Senin, 27 Jul 2026 08:51 WIB

40 Tunanetra Dikenalkan Uang Rupiah Baru Emisi 2022

Petugas Bank Indonesia Kediri mengenalkan uang rupiah emisi baru 2022 ke penyandang tunanetra.(Foto: Yanuar Dedy/jatimnow.com)
Petugas Bank Indonesia Kediri mengenalkan uang rupiah emisi baru 2022 ke penyandang tunanetra.(Foto: Yanuar Dedy/jatimnow.com)

jatimnow.com – Kantor Perwakilan Bank Indonesia Kediri mengenalkan uang baru tahun emisi 2022 kepada puluhan penyandang tunanetra. Kegiatan digelar di Aula Balai Desa Ngebrak, Kecamatan Gampengrejo, Kabupaten Kediri, Sabtu (1/10/2022).

Ada sekitar 40 penyandang tunanetra dari Pertuni DPC Kabupaten Kediri yang terlihat cukup antusias menerima sosilaisasi uang baru dari Bank Indonesia. Mereka mulai anak-anak hingga orang dewasa.

Baca Juga: PBNU Kirim Tim Survey Lokasi Muktamar ke Ponpes Lirboyo Kediri, Ini Hasilnya

Kepala KPw Bank Indonesia Kediri Moch Choirur Rofiq mengatakan, sosialisasi ini dilakukan untuk memberikan pemahaman kepada para penyandang tuna netra agar mereka lebih mudah saat melakukan transaksi. Pemahaman ini juga penting dilakukan untuk menghindarkan mereka dari aksi penipuan uang palsu.

“Uang rupiah baru tahun emisi 2022 memang agak berbeda ya dengan uang emisi tahun sebelumnya. Karena di situ memang ada penguatan yang ditujukan untuk disabilitas tunanetra. Emisi tahun ini emang lebih kasar sehingga memudahkan teman-teman kami tunanetra,” kata Moch Choirur Rofiq.

Perbedaan itu, lanjut Moch Choirur Rofiq, ada pada ukuran serta instrument raba yang lebih memudahkan. Untuk menghitung nominal, penyandang tunanetra tinggal menghitung jumlah garisnya. Semakin sedikit garisnya, nominalnya semakin besar.

Untuk nominal Rp100 ribu memiliki sepasang garis, Rp50 ribu terdapat dua pasang garis, Rp20 ribu ada tiga pasang garis, Rp10 ribu ada empat pasang garis. Sementara Rp5 ribu ada lima pasang garis, Rp2 ribu enam pasang garis, dan seribu rupiah ada tujuh pasang garis. Selain itu, ukuran yang beda juga membuat mereka dengan mudah mengenalinya.

Baca Juga: Pemerintah Tempatkan Lagi Rp281 T di Bank demi Jaga Likuiditas dan Pertumbuhan Kredit

Salah satu penyandang disabilitas, Angger mengaku uang baru ini sangat mudah dikenali. Tidak seperti uang emisi lama yang lebih sulit karena cenderung sama di semua nominal.

“Dengan mata uang baru ini sangat memudahkan kami untuk mendeteksi atau meraba uang daripada yang tahun kemarin. Yang lebih baru ini lebih mudah memahaminya, terus terang yang kemarin saya masih minta bantuan teman atau orang tua,” kata Angger.

Ini membuat para penyandang tunanetra tidak perlu lagi cemas menjadi korban penipuan uang palsu.

Baca Juga: Dukung UMKM Go Global, BI Kediri Gelar Karya Kreatif Mataraman x DIGIMAFest

Sementara itu sosialisasi uang baru dan Cinta Bangga Paham Rupiah akan terus dilakukan Bank Indonesia dengan menyasar masyarakat lainnya di wilayah kerjanya.

 

Editor : Sofyan Cahyono
Berita Terbaru

Target 100 GW dan Bottleneck Energi Surya Indonesia

Hingga hari ini, kapasitas pembangkit listrik tenaga surya (PLTS) di Indonesia baru sedikit melampaui 1 gigawatt (GW).

5 Fakta Anak Angkat dan Pacarnya Bunuh Ayah di Nganjuk, Ada Cinta Tak Direstui

Penyidikan juga mengungkap pembunuhan pria oleh anak angkatnya itu diduga telah dirancang beberapa hari sebelumnya.

Oknum Polisi di Blitar Ditangkap Saat Pesta Narkoba

Polisi masih melakukan pendalaman terkait kasus ini, oknum anggota Polres Blitar Kota sudah dilakukan penahanan.

Wabup Lamongan Harapkan MPLS Jadi Pijakan Menuju Pendidikan Inklusif

MPLS Ramah merupakan pondasi awal bagi peserta didik dalam membangun karakter, semangat belajar, dan kesiapan menghadapi proses pendidikan.

Prabowo Hadiri Panen Raya Tebu di Malang, Ratusan Petugas Jaga Ketat Rute VVIP

Panen raya dipusatkan di lahan tebu kawasan Pangkalan Udara (Lanud) Abdulrachman Saleh, Dusun Krajan, Desa Bunut Wetan, Kecamatan Pakis.

Beraksi di 20 TKP, Pasangan Jambret Asal Malang Ditangkap Polisi Tulungagung

Sasar pedagang yang hendak pergi ke pasar, salah satu korban meninggal dunia usai dijambret tersangka.