Minggu, 26 Jul 2026 01:58 WIB

Pemkot Pasuruan Gelar Pekan Raya Bonsai

  • Penulis : Moch Rois
  • | Senin, 29 Agu 2022 12:26 WIB
Pekan Raya Bonsai berlokasi GOR Untung Suropati Kota Pasuruan . (Foto: Pemkot Pasuruan)
Pekan Raya Bonsai berlokasi GOR Untung Suropati Kota Pasuruan . (Foto: Pemkot Pasuruan)

Pasuruan - Pohon bonsai dari berbagai jenis dan ukuran, dipamerkan dalam event pameran kontes bonsai tingkat nasional di Pasuruan Berlokasi GOR Untung Suropati Kota Pasuruan yang diselenggarakan dari tanggal 27 Agustus 2022 sampai dengan 4 September 2022.

Pameran bonsai merupakan kegiatan rutin yang dilaksanakan para pecinta tanaman bonsai, acara ini memotivasi para pencinta tanaman dan menyalurkan bakat dalam mengolah tanaman yang memiliki ekonomi tinggi.

Baca Juga: Panitia Muktamar NU Mulai Susun Cetak Biru Persiapan di Tambakberas Jombang

Tanaman bonsai sangat unik dengan teknik pemotongan dan pemangkasan tanaman, pengawatan serta membuat akar menyebar di atas batu.

Dalam kesempatan Wakil Wali Kota Pasuruan, Adi Wibowo (Mas Adi) menyampaikan Pekan Raya Bonsai ini menjadi salah satu rangkaian untuk menuju MTQ Provinsi Jawa Timur di tahun 2023 Kota Pasuruan, Sabtu (27/8/2022)

"Kota Pasuruan dipercaya menjadi tuan rumah MTQ di tahun 2023 tentu kami tidak ingin melewatkan momentum strategis ini hanya dilaksanakan dengan kegiatan teknis semata yaitu MTQ, tetapi bagaimana menjadi bagian untuk mengungkit sektor perekonomian," ujarnya dalam siaran pers, Senin (29/8/2022).

Kemudian Mas Adi juga mengatakan dua tahun lebih mengalami situasi pandemi Covid-19, hari ini sebenarnya belum bebas. Tapi boleh dikatakan sudah melandai dan secara psikologi masyarakat sudah merasa bebas dari pandemi Covid-19.

“Ini berkat sinergi kita semua dan kolaborasi dari seluruh masyarakat, stake holder dan Indonesia termasuk negara yang dikatakan sukses dalam penanganan Covid-19 karena vaksinasi kita juga boleh dikatakan cukup tinggi dan tentu ini berkat kerja sama kita semua dari pemerintahan, tokoh masyarakat penegak keamanan dan juga kesadaran masyarakat yang mulai meningkat,” katanya

Baca Juga: Melihat Eksotisnya Bonsai Rp2 Milyar di Lamongan

Saat ini Kota Pasuruan terus melakukan pembenahan dan terus berbenah.

“Kita hari ini bisa melihat faktor perekonomian tidak hanya dilihat dari konteks satu sisi ada konteks ekonomi kreatif yang hari ini secara statistik cukup menyumbang besar pertumbuhan ekonomi masyarakat kita,” imbuhnya

Mas Adi menambahkan sektor ekonomi saat ini juga sudah mulai bergeliat kembali sehingga memberikan optimisme tentang masa depan perekonomian dan sektor-sektor yang lain juga mengikuti sektor UMKM tumbuh dan sektor kesenian juga akan tumbuh dengan baik.

Baca Juga: Ponpes Lirboyo Kediri dan Tambakberas Jombang Jadi Kandidat Lokasi Muktamar NU

“Alhamdulillah di Kota Pasuruan kita bisa melaksanakan pekan raya dan pameran bonsai ini menjadi salah satu yang membanggakan dan ekspektasi yang lebih bagi pecinta bonsai di kota Pasuruan,” pungkasnya

Mas Adi juga mengapresiasi kegiatan Pekan Raya Bonsai karena memotivasi dan merangsang anak-anak muda para perajin para ekonomi kreatif yang terlibat sehingga memberikan multiefek pada aktivitas-aktivitas yang lainnya.

Editor : Zaki Zubaidi
Berita Terbaru

Target 100 GW dan Bottleneck Energi Surya Indonesia

Hingga hari ini, kapasitas pembangkit listrik tenaga surya (PLTS) di Indonesia baru sedikit melampaui 1 gigawatt (GW).

5 Fakta Anak Angkat dan Pacarnya Bunuh Ayah di Nganjuk, Ada Cinta Tak Direstui

Penyidikan juga mengungkap pembunuhan pria oleh anak angkatnya itu diduga telah dirancang beberapa hari sebelumnya.

Oknum Polisi di Blitar Ditangkap Saat Pesta Narkoba

Polisi masih melakukan pendalaman terkait kasus ini, oknum anggota Polres Blitar Kota sudah dilakukan penahanan.

Wabup Lamongan Harapkan MPLS Jadi Pijakan Menuju Pendidikan Inklusif

MPLS Ramah merupakan pondasi awal bagi peserta didik dalam membangun karakter, semangat belajar, dan kesiapan menghadapi proses pendidikan.

Prabowo Hadiri Panen Raya Tebu di Malang, Ratusan Petugas Jaga Ketat Rute VVIP

Panen raya dipusatkan di lahan tebu kawasan Pangkalan Udara (Lanud) Abdulrachman Saleh, Dusun Krajan, Desa Bunut Wetan, Kecamatan Pakis.

Beraksi di 20 TKP, Pasangan Jambret Asal Malang Ditangkap Polisi Tulungagung

Sasar pedagang yang hendak pergi ke pasar, salah satu korban meninggal dunia usai dijambret tersangka.