Selasa, 09 Jun 2026 18:13 WIB

Tak Lulus SD, Pasutri di Banyuwangi Jadi Pengedar Pil Trex

  • Penulis :
  • | Jumat, 27 Jul 2018 10:28 WIB
Polisi menunjukkan pelaku penjual pil Trex di Banyuwangi/Foto: Arif Ardianto
Polisi menunjukkan pelaku penjual pil Trex di Banyuwangi/Foto: Arif Ardianto

jatimnow.com - Pasangan suami-istri (pasutri) yang bernama Eko Suprayitno dan Subaida nekat berjualan pil Trex (Trihexyphenidyl). Akhirnya, bisnis keduanya itu diketahui pihak kepolisian.

Setelah diperiksa Unit Reskrim Polsek Muncar, Kabupaten Banyuwangi, baru diketahui bahwa keduanya tidak tamat pendidikan SD (Sekolah Dasar).

Baca Juga: Penyelundupan Ratusan Burung Tanpa Dokumen Digagalkan di Ketapang

Kapolsek Muncar, Kompol Toha Choiri menjelaskan, setelah diperiksa petugas pihaknya baru mengetahui keduanya tidak tamat pendidikan dasar (SD/MI).

Padahal, dari segi usia keduanya yang tinggal di Dusun Kalimati RT 04, RW 02 Desa Kedungrejo itu merupakan generasi yang lahir tahun 80-an. Eko Suprayitno (35) dan Subaida (31), keduanya mengaku berprofesi sebagai nelayan.

"Eko pendidikannya SD tidak lulus hanya sampai kelas V dan Ida SD kelas IV, tidak lulus di Madrasah Ibtidaiyah (MI) Miftahul Ulum Sampangan Muncar," kata Choiri, Jumat (27/7/2018).

Keduanya ditangkap saat petugas Unit Reskrim melakukan patroli di sekitar pelabuhan Muncar dan mengetahui banyak anak muda yang keluar dari gang perkampungan Dusun Kalimati dan menghentikan salah satu dari mereka.

Baca Juga: Warga Banyuwangi Keluhkan Langkanya LPG 3 Kg Jelang Lebaran

"Setelah digeledah, keduanya tidak berkutik saat ditemukan beberapa butir sisa pil Trex dan uang hasil penjualan hari ini," paparnya.

Kompol Choiri menambahkan, barang bukti yang diamankan uang tunai Rp 120 ribu, handphone Nokia biru, tas merah, dan 42 butir pil Trex.

"Pelaku kita jerat pasal 196 sub pasal 197 UURI nomor 36 tahun 2009 tentang kesehatan. Ancamannya paling lama 15 tahun," tutupnya.

Baca Juga: Duo WNA China Tertangkap Tangan Lakukan Pencurian di Pesawat Citilink

 

Reporter: Hafiluddin Ahmad

Editor: Arif Ardianto

Editor : Arif Ardianto
Berita Terbaru

Optimalkan Produksi Pertanian, Bupati Jember Dorong Petani Muda Masuk Kepengurusan Poktan

Bupati Jember meminta Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura, dan Perkebunan (TPHP) segera berkoordinasi dengan para camat, Gapoktan, dan Poktan untuk menambah keterlibatan generasi muda dalam organisasi petani.

AstraPay Perkuat Digitalisasi UMKM, Dukung Percepatan QRIS Nasional

AstraPay memperkuat digitalisasi UMKM melalui edukasi, QRIS, dan literasi keuangan. Hingga kini telah melayani 17,5 juta pengguna di Indonesia

Savyavasa Mulai Serah Terima Unit, Tandai Babak Baru Hunian Premium Jakarta

Savyavasa mulai serah terima unit kepada penghuni. Apartemen premium di Dharmawangsa ini mencatat penjualan kuat dan minat sewa yang tinggi

MRAN 2026, Bentuk Kepedulian dan Solidaritas Bagi ODHA di Tulungagung

Renungan ini menjadi momen menumbuhkan harapan menghapus stigma dan mengenang ODHA yang sudah meninggal.

BRI Unit Benowo Surabaya Pindah Kantor Mulai 15 Juni, Cek Lokasi Barunya

PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk memindahkan operasional BRI Unit Benowo Surabaya ke Jalan Raya Pakal per 15 Juni 2026. Cek detail lokasinya.

Menelusuri Jejak Legenda di Balik Danau Ronggojalu Probolinggo

Danau Ronggojalu dapat diakses dengan mudah, hanya memerlukan waktu tempuh sekitar 30 menit dari pusat Kota Probolinggo.