Sabtu, 06 Jun 2026 09:18 WIB

Dewan Pers Gandeng BNPT Godok SOP Peliputan Terorisme

  • Penulis : Zain Ahmad
  • | Sabtu, 05 Nov 2022 19:00 WIB
BNPT bersama Dewan Pers saat menggelar workshop di Hotel Grand Mercure Surabaya City, Sabtu (5/11/2022) - (Foto-foto: Zain Ahmad/jatimnow.com)
BNPT bersama Dewan Pers saat menggelar workshop di Hotel Grand Mercure Surabaya City, Sabtu (5/11/2022) - (Foto-foto: Zain Ahmad/jatimnow.com)

jatimnow.com - Badan Nasional Penanggulangan Teroris (BNPT) bersama Dewan Pers menggelar workshop bertema "Peran Pers dalam Pencegahan Paham Radikalisme untuk Mewujudkan Indonesia Harmoni" di Hotel Grand Mercure Surabaya City, Sabtu (5/11/2022).

"Kegiatan ini untuk membekali teman-teman wartawan yang melakukan kegiatan jurnalistik agar tidak terpeleset. Sebagai media, harus punya tanggung jawab terhadap pemberitaan yang disajikan, khususnya di bidang terorisme ini," terang Plt Ketua Dewan Pers, Agung Dharmajaya.

Baca Juga: Prakiraan Cuaca Surabaya Hari Ini: Berawan

Agung mengatakan bahwa workshop ini merupakan pilot project dari kerjasama dengan BNPT untuk mencegah berkembangnya paham radikalisme. Ia mengimbau agar para jurnalis senantiasa menjaga kode etik jurnalis dalam melakukan peliputan.

"Kami bersama BNPT sedang membahas Standar Operasional Prosedur (SOP) yang nantinya mungkin bisa menjadi buku saku rekan-rekan di lapangan untuk peliputan terorisme. Jadi mana yang boleh dan tidak saat ini sedang kami bahas," jelasnya.

Plt Ketua Dewan Pers, Agung Dharmajaya saat memberikan keterangan kepada awak media usai workshopPlt Ketua Dewan Pers, Agung Dharmajaya saat memberikan keterangan kepada awak media usai workshop

Baca Juga: Prakiraan Cuaca Surabaya Hari Ini: Berawan

Terkait pelanggaran wartawan dalam peliputan terorisme, Agung menyatakan jika dari laporan yang diterima, hanya sedikit sekali pelanggaran. Pihaknya lebih menyoroti permasalahan lain, seperti clickbait dan pemberitaan yang tidak berimbang.

"September 2022 pelanggaran kasus sekitar 800. Permasalahan pemberitaan teroris spesifik tidak banyak dan bisa dihitung dengaan jari. Masalah sekarang adalah media membuat berita hanya dari rilis. Kalau hanya satu sumber bagaimana bisa tahu kalau berita itu betul atau tidak. Ini masalah kualitas berita," tegasnya.

Baca Juga: Prakiraan Cuaca Surabaya Hari Ini: Berawan

Sementara Kasubdit Pengamanan Lingkungan BNPT, Kolonel Setyo menambahkan, dalam mencegah meluasnya paham radikalisme, perlu kerja sama berbagai sektor dan lapisan masyarakat.

"Media atau kantor berita itu salah satu bagian penting untuk mencegah perluasan paham radikalisme di Indonesia khususnya. Kami berharap sinergi antar berbagai sektor lapisan masyarakat bisa meminimalkan pemahaman radikalisme di Indonesia," ungkap Setyo.

Editor : Narendra Bakrie
Berita Terbaru

Kakak Beradik Terseret Ombak di Pantai Payangan Jember, Satu Ditemukan Tewas

Kedua korban dilaporkan hilang terseret ombak saat berwisata bersama keluarga.

Puncak Arus Balik Idul Adha 2026, Daop 8 Surabaya Layani 284 Ribu Penumpang

Puncak arus balik libur panjang Idul Adha 2026 bertepatan dengan Hari Lahir Pancasila. KAI Daop 8 Surabaya catat lonjakan tembus 284 ribu penumpang. Simak data lengkapnya di sini.

Jambret iPhone Turis Jerman di Kota Lama Surabaya Ditembak Polisi

Polisi menangkap pelaku jambret iPhone milik wisatawan asal Jerman di Kota Lama Surabaya. Pelaku dilumpuhkan karena melawan saat ditangkap.

Kapolres dan Dandim 0820 Probolinggo Terima Gelar Warga Kehormatan Suku Tengger

Prosesi pengukuhan berlangsung khidmat pada Malam Resepsi Yadnya Kasada di Pendopo Agung Desa Ngadisari.

Tabrak Pohon, Truk Pengangkut Ikan Asal Lamongan Terguling di JLS Tulungagung

Truk dalam perjalanan menuju Prigi Trenggalek, pengemudi dan penumpang alami luka serius.

Peringatan Hari Raya Waisak di Tulungagung, Ajak Umat Bersumbangsih Untuk Negeri

Puluhan umat Buddha mengikuti prosesi detik-detik peringatan Hari Raya Tri Suci Waisak di Vihara Buddha Loka Tulungagung.