Arjosari AKP Amrih Widodo menjelaskan bahwa dari tiga bencana tersebut potensi paling sering terjadi adalah banjir dan longsor.

Titik rawan bencana longsor berada di jalur utama Ponorogo-Pacitan dan Purwantoro-Pacitan. Serta 2 jalur lainnya yakni Jalur Lintas Selatan Trenggalek-Pacitan, serta jalan utama Solo-Pacitan melalui Kecamatan Pringkuku. Sedangkan bencana banjir terdapat di sejumlah titik jalan lingkar kabupaten.

"Titik rawan bencana longsor yang patut diwaspadai yakni sepanjang 34 kilometer jalur utama Ponorogo Pacitan mulai Kecamatan Tegalombo, Kecamatan Arjosari sampai dengan Desa Semanten Kecamatan Pacitan. Kita imbau wisatawan atau pengguna jalan yang hendak berlibur tetap menjaga kewaspadaan. Apalagi sekarang curah hujan sangat tinggi," sebutnya.

Baca Juga: Tingkatkan Produktivitas Ayam Broiler di Pacitan, Alumni UGM Beri Pendampingan

Amrih menambahkan cuaca tak menentu atau tengah terjadi hujan dengan intensitas sedang hingga tinggi, lebih baik berhenti sementara di pos pantau yang sudah ada di wilayah tertentu.

"Kami mengajak dan mengimbau masyarakat sebaiknya sebelum melakukan perjalanan untuk merayakan liburan tahun baru jangan sampai terjebak atau perjalanan pada saat hujan deras demi keselamatan," Imbuhnya

Baca Juga: Material Batu Longsor, Jalan Utama Trenggalek-Ponorogo Kembali Ditutup

Sementara itu, Sukatno (45), seorang pengemudi rombongan dari Magetan yang akan menuju Pacitan, mengatakan sering kali terjebak longsor ketika melintas di jalur utama Ponorogo-Pacitan. Yang mana harus menunggu berjam jam untuk dapat meneruskan perjalanan yang diakibatkan banyak sekali tebing longsor saat cuaca hujan.

"Sering kali terjadi longsor, apalagi saat hujan deras. Berharap ada petugas atau alat berat yang disiagakan agar tidak terjadi kemacetan panjang. Kan kasihan kalo longsor total tidak bisa lewat," terangnya. (Ahmad Fauzani)

Editor : Zaki Zubaidi
Berita Terbaru

Target 100 GW dan Bottleneck Energi Surya Indonesia

Hingga hari ini, kapasitas pembangkit listrik tenaga surya (PLTS) di Indonesia baru sedikit melampaui 1 gigawatt (GW).

5 Fakta Anak Angkat dan Pacarnya Bunuh Ayah di Nganjuk, Ada Cinta Tak Direstui

Penyidikan juga mengungkap pembunuhan pria oleh anak angkatnya itu diduga telah dirancang beberapa hari sebelumnya.

Oknum Polisi di Blitar Ditangkap Saat Pesta Narkoba

Polisi masih melakukan pendalaman terkait kasus ini, oknum anggota Polres Blitar Kota sudah dilakukan penahanan.

Wabup Lamongan Harapkan MPLS Jadi Pijakan Menuju Pendidikan Inklusif

MPLS Ramah merupakan pondasi awal bagi peserta didik dalam membangun karakter, semangat belajar, dan kesiapan menghadapi proses pendidikan.

Prabowo Hadiri Panen Raya Tebu di Malang, Ratusan Petugas Jaga Ketat Rute VVIP

Panen raya dipusatkan di lahan tebu kawasan Pangkalan Udara (Lanud) Abdulrachman Saleh, Dusun Krajan, Desa Bunut Wetan, Kecamatan Pakis.

Beraksi di 20 TKP, Pasangan Jambret Asal Malang Ditangkap Polisi Tulungagung

Sasar pedagang yang hendak pergi ke pasar, salah satu korban meninggal dunia usai dijambret tersangka.