Rabu, 22 Jul 2026 08:04 WIB

Air Irigasi di Lamongan Diduga Tercemar Limbah, Petani Resah

Saluran irigasi pertanian di Desa Tambakrigadung, Kecamatan Tikung, Kabupaten Lamongan yang tercemar (Foto: Adyad Ammy Iffansah/jatimnow.com)
Saluran irigasi pertanian di Desa Tambakrigadung, Kecamatan Tikung, Kabupaten Lamongan yang tercemar (Foto: Adyad Ammy Iffansah/jatimnow.com)

jatimnow.com - Petani di Desa Tambakrigadung, Kecamatan Tikung, Kabupaten Lamongan mengeluhkan kondisi air di saluran irigasi yang diduga tercemar limbah.

Dari pantaian di lokasi, air yang mengalir di saluran irigasi itu bercampur material lain, hingga berwarna hitam pekat, berbusa, dan berbau seperti bangkai.

Baca Juga: Wabup Lamongan Harapkan MPLS Jadi Pijakan Menuju Pendidikan Inklusif

"Petani ini serba susah. Usia padi masuk seminggu dan waktunya mengairi lahan padi tapi kondisi airnya seperti ini (tercemar)," ungkap petani setampat, Sukardi, Rabu (14/12/2022).

Sukardi menduga, perubahan kondisi air itu disebabkan aktivitas Tempat Pembuangan Akhir (TPA) yang hanya berjarak sekitar 2 kilometer dari titik terparah pencemaran. Meski begitu, ia tak mau berspekulasi dan tetap meminta pihak terkait untuk menyelidiki apa yang terjadi.

"Berulang kali wadul ke pemerintah desa tapi tidak ada progres apapun. Air tetap sama, petani tidak berani mengambil air untuk pengairan," terangnya.

Baca Juga: Diduga Karena Korsleting Listrik, Kantor LSM di Lamongan Terbakar

Dia menyebut, ada sekitar belasan hektar lahan pertanian yang membutuhkan pasokan air dari saluran irigasi tersebut.

"Ada beberapa lahan yang mulai terdampak, karena cemaran air itu merembes melalui tanah," paparnya.

Dari penelusuran sementara, pada TPA yang dimaksud oleh para petani itu memang terdapat penampungan kotoran cair. Cairan itu berwarna, bau, dan ciri-cirinya sama persis dengan air yang mengalir ke irigasi pertanian warga.

Baca Juga: Stok Ketersediaan Sapi di Lamongan Menurun, Harga Daging Mengalami Kenaikan

Meski begitu, Pengawas TPA Tambakrigadung, Khoiri menampik adanya kotoran yang bocor ke saluran irigasi. Bahkan ia menunjukkan proses akhir pembuangan kotoran.

"Jadi dari kotoran cair ini, mengalir ke satu tempat khusus kemudian disuling. Dan ketika kotoran itu mengendap, setelah kering baru diangkat," jelas dia.

Editor : Narendra Bakrie
Berita Terbaru

Target 100 GW dan Bottleneck Energi Surya Indonesia

Hingga hari ini, kapasitas pembangkit listrik tenaga surya (PLTS) di Indonesia baru sedikit melampaui 1 gigawatt (GW).

5 Fakta Anak Angkat dan Pacarnya Bunuh Ayah di Nganjuk, Ada Cinta Tak Direstui

Penyidikan juga mengungkap pembunuhan pria oleh anak angkatnya itu diduga telah dirancang beberapa hari sebelumnya.

Oknum Polisi di Blitar Ditangkap Saat Pesta Narkoba

Polisi masih melakukan pendalaman terkait kasus ini, oknum anggota Polres Blitar Kota sudah dilakukan penahanan.

Prabowo Hadiri Panen Raya Tebu di Malang, Ratusan Petugas Jaga Ketat Rute VVIP

Panen raya dipusatkan di lahan tebu kawasan Pangkalan Udara (Lanud) Abdulrachman Saleh, Dusun Krajan, Desa Bunut Wetan, Kecamatan Pakis.

Beraksi di 20 TKP, Pasangan Jambret Asal Malang Ditangkap Polisi Tulungagung

Sasar pedagang yang hendak pergi ke pasar, salah satu korban meninggal dunia usai dijambret tersangka.

Panitia Muktamar NU Mulai Susun Cetak Biru Persiapan di Tambakberas Jombang

Panitia Muktamar Ke-35 NU mulai menyusun blueprint persiapan dari akomodasi, lokasi sidang hingga pengamanan di Tambakberas, Jombang.