Kamis, 11 Jun 2026 06:43 WIB

Libur Tahun Baru di Pacitan, Hati-hati Wilayah Ini Rawan Longsor!

Kondisi jalur utama Ponorogo-Pacitan, tepatnya di Kecamatan Tegalombo Pacitan. (Foto: Doyok for jatimnow.com)
Kondisi jalur utama Ponorogo-Pacitan, tepatnya di Kecamatan Tegalombo Pacitan. (Foto: Doyok for jatimnow.com)

jatimnow.com - Kabupaten Pacitan Jawa Timur mempunyai banyak lokasi wisata yang biasanya ramai dikunjungi para wisatawan, terutama selama libur Hari Raya Natal dan Tahun Baru (Nataru). Namun wisatawan diharapkan untuk waspada terhadap potensi bencana longsor di beberapa titik jalur menuju Kota Pacitan.

Berdasarkan prediksi cuaca akhir tahun 2022 hingga awal 2023, curah hujan di Pacitan masih cukup tinggi. Hal ini bisa saja memicu berbagai bencana seperti banjir, longsor, dan angin kencang.

Baca Juga: Akses Jalan Utama Trenggalek-Ponorogo Mulai Dibuka Dengan Sistem Buka Tutup

Kapolsek Arjosari AKP Amrih Widodo menjelaskan bahwa dari tiga bencana tersebut potensi paling sering terjadi adalah banjir dan longsor.

Titik rawan bencana longsor berada di jalur utama Ponorogo-Pacitan dan Purwantoro-Pacitan. Serta 2 jalur lainnya yakni Jalur Lintas Selatan Trenggalek-Pacitan, serta jalan utama Solo-Pacitan melalui Kecamatan Pringkuku. Sedangkan bencana banjir terdapat di sejumlah titik jalan lingkar kabupaten.

"Titik rawan bencana longsor yang patut diwaspadai yakni sepanjang 34 kilometer jalur utama Ponorogo Pacitan mulai Kecamatan Tegalombo, Kecamatan Arjosari sampai dengan Desa Semanten Kecamatan Pacitan. Kita imbau wisatawan atau pengguna jalan yang hendak berlibur tetap menjaga kewaspadaan. Apalagi sekarang curah hujan sangat tinggi," sebutnya.

Baca Juga: Tingkatkan Produktivitas Ayam Broiler di Pacitan, Alumni UGM Beri Pendampingan

Amrih menambahkan cuaca tak menentu atau tengah terjadi hujan dengan intensitas sedang hingga tinggi, lebih baik berhenti sementara di pos pantau yang sudah ada di wilayah tertentu.

"Kami mengajak dan mengimbau masyarakat sebaiknya sebelum melakukan perjalanan untuk merayakan liburan tahun baru jangan sampai terjebak atau perjalanan pada saat hujan deras demi keselamatan," Imbuhnya

Baca Juga: Material Batu Longsor, Jalan Utama Trenggalek-Ponorogo Kembali Ditutup

Sementara itu, Sukatno (45), seorang pengemudi rombongan dari Magetan yang akan menuju Pacitan, mengatakan sering kali terjebak longsor ketika melintas di jalur utama Ponorogo-Pacitan. Yang mana harus menunggu berjam jam untuk dapat meneruskan perjalanan yang diakibatkan banyak sekali tebing longsor saat cuaca hujan.

"Sering kali terjadi longsor, apalagi saat hujan deras. Berharap ada petugas atau alat berat yang disiagakan agar tidak terjadi kemacetan panjang. Kan kasihan kalo longsor total tidak bisa lewat," terangnya. (Ahmad Fauzani)

Editor : Zaki Zubaidi
Berita Terbaru

Optimalkan Produksi Pertanian, Bupati Jember Dorong Petani Muda Masuk Kepengurusan Poktan

Bupati Jember meminta Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura, dan Perkebunan (TPHP) segera berkoordinasi dengan para camat, Gapoktan, dan Poktan untuk menambah keterlibatan generasi muda dalam organisasi petani.

AstraPay Perkuat Digitalisasi UMKM, Dukung Percepatan QRIS Nasional

AstraPay memperkuat digitalisasi UMKM melalui edukasi, QRIS, dan literasi keuangan. Hingga kini telah melayani 17,5 juta pengguna di Indonesia

Savyavasa Mulai Serah Terima Unit, Tandai Babak Baru Hunian Premium Jakarta

Savyavasa mulai serah terima unit kepada penghuni. Apartemen premium di Dharmawangsa ini mencatat penjualan kuat dan minat sewa yang tinggi

MRAN 2026, Bentuk Kepedulian dan Solidaritas Bagi ODHA di Tulungagung

Renungan ini menjadi momen menumbuhkan harapan menghapus stigma dan mengenang ODHA yang sudah meninggal.

BRI Unit Benowo Surabaya Pindah Kantor Mulai 15 Juni, Cek Lokasi Barunya

PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk memindahkan operasional BRI Unit Benowo Surabaya ke Jalan Raya Pakal per 15 Juni 2026. Cek detail lokasinya.

Menelusuri Jejak Legenda di Balik Danau Ronggojalu Probolinggo

Danau Ronggojalu dapat diakses dengan mudah, hanya memerlukan waktu tempuh sekitar 30 menit dari pusat Kota Probolinggo.