Sabtu, 06 Jun 2026 17:03 WIB

Air Irigasi di Lamongan Diduga Tercemar Limbah, Petani Resah

Saluran irigasi pertanian di Desa Tambakrigadung, Kecamatan Tikung, Kabupaten Lamongan yang tercemar (Foto: Adyad Ammy Iffansah/jatimnow.com)
Saluran irigasi pertanian di Desa Tambakrigadung, Kecamatan Tikung, Kabupaten Lamongan yang tercemar (Foto: Adyad Ammy Iffansah/jatimnow.com)

jatimnow.com - Petani di Desa Tambakrigadung, Kecamatan Tikung, Kabupaten Lamongan mengeluhkan kondisi air di saluran irigasi yang diduga tercemar limbah.

Dari pantaian di lokasi, air yang mengalir di saluran irigasi itu bercampur material lain, hingga berwarna hitam pekat, berbusa, dan berbau seperti bangkai.

Baca Juga: Pastikan Kesehatan Hewan Kurban, Disnakeswan Lamongan Sidak Lapak di Pinggir Jalan

"Petani ini serba susah. Usia padi masuk seminggu dan waktunya mengairi lahan padi tapi kondisi airnya seperti ini (tercemar)," ungkap petani setampat, Sukardi, Rabu (14/12/2022).

Sukardi menduga, perubahan kondisi air itu disebabkan aktivitas Tempat Pembuangan Akhir (TPA) yang hanya berjarak sekitar 2 kilometer dari titik terparah pencemaran. Meski begitu, ia tak mau berspekulasi dan tetap meminta pihak terkait untuk menyelidiki apa yang terjadi.

"Berulang kali wadul ke pemerintah desa tapi tidak ada progres apapun. Air tetap sama, petani tidak berani mengambil air untuk pengairan," terangnya.

Baca Juga: Omzet Harian Tembus Rp 4 Juta, KDMP di Lamongan Disambut Positif Masyarakat

Dia menyebut, ada sekitar belasan hektar lahan pertanian yang membutuhkan pasokan air dari saluran irigasi tersebut.

"Ada beberapa lahan yang mulai terdampak, karena cemaran air itu merembes melalui tanah," paparnya.

Dari penelusuran sementara, pada TPA yang dimaksud oleh para petani itu memang terdapat penampungan kotoran cair. Cairan itu berwarna, bau, dan ciri-cirinya sama persis dengan air yang mengalir ke irigasi pertanian warga.

Baca Juga: Selama Libur Panjang, Stasiun Lamongan Layani 3 Ribu Penumpang

Meski begitu, Pengawas TPA Tambakrigadung, Khoiri menampik adanya kotoran yang bocor ke saluran irigasi. Bahkan ia menunjukkan proses akhir pembuangan kotoran.

"Jadi dari kotoran cair ini, mengalir ke satu tempat khusus kemudian disuling. Dan ketika kotoran itu mengendap, setelah kering baru diangkat," jelas dia.

Editor : Narendra Bakrie
Berita Terbaru

Kakak Beradik Terseret Ombak di Pantai Payangan Jember, Satu Ditemukan Tewas

Kedua korban dilaporkan hilang terseret ombak saat berwisata bersama keluarga.

Puncak Arus Balik Idul Adha 2026, Daop 8 Surabaya Layani 284 Ribu Penumpang

Puncak arus balik libur panjang Idul Adha 2026 bertepatan dengan Hari Lahir Pancasila. KAI Daop 8 Surabaya catat lonjakan tembus 284 ribu penumpang. Simak data lengkapnya di sini.

Jambret iPhone Turis Jerman di Kota Lama Surabaya Ditembak Polisi

Polisi menangkap pelaku jambret iPhone milik wisatawan asal Jerman di Kota Lama Surabaya. Pelaku dilumpuhkan karena melawan saat ditangkap.

Kapolres dan Dandim 0820 Probolinggo Terima Gelar Warga Kehormatan Suku Tengger

Prosesi pengukuhan berlangsung khidmat pada Malam Resepsi Yadnya Kasada di Pendopo Agung Desa Ngadisari.

Tabrak Pohon, Truk Pengangkut Ikan Asal Lamongan Terguling di JLS Tulungagung

Truk dalam perjalanan menuju Prigi Trenggalek, pengemudi dan penumpang alami luka serius.

Peringatan Hari Raya Waisak di Tulungagung, Ajak Umat Bersumbangsih Untuk Negeri

Puluhan umat Buddha mengikuti prosesi detik-detik peringatan Hari Raya Tri Suci Waisak di Vihara Buddha Loka Tulungagung.