Rabu, 22 Jul 2026 10:47 WIB

Dugaan Remaja Disabilitas di Mojokerto Dibuang Hanya Rekayasa, Ini Alasannya

Mujiati saat berada di Panti Werda. (Foto: Assegaf for jatimnow.com)
Mujiati saat berada di Panti Werda. (Foto: Assegaf for jatimnow.com)

jatimnow.com - Remaja perempuan penyandang disabilitas yang dikabarkan ditelantarkan atau dibuang di depan rumah, itu hanya rekayasa Mujiati dan keluarganya.

Cerita jika anak remaja perempuan yang ditaruh didepan rumah Mujiati oleh seorang pria lalu melarikan diri ke dalam pasar dan ada juga sopir grab itu semua hanya rekayasa.

Baca Juga: Telapak Temukan Dugaan Pencemaran Kali Porong Mojokerto, Bakal Lapor Menteri LH

Hal itu dilakukan hanya karena suami yang merupakan ayah kandung dan Mujiati ibu tiri anak disabilitas itu tidak bisa merawat dengan baik.

"Alasannya tidak bisa merawat," kata Mujiati di Panti Werda, Kamis (17/11/2022).

Ia menambahkan, dirinya melakukan laporan palsu agar anak tirinya itu bisa dirawat oleh Dinas Sosial Kabupaten Mojokerto atau Dinsos Provinsi Jawa Timur.

Baca Juga: Dugaan PHK Sepihak Penyandang Disabilitas Warnai Sensus Ekonomi 2026

"Saya merekayasa agar ditangani dan dirawat oleh dinsos," pungkasnya.

Diberitakan sebelumnya, seorang anak disabilitas (diperkirakan sudah remaja) diduga sengaja dibuang oleh seseorang pria.

Anak disabilitas itu ditaruh di depan rumah Mujiati pada Rabu (9/11/2022) sekitar pukul 13.00 WIB dengan dibekali popok dan juga pakaian.

Baca Juga: Lewat Sentuhan Magisnya, Evangeline Santoso Ubah Keterbatasan Jadi Kekuatan

Mujiati menjelaskan, saat itu ada dua orang yang. Satu orang meninggalkan anak disabilitas itu berhasil lari ke dalam pasar. Satu lagi hanya mengaku sebagai sopir Grab.

"Ada dua orang waktu itu, sama Mas Grab. Tapi Mas Grab nya tidak tahu apa-apa pas ditanyai, cuman naruhkan dua kresek isi popok sama celana," pungkasnya.

Editor : Zaki Zubaidi
Berita Terbaru

Target 100 GW dan Bottleneck Energi Surya Indonesia

Hingga hari ini, kapasitas pembangkit listrik tenaga surya (PLTS) di Indonesia baru sedikit melampaui 1 gigawatt (GW).

5 Fakta Anak Angkat dan Pacarnya Bunuh Ayah di Nganjuk, Ada Cinta Tak Direstui

Penyidikan juga mengungkap pembunuhan pria oleh anak angkatnya itu diduga telah dirancang beberapa hari sebelumnya.

Oknum Polisi di Blitar Ditangkap Saat Pesta Narkoba

Polisi masih melakukan pendalaman terkait kasus ini, oknum anggota Polres Blitar Kota sudah dilakukan penahanan.

Wabup Lamongan Harapkan MPLS Jadi Pijakan Menuju Pendidikan Inklusif

MPLS Ramah merupakan pondasi awal bagi peserta didik dalam membangun karakter, semangat belajar, dan kesiapan menghadapi proses pendidikan.

Prabowo Hadiri Panen Raya Tebu di Malang, Ratusan Petugas Jaga Ketat Rute VVIP

Panen raya dipusatkan di lahan tebu kawasan Pangkalan Udara (Lanud) Abdulrachman Saleh, Dusun Krajan, Desa Bunut Wetan, Kecamatan Pakis.

Beraksi di 20 TKP, Pasangan Jambret Asal Malang Ditangkap Polisi Tulungagung

Sasar pedagang yang hendak pergi ke pasar, salah satu korban meninggal dunia usai dijambret tersangka.