Rabu, 22 Jul 2026 11:08 WIB

Untag Surabaya Kukuhkan 1.659 Wisudawan, Ada yang Satu Keluarga

Prosesi wisuda di Untag Surabaya. (Foto: Farizal Tito/jatimnow.com)
Prosesi wisuda di Untag Surabaya. (Foto: Farizal Tito/jatimnow.com)

Surabaya - Universitas 17 Agustus 1945 (Untag) Surabaya mengukuhkan 1.659 wisudawan melalui prosesi yang dibagi menjadi dua sesi, yakni pada Sabtu-Minggu 3-4 September 2022.

Prosesi wisuda semester genap 2021/2022 kali ini tampak berbeda lantaran terdapat satu keluarga dan tiga karyawannya yang diwisuda secara bersamaan.

Baca Juga: Prakiraan Cuaca Surabaya Hari Ini: Cerah

Mereka adalah seorang ibu bernama Nurul Indah Susanti, yang diwisuda sebagai Doktor Ilmu Ekonomi, dan anaknya bernama Adviata Sinatrya Rulinsantica lulus S1 Fakultas Psikologi.

Sementara 3 karyawannya yakni Sofia Agna Flamani Ullah lulus S1 psikologi, Imroatul Mufidah lulus S1 psikologi dan Eka Yulianti Wulandari lulus S2 psikologi.

"Saya sendiri sebenarnya dulu S2 psikologi di Untag. Kemudian saya punya lembaga psikologi juga. Nah, karyawan saya, saya dorong untuk kuliah di psikologi. Tujuannya, saya kuliah ini memotivasi anak saya, bukan untuk kepentingan saya sendiri, tapi anak saya terpacu untuk selalu belajar, termasuk karyawan saya," ujar NuruI Indah.

"Artinya, orang belajar itu tidak mengenal usia, tidak mengenal waktu, meski sudah seusia ini tetap berkarya dan menimba ilmu, tetap belajar sampai kapanpun," imbuhnya.

Baca Juga: Prakiraan Cuaca Surabaya Hari Ini: Cerah

Sementara itu, Rektor Untag Prof. Mulyanto Nugroho mengatakan, wisuda ini berbeda dengan wisuda ke-124 pada Maret 2022 lalu. Hari ini para wisudawan yang hadir ke lokasi bisa didampingi langsung oleh orang tua atau keluarga.

"Kalau yang bulan Maret kemarin sama-sama wisuda, tapi tidak menghadirkan orang tua. Alhamdulillah, hari ini adalah wisuda kedua offline yang menghadirkan orang tua," katanya.

Bertemakan 'Yang Terbaik Dariku', wisuda ini diharapankan bisa memberikan yang terbaik untuk negara.

Baca Juga: Prakiraan Cuaca Surabaya Hari Ini: Cerah

Nugroho mendorong lulusan Untag Surabaya untuk dapat mempersembahkan hal yang membanggakan bagi bangsa dan negara.

"Pesannya bahwa karena kita melepas patriot merah putih yang diproses di Untag Surabaya, persembahkan sebaik-baiknya untuk negara. Karena kami mencetak patriot merah putih ini kan S1 3,5 tahun, S3 minimal 3 tahun, sedangkan S2 minimal 1,5 tahun," katanya.

"Harusnya yang sudah kami gembleng selama periodenya itu mempersembahkan untuk negara, sehingga inilah (makna tema) yang terbaik dariku," pungkasnya.

Editor : Arina Pramudita
Berita Terbaru

Target 100 GW dan Bottleneck Energi Surya Indonesia

Hingga hari ini, kapasitas pembangkit listrik tenaga surya (PLTS) di Indonesia baru sedikit melampaui 1 gigawatt (GW).

5 Fakta Anak Angkat dan Pacarnya Bunuh Ayah di Nganjuk, Ada Cinta Tak Direstui

Penyidikan juga mengungkap pembunuhan pria oleh anak angkatnya itu diduga telah dirancang beberapa hari sebelumnya.

Oknum Polisi di Blitar Ditangkap Saat Pesta Narkoba

Polisi masih melakukan pendalaman terkait kasus ini, oknum anggota Polres Blitar Kota sudah dilakukan penahanan.

Wabup Lamongan Harapkan MPLS Jadi Pijakan Menuju Pendidikan Inklusif

MPLS Ramah merupakan pondasi awal bagi peserta didik dalam membangun karakter, semangat belajar, dan kesiapan menghadapi proses pendidikan.

Prabowo Hadiri Panen Raya Tebu di Malang, Ratusan Petugas Jaga Ketat Rute VVIP

Panen raya dipusatkan di lahan tebu kawasan Pangkalan Udara (Lanud) Abdulrachman Saleh, Dusun Krajan, Desa Bunut Wetan, Kecamatan Pakis.

Beraksi di 20 TKP, Pasangan Jambret Asal Malang Ditangkap Polisi Tulungagung

Sasar pedagang yang hendak pergi ke pasar, salah satu korban meninggal dunia usai dijambret tersangka.