Rabu, 22 Jul 2026 08:54 WIB

Jejak Prostitusi Surabaya

Kisah Prostitusi Cemoro Sewu dan Makam Kembang Kuning Surabaya

Kompleks Makam Kembang Kuning Surabaya (Foto: Rama Indra/jatimnow.com)
Kompleks Makam Kembang Kuning Surabaya (Foto: Rama Indra/jatimnow.com)

jatimnow.com - Kompleks Makam Kembang Kuning juga menjadi salah satu tempat prostitusi legendaris di Surabaya. Lokasinya berada di Kelurahan Pakis, Kecamatan Sawahan.

Dari penelusuran jatimnow.com pada Minggu (27/11/22) malam, di balik temaram lampu makam, beberapa pekerja seks komersial (PSK) wanita maupun waria masih terlihat menunggu pelanggan.

Baca Juga: Prakiraan Cuaca Surabaya Hari Ini: Cerah

Mereka ada yang duduk dan berdiri berada di sela-sela bangunan makam. Maklum saja, tempat ini sering menjadi jujugan anggota Satpol PP Kota Surabaya saat melakukan operasi yustisi.

Saat dini hari tiba, aktivitas tukar gairah antara PSK dan para pelanggan pun berlangsung.

Pelanggan yang umumnya memakai motor berlahan melepas tarikan gasnya karena melihat tubuh seksi dari kejauhan, ketika menoleh ke kanan dan ke kiri. Pelan-pelan pelanggan mengincar tipe yang cocok untuk diajak bercinta.

Suasana Makam Kembang Kuning tidak begitu horor, karena selalu ramai lalu lalang kendaraan. Bahkan deretan penjual kopi mengadu peruntungan di sana.

Salah seorang penjual kopi, Gh mengatakan, para PSK wanita dan waria akan ramai ketika jam 02.00 WIB tiba.

"Jam setengah dua belas belum ramai. Nanti memasuki jam dua dini hari baru ramai, biasanya begitu," ungkap Gh kepada jatimnow.com, Senin (28/11/2022) dini hari.

Menurutnya, harga sewa PSK wanita dan waria di sana saat ini Rp50 ribu.

Baca Juga: Prakiraan Cuaca Surabaya Hari Ini: Cerah

Sambil menunjuk tiang lampu jalan, dia menjelaskan, batas batas mana lokasi mangkal waria dan mangkalnya PSK wanita.

"Tiang lampu PJU makam kedua itu batasnya. Kalau ke selatan mangkalnya waria. Sedangkan ke selatan sampai ketemu gapura itu wanita asli," tutur dia.

Mengenai asal-usul sejak kapan praktik prostitusi itu dimulai, dia mengaku kurang begitu paham. Yang jelas, 8 tahun lalu ketika dirinya membuka warung kopi, praktik esek-esek itu sudah ada.

Di tempat berbeda, Yusuf, mantan Ketua RW setempat menjelaskan, munculnya praktik prostitusi di Makam Kembang Kuning itu sebelum Tahun 1960-an.

Baca Juga: Prakiraan Cuaca Surabaya Hari Ini: Cerah

"Sejak dulu memang ada, sehingga dibangun tembok tinggi pemisah antara kompleks makam dan perkampungan, sekitar pada Tahun 1940an," ungkap Yusuf.

Menurut Yusuf, wilayah itu disebut Kembang Kuning, karena dulu banyak tanaman bunga kenanga. Sedangkan runtut sejarah prostitusi itu dimulai saat adanya kawasan prostitusi yang disebut Cemoro Sewu.

"Dolly, Jarak, dan Moroseneng itu baru saja Tahun 1960an. Jauh sebelum itu ada yaitu Cemoro Sewu. Karena ada renovasi berdirinya Masjid Rahmat, Cemoro Sewu dibubarkan. Ada yang pindah di Dolly dan ada yang nyempal pindah di Moroseneng," beber dia.

Namun titik pasti dan berdirinya prostitusi Cemoro Sewu hingga kini belum juga ditemukan. Namun sejumlah tokok menduga, lokasinya berada di Sidokumpul, Kompleks Makam Kembang Kuning.

Editor : Narendra Bakrie
Berita Terbaru

Target 100 GW dan Bottleneck Energi Surya Indonesia

Hingga hari ini, kapasitas pembangkit listrik tenaga surya (PLTS) di Indonesia baru sedikit melampaui 1 gigawatt (GW).

5 Fakta Anak Angkat dan Pacarnya Bunuh Ayah di Nganjuk, Ada Cinta Tak Direstui

Penyidikan juga mengungkap pembunuhan pria oleh anak angkatnya itu diduga telah dirancang beberapa hari sebelumnya.

Oknum Polisi di Blitar Ditangkap Saat Pesta Narkoba

Polisi masih melakukan pendalaman terkait kasus ini, oknum anggota Polres Blitar Kota sudah dilakukan penahanan.

Wabup Lamongan Harapkan MPLS Jadi Pijakan Menuju Pendidikan Inklusif

MPLS Ramah merupakan pondasi awal bagi peserta didik dalam membangun karakter, semangat belajar, dan kesiapan menghadapi proses pendidikan.

Prabowo Hadiri Panen Raya Tebu di Malang, Ratusan Petugas Jaga Ketat Rute VVIP

Panen raya dipusatkan di lahan tebu kawasan Pangkalan Udara (Lanud) Abdulrachman Saleh, Dusun Krajan, Desa Bunut Wetan, Kecamatan Pakis.

Beraksi di 20 TKP, Pasangan Jambret Asal Malang Ditangkap Polisi Tulungagung

Sasar pedagang yang hendak pergi ke pasar, salah satu korban meninggal dunia usai dijambret tersangka.