Sabtu, 06 Jun 2026 23:43 WIB

BI Jatim Beber Kualitas Uang Palsu, Ini Penjelasannya

  • Penulis :
  • | Jumat, 04 Nov 2022 07:26 WIB
Kapolda Jatim Irjen Pol Toni Harmanto (kiri) didampingi Kepala Perwakilan BI Jatim Budi Hanoto (tengah) di sela ungkap penangkapan sindikat uang palsu. (foto: Rama Indra/jatimnow.com)
Kapolda Jatim Irjen Pol Toni Harmanto (kiri) didampingi Kepala Perwakilan BI Jatim Budi Hanoto (tengah) di sela ungkap penangkapan sindikat uang palsu. (foto: Rama Indra/jatimnow.com)

jatimnow.com - Peredaran uang palsu yang diungkap Polda Jawa Timur dan Polres mendapat tanggapan dari Bank Indonesia (BI) Jawa Timur.

Menurut Kepala Perwakilan Wilayah BI Jatim, Budi Hanoto bahwa kualitas uang palsu yang beredar itu jauh berbeda.

Baca Juga: Gubes Unair Bongkar Biang Kerok Pelemahan Rupiah dan Strategi Penyelamatannya

“Kualitas uang palsu ini jauh berbeda, warnanya lebih buram jika dibandingkan dengan yang asli,” Kata Budi di sela press release di Polda Jatim, Kamis (3/11/2022).

Meskipun mencoba memakai embors, upaya tersebut tidak akan menjadikannya mirip seperti uang rupiah yang asli.

“Ada embors-embors di uang palsu. Tapi perbedaannya mencolok, dan tetap ada ketika dilakukan 3D yaitu dilihat, diraba, dan diterawang. Selebihnya pencantuman tanda tangan pada uang palsu juga jauh berbeda,” lanjutnya.

Baca Juga: Polda Jatim Bongkar Sindikat Jual Beli OTP Ilegal, Untung Hingga Rp1,2 Miliar

Dalam kesempatan tersebut, Budi menegaskan bahwa pemalsuan sebagai Tindakan merendahkan rupiah sebagai simbol negara. Termasuk perbuatan melawan hukum.

"Sesuai dengan undang-undang nomor 7 tahun 2011 tentang rupiah, bahwa rupiah merupakan simbol dari kedaulatan negara. Kita wajib menghormati dan menghargainya,” pungkas Budi.

Baca Juga: Polda Jatim Ringkus 11 Tersangka Sindikat Penipuan Segitiga Jual Beli Mobil

Diberitakan sebelumnya, tim gabungan dari Polda Jatim dan Polres Kediri menangkap 11 orang yang terlibat dalam sindikat uang palsu.

Dari 11 tersangka, terdapat seorang oknum Aparatur Sipil Negara (ASN). Pria berinisial SD (48) yang tinggal di Desa Karanglangu, Kecamatan Karangjati, Kabupaten Grobogan, Jawa Tengah, diduga menjadi otak sindikat antarprovinsi.

 
Editor : Rochman Arief
Berita Terbaru

Tuai Polemik, Komisi III DPRD Kota Probolinggo Sidak Proyek Swalayan Jalan Cokro

Komisi III telah melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke lokasi untuk memastikan kelengkapan izin proyek di atas lahan seluas 1,3 hektare tersebut.

Update Kepulangan Haji 2026: 7.581 Jemaah Tiba via Debarkasi Surabaya

Update kepulangan haji 2026 Debarkasi Surabaya: 7.581 jemaah dari 20 kloter tiba di Tanah Air. 2 jemaah asal Malang wafat, 3 lainnya dirawat di RS Arab Saudi.

Peringatan Hari Lanjut Usia Nasional di Jember, Lansia Tangguh Indonesia Tumbuh

Pengalaman dan kebijaksanaan yang dimiliki para lansia merupakan fondasi penting dalam pembangunan bangsa.

Plt Bupati Tulungagung Ajak Masyarakat Lakukan Pemilahan Sampah Dari Sumber

Peringatan Hari Lingkungan Hidup Sedunia Tahun 2026, Pemkab Tulungagung gelar deklarasi gerakan pemilahan dan pengolahan sampah dari sumber.

Hari Lingkungan Hidup Sedunia, Pakar Ingatkan Ancaman Krisis Energi

Pakar lingkungan soroti krisis energi, penumpukan sampah, hingga bahaya mikropolutan di momen Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2026.

Peringati Hari Pers Nasional, PWI Tulungagung Siapkan Literasi Media

Pemerintah Kabupaten Tulungagung menyampaikan apresiasi atas dedikasi insan pers yang selama ini menjadi mitra strategis dalam menyampaikan informasi kepada masyarakat.