Sabtu, 25 Jul 2026 18:11 WIB

Barata Indonesia Gandeng Perusahaan Jerman Perkuat Bisnis Pembangkit Listrik

Penandatanganan MoU Barata Indonesia dengan TTL-Turbo untuk memperkuat bisnis pembangkit listrik. (foto:Barata Indonesia for jatimnow.com)
Penandatanganan MoU Barata Indonesia dengan TTL-Turbo untuk memperkuat bisnis pembangkit listrik. (foto:Barata Indonesia for jatimnow.com)

jatimnow.com - PT Barata Indonesia terus memperkuat kompetensi di bidang pembangkitan listrik. Hal ini ditandai dengan Memorandum of understanding (MoU) dengan, perusahaan asal Jerman TLT-Turbo Gmbh.

Direktur Pemasaran PT Barata Indonesia, Sulistyo Handoko menjelaskan bahwa kerja sama tersebut didasari keinginan perusahaan. Yakni, meningkatkan dan memperkuat posisi sebagai entitas manufaktur yang memproduksi komponen pembangkit listrik andal.

Baca Juga: SIG Salurkan Sapi dan Kambing Kurban hingga Papua Barat

“Barata Indonesia dan TLT Turbo Jerman sepakat melakukan sinergi di bidang pembangkit listrik dengan proyeksi nilai potential market sebesar USD 30 juta. Melalui kemampuan kedua belah pihak, kami optimistis dapat berekspansi pembangkitan dalam negeri dan mancanegara” ujar Sulistyo Handoko dalam keterangan tertulis. Kamis (20/10/2022).

Baca Juga: Genap 61 Tahun, PGN Kuasai 95 Persen Infrastruktur Gas Nasional

Kedua perusahaan sepakat melakukan kerjasama untuk memproduksi fans equipment dan penyediaan jasa services di lingkup PLN Nusantara Power dan Indonesia Power.
Selain itu, kerja sama ini juga akan melakukan business project development terkait metro tunnel ventilation system dan mining ventilation system.

“Selain itu juga ada pelatihan melalui skema transfer of knowledge oleh TLT-Turbo, penciptaan peluang tenaga kerja, serta peluang kolaborasi dalam proyek-proyek di luar negeri, untuk menciptakan peluang ekspor,” imbuhnya.

Baca Juga: Proyek Rp1,4 T SIG Tuntas, Kapasitas Ekspor Tembus 1 Juta Ton

Turut hadir dalam penandatanganan MoU adalah Direktur Pemasaran PT Barata Indonesia Sulistyo Handoko dan TLT Turbo Sales Manager South East Asia, Reimund Roeder. Hadir pula Direktur Eropa II Kementerian Luar Negeri Winardi Hanafy Lucky.

Editor : Rochman Arief
Berita Terbaru

Target 100 GW dan Bottleneck Energi Surya Indonesia

Hingga hari ini, kapasitas pembangkit listrik tenaga surya (PLTS) di Indonesia baru sedikit melampaui 1 gigawatt (GW).

5 Fakta Anak Angkat dan Pacarnya Bunuh Ayah di Nganjuk, Ada Cinta Tak Direstui

Penyidikan juga mengungkap pembunuhan pria oleh anak angkatnya itu diduga telah dirancang beberapa hari sebelumnya.

Oknum Polisi di Blitar Ditangkap Saat Pesta Narkoba

Polisi masih melakukan pendalaman terkait kasus ini, oknum anggota Polres Blitar Kota sudah dilakukan penahanan.

Wabup Lamongan Harapkan MPLS Jadi Pijakan Menuju Pendidikan Inklusif

MPLS Ramah merupakan pondasi awal bagi peserta didik dalam membangun karakter, semangat belajar, dan kesiapan menghadapi proses pendidikan.

Prabowo Hadiri Panen Raya Tebu di Malang, Ratusan Petugas Jaga Ketat Rute VVIP

Panen raya dipusatkan di lahan tebu kawasan Pangkalan Udara (Lanud) Abdulrachman Saleh, Dusun Krajan, Desa Bunut Wetan, Kecamatan Pakis.

Beraksi di 20 TKP, Pasangan Jambret Asal Malang Ditangkap Polisi Tulungagung

Sasar pedagang yang hendak pergi ke pasar, salah satu korban meninggal dunia usai dijambret tersangka.