Selasa, 28 Jul 2026 10:15 WIB

Komplotan Perampas Sepeda Incar Pelajar di Sidoarjo, Waspadai Modus Ini!

Tangkapan layar CCTV korban saat digiring oleh salah satu pelaku. (Foto: Caesar for jatimnow.com)
Tangkapan layar CCTV korban saat digiring oleh salah satu pelaku. (Foto: Caesar for jatimnow.com)

Sidoarjo - Seorang pelajar di Sawotratap, Gedangan, Sidoarjo mengaku menjadi korban perampasan sepeda angin miliknya. Sebelum pelaku melakukan perampasan, korban juga sempat diancam akan dipukuli.

Korban bernama Caesar Eka Layung Seta. Korban masih duduk di bangku madrasah tsanawiyah.

Baca Juga: 600 Siswa SDIT El Haq Ikuti Microplastic Journey, Perkuat Sekolah Bebas Plastik

Paman Korban, Firmansyah saat dihubungi memaparkan bahwa insiden perampasan tersebut bermula ketika korban yang juga keponakannya tersebut pulang dari sekolah.

"Kejadiannya hari Jumat (2/9/2022) mas sekitar jam 11.15 WIB. Sewaktu dia pulang sekolah, dia tiba-tiba dipepet oleh dua orang yang tidak dikenal dan menanyai dari sekolah mana. Setelah dijawab, katanya pelaku mau mencari anak dari sekolah situ juga saya karena telah menganiaya anaknya (anak pelaku). Dari situ pelaku mengajak dan menggiring ponakan saya,” ujar Firman saat dihubungi melalui ponsel,Selasa (6/9/2022).

Lebih lanjut Firman menjelaskan, setelah diajak menuju jalan yang sepi, korban diminta untuk menyerahkan sepeda anginnya ke salah satu pelaku sebagai jaminan agar tidak kabur.

Baca Juga: Indah Kurnia Ajak Warga Sidoarjo Dukung Pembangunan Berwawasan Lingkungan

“Nah waktu ponakan saya menyerahkan sepedanya, pelaku yang satu membawanya naik sepeda motor katanya diajak ke sekolah tapi ternyata dia malah diturunkan di kawasan Desa Alas Tipis Gedangan yang sepi,” imbuhnya.

Masih dikatakan Firman, pelaku di tengah jalan tiba-tiba langsung menurunkan keponakannya secara paksa dan mengancam akan memukul korban jika melawan.

“Ya, yang dibawa sepeda angin merk Polygon. Pelaku yang sempat mengancam keponakan saya terekam CCTV dua orang menggunakan sepeda motor merk Suzuki Shogun,” katanya.

Baca Juga: Dorong Efisiensi Industri, Kawan Lama Solution Expo 2026 Hadir di Surabaya

Akibat insiden tersebut, Firman mengatakan korban mengalami trauma.

Pihaknya sempat melapor ke Polsek terdekat namun mengurungkan tidak meneruskan laporannya  Sebab, pihak polisi meminta nota pembelian sepeda angin yang sudah tidak dimiliki korban.

Editor : Zaki Zubaidi
Berita Terbaru

Target 100 GW dan Bottleneck Energi Surya Indonesia

Hingga hari ini, kapasitas pembangkit listrik tenaga surya (PLTS) di Indonesia baru sedikit melampaui 1 gigawatt (GW).

5 Fakta Anak Angkat dan Pacarnya Bunuh Ayah di Nganjuk, Ada Cinta Tak Direstui

Penyidikan juga mengungkap pembunuhan pria oleh anak angkatnya itu diduga telah dirancang beberapa hari sebelumnya.

Oknum Polisi di Blitar Ditangkap Saat Pesta Narkoba

Polisi masih melakukan pendalaman terkait kasus ini, oknum anggota Polres Blitar Kota sudah dilakukan penahanan.

Wabup Lamongan Harapkan MPLS Jadi Pijakan Menuju Pendidikan Inklusif

MPLS Ramah merupakan pondasi awal bagi peserta didik dalam membangun karakter, semangat belajar, dan kesiapan menghadapi proses pendidikan.

Prabowo Hadiri Panen Raya Tebu di Malang, Ratusan Petugas Jaga Ketat Rute VVIP

Panen raya dipusatkan di lahan tebu kawasan Pangkalan Udara (Lanud) Abdulrachman Saleh, Dusun Krajan, Desa Bunut Wetan, Kecamatan Pakis.

Beraksi di 20 TKP, Pasangan Jambret Asal Malang Ditangkap Polisi Tulungagung

Sasar pedagang yang hendak pergi ke pasar, salah satu korban meninggal dunia usai dijambret tersangka.