Rabu, 22 Jul 2026 00:57 WIB

Misteri Dam Slombong Mojowarno Jombang, Buto Sering Minta Tumbal Nyawa

Dam Slombong atau biasa disebut masyarakat sebagai Dam Buto di Desa Penggaron, Kecamatan Mojowarno. (Foto-foto: Elok Aprianto/jatimnow.com)
Dam Slombong atau biasa disebut masyarakat sebagai Dam Buto di Desa Penggaron, Kecamatan Mojowarno. (Foto-foto: Elok Aprianto/jatimnow.com)

Jombang - Bangunan pintu air peninggalan kolonial Belanda di Desa Penggaron, Kecamatan Mojowarno, Kabupaten Jombang, menyimpan sejumlah misteri. Pintu air yang dinamakan Dam Slombong tersebut, memiliki cerita mistis.

Masyarakat meyakini adanya sejumlah peristiwa mengenaskan terjadi di Dam Slombong atau biasa dikenal warga dengan sebutan Dam Buto itu. Ini tak lepas dari sosok Buto (raksasa) yang kerap meminta tumbal manusia.

Baca Juga: Tambakberas Kebut Persiapan Muktamar ke-35 NU, Siap Sambut 6.000 Muktamirin

Menurut keterangan Kardi salah satu warga setempat, dam peninggalan zaman belanda itu sudah memakan puluhan korban. Sehingga warga menamai dam yang dibangun pada tahun 1911 dengan Dam Buto.

"Di salah satu bangunan tersebut ada tertempel patung kepala buto yang dulunya diambil dari Candi Arimbi," ungkap Kardi, Jumat (26/8/2022).

Selain itu Kardi menerangkan pada bagian barat bangunan dam terdapat bangunan rumah dinas penjaga dam. Bangunan itu kini tidak terawat sehingga kesan mistis sangat kental saat berada di lokasi.

Dikatakan Kardi, pemasangan patung kepala buto itu sangat sulit. Warga harus melakukan ritual khusus hanya untuk memasang patung buto yang dalam istilah arkeologi disebut patung Maha Kala.

Baca Juga: Iseng Edit Foto Pocong, Tiga Remaja di Jember Diamankan Polisi

"Dulu awal pemasangan kepala buto itu tidak bisa. Setelah diangkut dengan cikar, patung itu kembali ke Candi Arimbi. Setelah masyatakat melakukan acara hajatan besar-besaran di sekitar dam. Akhirnya patung bisa tertempel di dam tersebut," paparnya.

Lebih lanjut Kardi menegaskan jika berada di sekitar lokasi, warga selalu mengingatkan siapa saja yang ada di area dam untuk selalu berhati-hati. Karena sudah banyak korban yang meninggal.

"Saya hitung sudah ada 40 orang yang meninggal di sini. Terbaru itu dua bulan yang lalu warga Mojowarno jatuh dengan sepedanya saat mencari rumput," terangnya.

Ia mengaku bangunan yang di sekitar Dam Selombong itu juga sangat angker. Terkadang masayarakat melihat bangunan tersebut sangat megah bak istana kerajaan. Padahal bangunan itu sudah rusak dan tak terawat.

Baca Juga: Besut Mudik ke Jombang, Mencari Roh Dialektika di Tanah Para Pemikir

"Ada yang pernah mencoba masuk tapi tidak kembali," katanya.

Bahkan masyarakat sekitar juga tak jarang menjumpai seperti hantu tanpa kepala di sekitar dam tersebut. Selain itu, juga pocong yang berada di bangunan terbengkalai.

"Kalau itu cerita dari masayrakat yang pernah melihat penampakan," pungkas Kardi.

Editor : Zaki Zubaidi
Berita Terbaru

Target 100 GW dan Bottleneck Energi Surya Indonesia

Hingga hari ini, kapasitas pembangkit listrik tenaga surya (PLTS) di Indonesia baru sedikit melampaui 1 gigawatt (GW).

5 Fakta Anak Angkat dan Pacarnya Bunuh Ayah di Nganjuk, Ada Cinta Tak Direstui

Penyidikan juga mengungkap pembunuhan pria oleh anak angkatnya itu diduga telah dirancang beberapa hari sebelumnya.

Oknum Polisi di Blitar Ditangkap Saat Pesta Narkoba

Polisi masih melakukan pendalaman terkait kasus ini, oknum anggota Polres Blitar Kota sudah dilakukan penahanan.

Wabup Lamongan Harapkan MPLS Jadi Pijakan Menuju Pendidikan Inklusif

MPLS Ramah merupakan pondasi awal bagi peserta didik dalam membangun karakter, semangat belajar, dan kesiapan menghadapi proses pendidikan.

Prabowo Hadiri Panen Raya Tebu di Malang, Ratusan Petugas Jaga Ketat Rute VVIP

Panen raya dipusatkan di lahan tebu kawasan Pangkalan Udara (Lanud) Abdulrachman Saleh, Dusun Krajan, Desa Bunut Wetan, Kecamatan Pakis.

Beraksi di 20 TKP, Pasangan Jambret Asal Malang Ditangkap Polisi Tulungagung

Sasar pedagang yang hendak pergi ke pasar, salah satu korban meninggal dunia usai dijambret tersangka.