Minggu, 26 Jul 2026 01:57 WIB

Perampok Satroni Rumdin Wali Kota Blitar, Kronologinya Ngeri!

Polres Blitar Kota bersama Jatanras Polda Jatim memeriksa sidik jari pelaku perampokan dan penyekapan di Rumdin Wali Kota Blitar. (foto: Yanuar Deddy/jatimnow.com)
Polres Blitar Kota bersama Jatanras Polda Jatim memeriksa sidik jari pelaku perampokan dan penyekapan di Rumdin Wali Kota Blitar. (foto: Yanuar Deddy/jatimnow.com)

jatimnow.com - Polres Blitar Kota dan Jatanras Polda Jawa Timur terus melakukan penyidikan perampokan dan penyekapan di Rumah Dinas Wali Kota Blitar, Senin (12/12/2022) dini hari.

Kapolres Blitar Kota AKBP Argowiyono menegaskan aksi ini diduga sudah direncanakan. Sebab, pelaku diduga sudah memahami kondisi rumah Dinas Wali Kota Blitar yang berada di Jalan Sudanco Suprijadi Nomor 18, Kota Blitar.

Baca Juga: Oknum Polisi di Blitar Ditangkap Saat Pesta Narkoba

"Sepertinya aksi ini sudah direncanakan dan pelaku sudah memahami kondisi (rumah dinas)," katanya.

Sejauh ini pelaku perampokan dan penyekapan diduga dilakukan empat hingga lima orang. Para pelaku masuk ke dalam rumah dinas Wali Kota Blitar melalui pintu samping sisi barat dan ditengarai merusak CCTV.

"Iya CCTV di bagian dalam rumah dirusak pelaku pencurian dan kekerasan," lanjutnya.

Baca Juga: 4 Fakta Penemuan Bom Udara di Blitar: Berbobot 100 Kg, Dipastikan Masih Aktif

Argowiyono menambahkan jika saat ini polisi masih terus melakukan penyidikan terkait CCTV yang ada di sekitar lokasi. Termasuk pengambilan sidik jari juga dilakukan petugas.

"Kami terus melakukan olah TKP, dibantu Ditreskrimum Polda Jatim, salah satunya pengambilan sidik jari" imbuhnya

Diberitakan sebelumnya, Wali Kota Blitar Santoso bersama istri, Feti Wulandari menjadi korban perampokan dan penyekapan. Dalam insiden itu pelaku juga membawa kabur sejumlah uang tunai serta perhiasan.

Baca Juga: Pelaku Begal Payudara di Kota Blitar Ditangkap Warga

Dari olah TKP sementara, pelaku membawa kabur uang tunai Senilai Rp400 juta milik Wali Kota Blitar, Santoso. Adapun perhiasan berupa kalung milik istri Wali Kota Blitar dan jam tangan yang diperkirakan senilai Rp15 juta, turut digondol pelaku.

Pelaku juga melakukan pemukulan dan menendang Wali Kota Blitar, Santoso. Sementara ciri-ciri pelaku mengenakan topi warna hijau, rambut cepak dan berbahasa Indonesia.

 
Editor : Rochman Arief
Berita Terbaru

Target 100 GW dan Bottleneck Energi Surya Indonesia

Hingga hari ini, kapasitas pembangkit listrik tenaga surya (PLTS) di Indonesia baru sedikit melampaui 1 gigawatt (GW).

5 Fakta Anak Angkat dan Pacarnya Bunuh Ayah di Nganjuk, Ada Cinta Tak Direstui

Penyidikan juga mengungkap pembunuhan pria oleh anak angkatnya itu diduga telah dirancang beberapa hari sebelumnya.

Wabup Lamongan Harapkan MPLS Jadi Pijakan Menuju Pendidikan Inklusif

MPLS Ramah merupakan pondasi awal bagi peserta didik dalam membangun karakter, semangat belajar, dan kesiapan menghadapi proses pendidikan.

Prabowo Hadiri Panen Raya Tebu di Malang, Ratusan Petugas Jaga Ketat Rute VVIP

Panen raya dipusatkan di lahan tebu kawasan Pangkalan Udara (Lanud) Abdulrachman Saleh, Dusun Krajan, Desa Bunut Wetan, Kecamatan Pakis.

Beraksi di 20 TKP, Pasangan Jambret Asal Malang Ditangkap Polisi Tulungagung

Sasar pedagang yang hendak pergi ke pasar, salah satu korban meninggal dunia usai dijambret tersangka.

Panitia Muktamar NU Mulai Susun Cetak Biru Persiapan di Tambakberas Jombang

Panitia Muktamar Ke-35 NU mulai menyusun blueprint persiapan dari akomodasi, lokasi sidang hingga pengamanan di Tambakberas, Jombang.