Rabu, 22 Jul 2026 12:27 WIB

Menko PMK soal Tragedi Kanjuruhan: Harus Ada yang Bertanggungjawab

Menko PMK, Muhadjir Effendy dan rombongan saat meninjau kondisi Stadion Kanjuruhan Malang pascatragedi (Foto: Galih Rakasiwi/jatimnow.com)
Menko PMK, Muhadjir Effendy dan rombongan saat meninjau kondisi Stadion Kanjuruhan Malang pascatragedi (Foto: Galih Rakasiwi/jatimnow.com)

jatimnow.com - Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) RI, Muhadjir Effendy meminta harus ada yang bertanggungjawab dalam tragedi Kanjuruhan yang menewaskan ratusan orang.

Hal itu ditegaskan Muhadjir saat melihat langsung kondisi Stadion Kanjuruhan, Malang, Minggu (2/10/2022). Dia menyesalkan peristiwa tersebut.

Baca Juga: Prabowo Hadiri Panen Raya Tebu di Malang, Ratusan Petugas Jaga Ketat Rute VVIP

"Presiden memerintahkan untuk investigasi sesegera mungkin dan harus ada yang bertanggungjawab. Dari data yang saya terima korban saat ini sudah mencapai 130 jiwa," ujarnya.

Disinggung temuan usai dirinya mendatangi stadion, Muhajir mengatakan bila kondisi stadion tidak karuan.

"Pemerintahan sangat berduka atas peristiwa ini. Padahal sekarang mencoba memberikan kelonggaran dan menunju suasana endemi, kok diwarnai kejadian yang memilukan," bebernya.

Baca Juga: Bapak dan Anak Pengasuh Ponpes di Malang Ditangkap, Diduga Lecehkan Santriwati

Muhajir juga memastikan para korban meninggal maupun luka mendapatkan pelayanan medis sebaik-baiknya. Sebab Presiden Joko Wiodo sudah meminta Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa melakukan koordinasi dengan pemerintah daerah.

Muhadjir juga mengaku telah berkoordinasi dengan Menteri Sosial untuk mengatur program santunan.

Baca Juga: Pemandangan Alam dan Ragam Trek Jadi Daya Tarik Selorejo Run Challenge Malang

"Untuk sementara, kompetisi dihentikan terlebih dahulu sesuai instruksi presiden. Investigasi yang dilakukan, semakin cepat semakin baik," paparnya.

Muhadjir mengimbau warga yang kehilangan sanak keluarganya ketika hadir ke Stadion Kanjuruhan dapat menelusuri informasi di Rumah Sakit Saiful Anwar Kota Malang. Di sana, terdapat 19 korban meninggal dunia yang belum teridentifikasi.

Editor : Narendra Bakrie
Berita Terbaru

Target 100 GW dan Bottleneck Energi Surya Indonesia

Hingga hari ini, kapasitas pembangkit listrik tenaga surya (PLTS) di Indonesia baru sedikit melampaui 1 gigawatt (GW).

5 Fakta Anak Angkat dan Pacarnya Bunuh Ayah di Nganjuk, Ada Cinta Tak Direstui

Penyidikan juga mengungkap pembunuhan pria oleh anak angkatnya itu diduga telah dirancang beberapa hari sebelumnya.

Oknum Polisi di Blitar Ditangkap Saat Pesta Narkoba

Polisi masih melakukan pendalaman terkait kasus ini, oknum anggota Polres Blitar Kota sudah dilakukan penahanan.

Wabup Lamongan Harapkan MPLS Jadi Pijakan Menuju Pendidikan Inklusif

MPLS Ramah merupakan pondasi awal bagi peserta didik dalam membangun karakter, semangat belajar, dan kesiapan menghadapi proses pendidikan.

Beraksi di 20 TKP, Pasangan Jambret Asal Malang Ditangkap Polisi Tulungagung

Sasar pedagang yang hendak pergi ke pasar, salah satu korban meninggal dunia usai dijambret tersangka.

Panitia Muktamar NU Mulai Susun Cetak Biru Persiapan di Tambakberas Jombang

Panitia Muktamar Ke-35 NU mulai menyusun blueprint persiapan dari akomodasi, lokasi sidang hingga pengamanan di Tambakberas, Jombang.