Sabtu, 06 Jun 2026 13:18 WIB

Tim Gabungan di Kediri Cek Toko Retail, Temuannya Bikin Konsumen Harus Hati-hati

Tim gabungan mengecek produk bawang merah tanpa ijin edar di toko ritel. (Foto: Yanuar Dedy/jatimnow.com)
Tim gabungan mengecek produk bawang merah tanpa ijin edar di toko ritel. (Foto: Yanuar Dedy/jatimnow.com)

jatimnow.com - Tim gabungan dari Loka POM di Kabupaten Kediri bersama Dinas Kesehatan, Dinas Perdagangan dan Dinas Kominfo setempat terus melakukan pemantauan pangan di toko-toko ritel. Dari 15 toko, tim menemukan pangan yang habis masa izin hingga kedaluwarsa.

Intensifikasi ini merupakan bentuk pengawasan post-market yang dilakukan untuk melengkapi pengawasan rutin Badan POM. Sekaligus untuk mengantisipasi potensi bahaya produk pangan tidak memenuhi ketentuan yang cenderung meningkat pada hari-hari besar, seperti Natal dan Tahun Baru 2023 ini, imbas peningkatan permintaan dan persediaan kebutuhan pangan.

Baca Juga: Razia Gabungan di Lapas Kediri, Petugas Amankan Barang Terlarang

"Kita sudah melaksanakan sejak awal Desember, total ada 15 sarana yang kita lakukan pemeriksaan secara intensif. Dan hasilnya memang masih kita temukan pangan yang rusak, pangan yang kedaluwarsa dan pangan tanpa izin edar ini biasanya home industri,” ujar Kepala Loka POM di Kabupaten Kediri, Singgih Prabowo Adi, Jumat (16/12/2022).

Seperti di Marwahmart di Kabupaten Kediri, tim masih menemukan produk PIRT tanpa izin edar dan produk PIRT yang habis masa izin edarnya. Itu terlihat pada bumbu dapur, margarin dan bawang goreng.

Sebagai upaya perlindungan masyarakat, seluruh produk pangan tersebut telah diturunkan dari rak pajang dan dilakukan pembinaan kepada pemilik sarana untuk tidak mengedarkan kembali.

“Rencananya kita akan lakukan pembinaan untuk mereka. Tapi ini tadi kalau untuk penataan, di sini sudah cukup baik, tidak ada yang rusak atau kedaluwarsa. Hanya soal izin saja. Nanti untuk toko juga (pembinaan) agar lebih selektif,” tandasnya.

Baca Juga: Khofifah Komitmen Jatim Garda Terdepan Penguatan Industri Gula Nasional

Kepada masyarakatm lanjut Singgih, diimbau untuk menjadi konsumen yang cerdas dan lebih selektif dalam memilih pangan aman dengan selalu melakukan cek kemasan, cek label, cek izin edar, dan cek kadaluwarsa sebelum membeli atau mengonsumsi pangan.

Sementara itu Vivi, admin gudang di Marwahmart mengaku akan lebih selektif terhadap barang-barang yang mereka jual. Pihaknya akan lebih memperhatikan utamanya terkait ijin barang tersebut.

“Kami akan lebih teliti lagi ke depan,” kata Vivi.

Baca Juga: Hadiri Peringatan HKG, Bupati Kediri Minta PKK Fokus Dampingi Keluarga Desil 1-4

 

 

Editor : Zaki Zubaidi
Berita Terbaru

Kakak Beradik Terseret Ombak di Pantai Payangan Jember, Satu Ditemukan Tewas

Kedua korban dilaporkan hilang terseret ombak saat berwisata bersama keluarga.

Puncak Arus Balik Idul Adha 2026, Daop 8 Surabaya Layani 284 Ribu Penumpang

Puncak arus balik libur panjang Idul Adha 2026 bertepatan dengan Hari Lahir Pancasila. KAI Daop 8 Surabaya catat lonjakan tembus 284 ribu penumpang. Simak data lengkapnya di sini.

Jambret iPhone Turis Jerman di Kota Lama Surabaya Ditembak Polisi

Polisi menangkap pelaku jambret iPhone milik wisatawan asal Jerman di Kota Lama Surabaya. Pelaku dilumpuhkan karena melawan saat ditangkap.

Kapolres dan Dandim 0820 Probolinggo Terima Gelar Warga Kehormatan Suku Tengger

Prosesi pengukuhan berlangsung khidmat pada Malam Resepsi Yadnya Kasada di Pendopo Agung Desa Ngadisari.

Tabrak Pohon, Truk Pengangkut Ikan Asal Lamongan Terguling di JLS Tulungagung

Truk dalam perjalanan menuju Prigi Trenggalek, pengemudi dan penumpang alami luka serius.

Peringatan Hari Raya Waisak di Tulungagung, Ajak Umat Bersumbangsih Untuk Negeri

Puluhan umat Buddha mengikuti prosesi detik-detik peringatan Hari Raya Tri Suci Waisak di Vihara Buddha Loka Tulungagung.