Senin, 27 Jul 2026 14:30 WIB

Bocah SD di Kota Blitar Bakar Bus Berlogo PDI Perjuangan

Bangkai bus berlogo PDI Perjuangan yang dibakar bocah SD. (Foto : Antok for jatimnow.com)
Bangkai bus berlogo PDI Perjuangan yang dibakar bocah SD. (Foto : Antok for jatimnow.com)

jatimnow.com - Bus berlogo PDI Perjuangan milik paguyuban Kawulo Alit di jalan Ketapang, Kelurahan Tlumplu, Kota Blitar dibakar dua bocah SD.

Kapolres Blitar Kota, AKBP Argoyuwono mengatakan peristiwa itu terjadi, pada Selasa (20/12/2022) sekitar pukul 15.40 WIB.

Baca Juga: Indah Kurnia Ajak Warga Sidoarjo Dukung Pembangunan Berwawasan Lingkungan

Bus milik Kawulo Alit itu disebut sudah lama tidak digunakan. Selama ini bus berlogo banteng moncong putih terlihat mangkrak dan hanya terparkir di lahan kosong milik warga.

Kapolres Blitar Kota, AKBP Argoyuwono menyebut bus itu dibakar dua bocah SD yang sedang bermain. Alasan membakar bus itu, lantaran dianggap angker.

“Setelah dilakukan penelusuran pelakunya anak-anak kecil yang sedang bermain. Jadi mereka menganggap di sini angker. Anak-anak umur 8-10 tahun yang notabene masih SD,” ujar AKBP Argoyuwono.

Lebih lanjut, AKBP Argoyuwono menjelaskan, bus itu dibakar dari bagian belakang. Para pelaku meletakkan jerami di bagian lampu belakang yang pecah kemudian membakarnya.

Baca Juga: PDIP Lamongan Siapkan Dirham Akbar Aksara di Bursa Pilbup 2029

Saat api membesar, anak-anak ini ketakutan dan kemudian berlari ke orang tua masing-masing.

“Jadi setelah api besar anak-anak ini takut, kemudian lari melapor ke orang tuanya,” tambahnya.

Selanjutnya, api sudah padam pada saat PMK Kota Blitar tiba di lokasi.

Baca Juga: Usai Dilantik, Ketua DPRD Surabaya Fokus Perkuat Komunikasi dan Serap Aspirasi

“Sebetulnya, saat petugas tiba bus Kawula Alit Berlogo PDI Perjuangan itu sudah padam jadi petugas tidak melakukan pemadaman," jelas Dicky Arianto, Kepala Unit Damkar Kota Blitar.

Menurut petugas kondisi bus memang sudah dalam keadaan rusak alias mangkrak. Selama ini bus hanya di parkir begitu saja di lahan milik warga.

"Memang, kondisi bus sudah berkarat. Tapi meski berkarat, api masih bisa membesar yang kemudian dipadamkan warga," tandasnya.

 
Editor : Rochman Arief
Berita Terbaru

Target 100 GW dan Bottleneck Energi Surya Indonesia

Hingga hari ini, kapasitas pembangkit listrik tenaga surya (PLTS) di Indonesia baru sedikit melampaui 1 gigawatt (GW).

5 Fakta Anak Angkat dan Pacarnya Bunuh Ayah di Nganjuk, Ada Cinta Tak Direstui

Penyidikan juga mengungkap pembunuhan pria oleh anak angkatnya itu diduga telah dirancang beberapa hari sebelumnya.

Oknum Polisi di Blitar Ditangkap Saat Pesta Narkoba

Polisi masih melakukan pendalaman terkait kasus ini, oknum anggota Polres Blitar Kota sudah dilakukan penahanan.

Wabup Lamongan Harapkan MPLS Jadi Pijakan Menuju Pendidikan Inklusif

MPLS Ramah merupakan pondasi awal bagi peserta didik dalam membangun karakter, semangat belajar, dan kesiapan menghadapi proses pendidikan.

Prabowo Hadiri Panen Raya Tebu di Malang, Ratusan Petugas Jaga Ketat Rute VVIP

Panen raya dipusatkan di lahan tebu kawasan Pangkalan Udara (Lanud) Abdulrachman Saleh, Dusun Krajan, Desa Bunut Wetan, Kecamatan Pakis.

Beraksi di 20 TKP, Pasangan Jambret Asal Malang Ditangkap Polisi Tulungagung

Sasar pedagang yang hendak pergi ke pasar, salah satu korban meninggal dunia usai dijambret tersangka.