Minggu, 07 Jun 2026 15:22 WIB

Meriahnya East Java Fashion Harmony 2022 di Bromo

Kemeriahan East Java Harmony 2022 di Bromo (Foto-foto: Rama Indra/jatimnow.com)
Kemeriahan East Java Harmony 2022 di Bromo (Foto-foto: Rama Indra/jatimnow.com)

jatimnow.com - Gelaran East Java Fashion Harmony (EJFH) 2022 di Gunung Bromo berlangsung meriah, Sabtu (3/12/22).

Event ini disambut baik sejumlah kalangan, mulai dari penduduk setempat, maestro batik, designer, hingga pejabat Pemerintahan Jawa Timur.

Baca Juga: Yadnya Kasada 2026: 3 Dukun Pandita Baru Suku Tengger Resmi Dikukuhkan

EJFH merupakan ajang eksistensi batik Jawa Timur yang diramu apik oleh para designer handal, sehingga masuk dalam nominasi Top 10 Karisma Event Nusantara (KEN) Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) RI.

Event mode batik ini menjadi event tahunan Jawa Timur, digelar keempat kalinya dengan mengusung tema 'Wisdom to Majestik', di Segoro Wedhi Gunung Batok, kawasan Taman Nasional Bromo, Tengger Semeru.

Kadisbudpar Provinsi Jawa Timur Hudiyono bersama tokoh Adat Tengger BromoKadisbudpar Provinsi Jawa Timur Hudiyono bersama tokoh Adat Tengger Bromo

Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Kadisbudpar) Provinsi Jawa Timur, Hudiyono mengatakan, ke depan ide ini akan diusung menjadi event nasional serta ke internasional.

"Keren, ini luar biasa. Semua saling berkolaborasi, wisata Jawa Timur notabene lebih dari seratus destinasi wisata, kami mengupayakan agar Bromo menjadi lokasi event sekaligus wisata nasional dan internasional," ujar Hudiyono kepada jatimnow.com, Sabtu (3/12/22).

Baca Juga: Merawat Tradisi Leluhur, Ribuan Warga Tengger Gelar Yadnya Kasada di Bromo

Sementara Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Jawa Timur, Adhy Karyono menambahkan, dengan adanya event ini, maka masyarakat bisa merasakan manfaatnya, mulai ekonomi, model dan desainer, serta berputarnya industri fashion.

"Masuk dalam top 10 KEN merupakan sebuah kebanggaan artinya event ini berhasil menampilkan sesuatu yang tidak biasa-biasa saja," jelas Adhy.

Baca Juga: Yadnya Kasada 2026, Momentum Penguatan Budaya dan Harmoni Masyarakat Tengger

Sehingga penting menjadi komitmen bersama, budaya batik tradisional beserta buah karya dari desainer-desainer lokal akan dibawanya mendunia.

"Menjadi event lebih besar lagi dan diselaraskan dengan agenda pariwisata Internasional. Tetap dilaksanakan di Bromo, karenanya memiliki view wisata yang bagus itu menjadi nilai plus," pungkasnya.

Sekedar diketahui, East Java Harmony 2022 ini diikuti oleh 11 orang designer handal dan 60 model pemeraga fashion show dengan 11 jenis klasemen batik daerah dan 60 model batik.

Editor : Narendra Bakrie
Berita Terbaru

Melihat Jejak Soekarno di Surabaya Melalui Pameran "Aku Arek Suroboyo"

Tema "Aku Arek Suroboyo" dipilih untuk menegaskan identitas Bung Karno sebagai putra daerah yang tumbuh dan ditempa di Surabaya sebelum menjadi tokoh besar Indonesia.

1.232 Atlet Taekwondo Bertarung di Ksatria Nusantara PBTI Series Kediri

Para atlet diharapkan dapat menjadi bibit-bibit terbaik Indonesia yang akan mewakili bangsa pada berbagai ajang internasional.

Menkop Bantah Isu Jual Beli Titik Koperasi Merah Putih, Sempat Viral di Kediri

Menkop Ferry menargetkan seluruh bangunan Koperasi Merah Putih, gerai usaha, serta fasilitas pendukung koperasi desa dapat selesai pada Agustus mendatang.

Turnamen Gerindra Cup U17 di Kediri Dimulai, Wadah Pembinaan Pesepakbola Muda

“Saya berharap dari stadion (Brawijaya) ini akan lahir pemain-pemain handal yang nantinya bisa memperkuat Indonesia," kata Anwar Sadad.

Menkop Dukung Kemitraan Petani-Koperasi di Kediri, Kejar Swasembada Gula 2028

Kolaborasi ini merupakan bentuk sinergi nyata antara koperasi, petani, dan pelaku industri.

Akhir Pekan Cuaca di Surabaya Cerah, tapi Waspada Panas yang Menyengat

Tidak terlihat adanya potensi hujan yang signifikan sepanjang hari. Cuaca mendukung berbagai aktivitas masyarakat, khususnya aktivitas di luar ruangan.