Sabtu, 25 Jul 2026 02:41 WIB

Tak Lulus SD, Pasutri di Banyuwangi Jadi Pengedar Pil Trex

  • Penulis :
  • | Jumat, 27 Jul 2018 10:28 WIB
Polisi menunjukkan pelaku penjual pil Trex di Banyuwangi/Foto: Arif Ardianto
Polisi menunjukkan pelaku penjual pil Trex di Banyuwangi/Foto: Arif Ardianto

jatimnow.com - Pasangan suami-istri (pasutri) yang bernama Eko Suprayitno dan Subaida nekat berjualan pil Trex (Trihexyphenidyl). Akhirnya, bisnis keduanya itu diketahui pihak kepolisian.

Setelah diperiksa Unit Reskrim Polsek Muncar, Kabupaten Banyuwangi, baru diketahui bahwa keduanya tidak tamat pendidikan SD (Sekolah Dasar).

Baca Juga: Tari Jaripah Banyuwangi Sambut Hangat Peserta Media Gathering Pertamina 2026

Kapolsek Muncar, Kompol Toha Choiri menjelaskan, setelah diperiksa petugas pihaknya baru mengetahui keduanya tidak tamat pendidikan dasar (SD/MI).

Padahal, dari segi usia keduanya yang tinggal di Dusun Kalimati RT 04, RW 02 Desa Kedungrejo itu merupakan generasi yang lahir tahun 80-an. Eko Suprayitno (35) dan Subaida (31), keduanya mengaku berprofesi sebagai nelayan.

"Eko pendidikannya SD tidak lulus hanya sampai kelas V dan Ida SD kelas IV, tidak lulus di Madrasah Ibtidaiyah (MI) Miftahul Ulum Sampangan Muncar," kata Choiri, Jumat (27/7/2018).

Keduanya ditangkap saat petugas Unit Reskrim melakukan patroli di sekitar pelabuhan Muncar dan mengetahui banyak anak muda yang keluar dari gang perkampungan Dusun Kalimati dan menghentikan salah satu dari mereka.

Baca Juga: PTPN I Jelaskan Kronologi Penanganan Kebakaran di Kebun Kampe Banyuwangi

"Setelah digeledah, keduanya tidak berkutik saat ditemukan beberapa butir sisa pil Trex dan uang hasil penjualan hari ini," paparnya.

Kompol Choiri menambahkan, barang bukti yang diamankan uang tunai Rp 120 ribu, handphone Nokia biru, tas merah, dan 42 butir pil Trex.

"Pelaku kita jerat pasal 196 sub pasal 197 UURI nomor 36 tahun 2009 tentang kesehatan. Ancamannya paling lama 15 tahun," tutupnya.

Baca Juga: Pura-pura Menolong, Komplotan Ganjal ATM Ditangkap Polres Lamongan

 

Reporter: Hafiluddin Ahmad

Editor: Arif Ardianto

Editor : Arif Ardianto
Berita Terbaru

Target 100 GW dan Bottleneck Energi Surya Indonesia

Hingga hari ini, kapasitas pembangkit listrik tenaga surya (PLTS) di Indonesia baru sedikit melampaui 1 gigawatt (GW).

5 Fakta Anak Angkat dan Pacarnya Bunuh Ayah di Nganjuk, Ada Cinta Tak Direstui

Penyidikan juga mengungkap pembunuhan pria oleh anak angkatnya itu diduga telah dirancang beberapa hari sebelumnya.

Oknum Polisi di Blitar Ditangkap Saat Pesta Narkoba

Polisi masih melakukan pendalaman terkait kasus ini, oknum anggota Polres Blitar Kota sudah dilakukan penahanan.

Wabup Lamongan Harapkan MPLS Jadi Pijakan Menuju Pendidikan Inklusif

MPLS Ramah merupakan pondasi awal bagi peserta didik dalam membangun karakter, semangat belajar, dan kesiapan menghadapi proses pendidikan.

Prabowo Hadiri Panen Raya Tebu di Malang, Ratusan Petugas Jaga Ketat Rute VVIP

Panen raya dipusatkan di lahan tebu kawasan Pangkalan Udara (Lanud) Abdulrachman Saleh, Dusun Krajan, Desa Bunut Wetan, Kecamatan Pakis.

Beraksi di 20 TKP, Pasangan Jambret Asal Malang Ditangkap Polisi Tulungagung

Sasar pedagang yang hendak pergi ke pasar, salah satu korban meninggal dunia usai dijambret tersangka.