Sabtu, 06 Jun 2026 10:20 WIB

Jejak Prostitusi Surabaya

Kremil Pernah Jadi Lokalisasi Terbesar di Surabaya Sebelum Dolly

Salah satu sudut Jalan Kremil yang pernah menjadi lokalisasi tertua kedua di Surabaya. (foto: Rama Indra/jatimnow.com)
Salah satu sudut Jalan Kremil yang pernah menjadi lokalisasi tertua kedua di Surabaya. (foto: Rama Indra/jatimnow.com)

jatimnow.com - Munculnya lokalisasi pertama di Pelabuhan Tanjung Perak pada tahun 1910 terus berkembang. Kali ini sentra lokalisasi awal di Surabaya bergeser ke Kremil. Adapun jarak dari Tanjung Perak ke Kremil tidak terlalu jauh.

Lokalisasi ini merupakan daerah yang berada di Jalan Tambak Asri, Kelurahan Morokrembangan, Surabaya bagian Utara. 

Baca Juga: Prakiraan Cuaca Surabaya Hari Ini: Berawan

Selain tersohor, Kremil juga sempat menyandang status sebagai lokalisasi terbesar pertama. Atau setelah lokalisasi pertama di Surabaya yang muncul di sekitar Pelabuhan Tanjung Perak.

Sejarawan Surabaya, Yatim Subhakti mengatakan bahwa jejak prostitusi Surabaya pada tahun 1940, ada di Kremil.

“Kremil destinasi prostitusi besar pertama di Surabaya pada tahun 1940, sebelum adanya Dolly,” kata Yatim kepada jatimnow.com.

Dari situ, jatimnow.com mencoba menyisir sepanjang area Kremil, di Jalan Tambak Asri RW VI, Kelurahan Morokrembangan.

Hasilnya, masih terdapat sejumlah titik warung karaoke yang menjual minuman keras dangan pramusaji setengah tua.

Ketua RW VI Kelurahan Morokrembangan, M. Zainul Abidin, pihaknya mengatakan, bahwa aktivitas prostitusi sudah tidak ada sejak 2012 lalu dan telah ditutup total.

Balai RW di kawasan Kremil. (foto: Rama Indra/jatimnow.com)Balai RW di kawasan Kremil. (foto: Rama Indra/jatimnow.com)

“Keberadaan warung karaoke dan cafe kita mewaspadai. Apabila terdapat kegiatan-kegiatan prostitusi kami akan kenakan sanksi adat,” kata Zainul, Jumat (25/11/2022).

“Harus ada komitmen dan detail terhadap praktik prostitusi di sini” imbuh Zainul Abidin.

Hanyut dalam pembicaraan seputar Kremil di masa lampau, Zainul bercerita tentang padatnya aktivitas protitusi sebelum ditutup oleh Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini.

Baca Juga: Prakiraan Cuaca Surabaya Hari Ini: Berawan

"Jumlahnya ada sekitar 500 sampai 700 PSK, sedangkan mucikari sekitar 200-an,” Zainul menambahkan.

Jumlah pekerja seks komersial (PSK) layaknya menjamur dan aktivitasnya tersebar, mulai dari gang masuk Jalan Tambak Asri RW VI hingga sampai ujung sisi selatan Jalan Tambak Asri.

Taksiran pastinya, di sepanjang Jalan Tambak Asri, dimulai dari RT 01 sampai RT 44, dan setiap gang ada, yakni di gang 1 hingga gang 25 menjadi tempat praktik prostitusi.

Zainul ingat betul, bahwa praktik PSK dan mucikari itu sudah ada sejak sebelum ia lahir. Adapun lokasi paling terkenal di Kremil untuk transaksi adalah di lapangan belakang balai RW VI. Lokasi ini dulu disebut sebagai Lapangan Sapi.

Pintu gerbang kawasan Kremil di Jalan Tambak Asri, Kelurahan Morokrembangan, Surabaya. (foto: Rama Indra/jatimnow.com)Pintu gerbang kawasan Kremil di Jalan Tambak Asri, Kelurahan Morokrembangan, Surabaya. (foto: Rama Indra/jatimnow.com)

“Sebagai tempat transaksi antara konsumen dengan PSK dan Mucikari, Lapangan Sapi memiliki arti, yaitu Lapangan Transaksi Pramunikmat,” ungkapnya.

Baca Juga: Prakiraan Cuaca Surabaya Hari Ini: Berawan

Menurut Zainul, kategori prostitusi Kremil masuk dalam kelas menengah ke bawah, karena pelakunya (PSK) dari wanita-wanita STW (setengah tuwo) atau sudah berumur.

Demikian para PSK Kremil juga ada di wisma-wisma dan rumah-rumah bordil. Dan ada kalanya juga PSK berkeliling mencari pelanggan

Lebih dalam, alasan mengapa para PSK mau terjun ke dunia seperti itu, menurut pengamatan Zainul ada tiga sebab, ekonomi, broken home, dan broken heart.

Untuk itu, pada tahun 2012, pengurus RW VI bersama dengan kepedulian masyarakat setempat sepakat menutup lokalisasi Kremil. Alasan utamanya sebagai bentuk kepedulian terhadap anak-anak.

“Anak-anak adalah generasi penerus, agar tidak tereksploitasi maupun terdiskriminasi, di lingkungan manapun mereka berada,” pungkasnya.

Editor : Rochman Arief
Berita Terbaru

Kakak Beradik Terseret Ombak di Pantai Payangan Jember, Satu Ditemukan Tewas

Kedua korban dilaporkan hilang terseret ombak saat berwisata bersama keluarga.

Puncak Arus Balik Idul Adha 2026, Daop 8 Surabaya Layani 284 Ribu Penumpang

Puncak arus balik libur panjang Idul Adha 2026 bertepatan dengan Hari Lahir Pancasila. KAI Daop 8 Surabaya catat lonjakan tembus 284 ribu penumpang. Simak data lengkapnya di sini.

Jambret iPhone Turis Jerman di Kota Lama Surabaya Ditembak Polisi

Polisi menangkap pelaku jambret iPhone milik wisatawan asal Jerman di Kota Lama Surabaya. Pelaku dilumpuhkan karena melawan saat ditangkap.

Kapolres dan Dandim 0820 Probolinggo Terima Gelar Warga Kehormatan Suku Tengger

Prosesi pengukuhan berlangsung khidmat pada Malam Resepsi Yadnya Kasada di Pendopo Agung Desa Ngadisari.

Tabrak Pohon, Truk Pengangkut Ikan Asal Lamongan Terguling di JLS Tulungagung

Truk dalam perjalanan menuju Prigi Trenggalek, pengemudi dan penumpang alami luka serius.

Peringatan Hari Raya Waisak di Tulungagung, Ajak Umat Bersumbangsih Untuk Negeri

Puluhan umat Buddha mengikuti prosesi detik-detik peringatan Hari Raya Tri Suci Waisak di Vihara Buddha Loka Tulungagung.