Rabu, 22 Jul 2026 04:40 WIB

Penipuan Berkedok Lowongan Kerja, Perempuan Ini Raup Miliaran Rupiah

  • Penulis : Moch Rois
  • | Kamis, 03 Nov 2022 19:01 WIB
Tersangka penipuan bermodus lowongan kerja. (Foto: Polres Pasuruan Kota)
Tersangka penipuan bermodus lowongan kerja. (Foto: Polres Pasuruan Kota)

jatimnow.com - Bermodalkan surat pernyataan palsu dan mengaku bisa memasukkan orang untuk menjadi pegawai PT. Kimia Farma, perempuan ini berhasil menipu beberapa orang lintas kota di Jawa Timur hingga meraup uang mencapai miliaran rupiah.

Identitas penipu itu bernama Naluma Fitria Anugrah Romadhon (33), warga Puri Surya Jaya A8-10 RT.1 RW.11, Kelurahan/Kecamatan Gedangan, Kabupaten Sidoarjo.

Baca Juga: IASC Selamatkan Rp674 M Dana Korban Penipuan, OJK Perkuat Perlindungan Konsumen

Kasat Reskrim Polres Pasuruan Kota, AKP Bima Sakti Pria Laksana, mengatakan warga Kota Pasuruan bernama Abi Asmindah (65), seorang pensiunan PNS, menjadi salah satu korban penipuan yang dilakukan oleh tersangka Naluma Fitria.

"Tersangka ini melakukan penipuannya dengan mengaku bisa memasukkan anak korban untuk menjadi pegawai PT. Kimia Farma. Korban yang tertipu pun menyerahkan sejumlah uang kepada tersangka, hingga merugi sebesar Rp240 juta," jelas AKP Bima Sakti Pria Laksana, Kamis (3/11/2022).

Dari hasil penyidikan, diketahui awal korban Abi Asmindah mengenali informasi tersangka Naluma Fitria bermula dari postingan anak kawan korban di media sosial.

Ketertarikan itu berlanjut dengan pertemuan antara korban bersama anaknya dengan tersangka di rumah tersangka, pada Selasa (6/4/2021) tahun kemarin.

Korban yang kemudian termakan bujuk rayu pun menyanggupi permintaan tersangka untuk menyediakan uang Rp200 juta, sebagai syarat anak korban bisa dijadikan pegawai PT. Kimia Farma. Namun, pembayaran dilakukan secara bertahap melalui transfer.

Baca Juga: Diduga Lakukan Penggelapan, Mantan Calon Bupati Tulungagung Diadukan Polisi

Beberapa bulan berselang, total uang yang disetorkan korban kepada tersangka telah mencapai Rp160 juta. Korban yang ingin cepat lunas pun menggadaikan mobil pribadinya berjenis Toyota Kijang Innova terlebih dahulu kepada tersangka.

Setelah lunas, gelagat mencurigakan dari tersangka mulai dirasakan korban. Anak korban juga pun tidak kunjung mendapat panggilan kerja dari perusahaan yang sudah dijanjikan. Akhirnya korban pun melapor ke Polres Pasuruan Kota, pada 14 Juli 2022.

"Setelah melakukan penyelidikan dan pengumpulan barang bukti, tersangka kami tangkap pada Jumat (28/10) di Vila Kayana, Kelurahan Mojorejo, Kecamatan Junrejo, Kota Batu," ungkapnya.

Baca Juga: Ngaku ASN Pemprov Jatim, 2 Pria Tipu Pelaku UMKM di Malang Lewat Modus Koperasi Fiktif

Di hadapan penyidik, tersangka juga mengaku telah melakukan penipuan dengan modus serupa di beberapa kota/kabupaten di Jawa Timur.

Di wilayah hukum Polres Lamongan, diketahui total ada 11 korban yang ditipu tersangka, dengan total kerugian sekitar Rp1,2 miliar.

Untuk di wilayah hukum Polrestabes Surabaya diketahui ada 1 korban, dengan kerugian 1 unit mobil Xpander dan 1 unit mobil Innova Reborn. Sementara di wilayah hukum Polresta Sidoarjo, diketahui 1 korban.

Editor : Zaki Zubaidi
Berita Terbaru

Target 100 GW dan Bottleneck Energi Surya Indonesia

Hingga hari ini, kapasitas pembangkit listrik tenaga surya (PLTS) di Indonesia baru sedikit melampaui 1 gigawatt (GW).

5 Fakta Anak Angkat dan Pacarnya Bunuh Ayah di Nganjuk, Ada Cinta Tak Direstui

Penyidikan juga mengungkap pembunuhan pria oleh anak angkatnya itu diduga telah dirancang beberapa hari sebelumnya.

Oknum Polisi di Blitar Ditangkap Saat Pesta Narkoba

Polisi masih melakukan pendalaman terkait kasus ini, oknum anggota Polres Blitar Kota sudah dilakukan penahanan.

Wabup Lamongan Harapkan MPLS Jadi Pijakan Menuju Pendidikan Inklusif

MPLS Ramah merupakan pondasi awal bagi peserta didik dalam membangun karakter, semangat belajar, dan kesiapan menghadapi proses pendidikan.

Prabowo Hadiri Panen Raya Tebu di Malang, Ratusan Petugas Jaga Ketat Rute VVIP

Panen raya dipusatkan di lahan tebu kawasan Pangkalan Udara (Lanud) Abdulrachman Saleh, Dusun Krajan, Desa Bunut Wetan, Kecamatan Pakis.

Beraksi di 20 TKP, Pasangan Jambret Asal Malang Ditangkap Polisi Tulungagung

Sasar pedagang yang hendak pergi ke pasar, salah satu korban meninggal dunia usai dijambret tersangka.