Minggu, 14 Jun 2026 03:12 WIB

Dinkes Tulungagung Temukan Makanan Mengandung Zat Berbahaya

Petugas saat memeriksa makanan yang dijual. (foto: Bramantya Pamungkas/jatimnow.com)
Petugas saat memeriksa makanan yang dijual. (foto: Bramantya Pamungkas/jatimnow.com)

jatimnow.com - Dinas Kesehatan Tulungagung menggelar pemeriksaan kelayakan makanan dan minuman yang beredar di sejumlah toko oleh-oleh. Pemeriksaan ini dilakukan untuk memastikan makanan yang dijual layak dan memenuhi standar.

Terlebih memasuki musim libur natal dan tahun baru (Nataru), banyak yang berbelanja oleh-oleh untuk dijadikan hidangan maupun buah tangan. Dalam pemeriksaan ini petugas menemukan adanya makanan dengan bahan berbahaya yang masih dijual.

Baca Juga: Melawan Saat Ditangkap, Dua Pembobol Toko Bangunan Tulungagung Didor

Kasi Farmasi dan Perbekalan Dinas Kesehatan Kabupaten Tulungagung, Masduki mengatakan, mendekati tahun baru, pihaknya melakukan sidak intensif produk pangan di ritel serta toko oleh-oleh. Hal ini bertujuan untuk memastikan jaminan keamaan pangan di Tulungagung.

"Sidak ini kami lakukan untuk mengawal mutu pangan dan melindungi kesehatan masyarakat," ujarnya, Kamis (22/12/2022).

Dalam sidak tersebut, petugas menemukan sejumlah makanan yang mengandung bahan berbahaya Rodamin B. Selain itu, petugas juga menemukan makanan yang izin edarnya tidak sesuai. Sementara jenis makanan yang ditemukan mengandung zat Rodamin B adalah kerupuk.

Baca Juga: Asyik Nongkrong di Warung Kopi, Puluhan Pelajar di Tulungagung Terjaring Razia

"Tadi kita temukan kerupuk dengan pewarna berbahaya yang tidak boleh ada di makanan, karena dalam jumlah akumulasi tertentu bisa menyebabkan kanker, gagal ginjal dan lainnya," tuturnya.

Masduki langsung memberikan peringatan lisan kepada pemilik toko maupun petugas toko yang sedang bertanggung jawab di toko tersebut, agar lebih baik dan memperhatikan kelayakan panganan yang dijual ke masyarakat.

Baca Juga: Ribuan Pencari Kerja Padati Job Fair yang Digelar Disnakertrans Tulungagung

Tak hanya itu, petugas dari Dinkes Tulungagung juga meminta pengelola toko agar menarik makanan yang mengandung Rodamin B, dan tidak memajangnya lagi.

"Makanan atau minuman yang mengandung bahan berbahaya serta tidak memenuhi kententuan, akan sangat berbahaya bagi kesehatan masyarakat," pungkasnya.

Editor : Rochman Arief
Berita Terbaru

Mandi Bareng Teman, Pelajar Sragen Tewas Tenggelam di Bengawan Solo Ngawi

Jasad korban berhasil dievakuasi oleh tim SAR gabungan pada radius sekitar 50 meter dari titik awal ia dilaporkan tenggelam di kawasan Desa Mantingan, Kecamatan Mantingan.

Penyegaran Organisasi, Kasat dan Kapolsek Probolinggo Dimutasi

Kapolres mengajak seluruh jajaran Polres Probolinggo untuk terus menjaga profesionalisme dan menjunjung tinggi nilai-nilai Presisi.

Cuaca Akhir Pekan Jatim: 4 Daerah Diminta Waspada Hujan Lebat

Peta peringatan dini ini merepresentasikan nilai akumulasi curah hujan harian paling tinggi dalam skala satu kabupaten atau kota.

Gol Larin Selamatkan Kanada dari Kekalahan Saat Melawan Bosnia-Herzegovina

Tuan rumah Kanada harus puas bermain imbang 1-1 di laga pembukan grup B Piala Dunia 2026.

Prakiraan Cuaca Surabaya Hari Ini: Berawan

Waspadai potensi turunnya hujan dengan intensitas ringan di beberapa wilayah.

Imigrasi Surabaya Sebar 400 Akun APOA untuk Awasi Orang Asing

Imigrasi Surabaya memperkuat pengawasan orang asing melalui APOA dengan 400 akun aktif dan melibatkan hotel, kampus, hingga perusahaan.