Sabtu, 06 Jun 2026 20:12 WIB

Peserta BP Jamsostek Bisa Ambil KPR Berbunga Rendah di BTN

  • Penulis : Zain Ahmad
  • | Kamis, 25 Agu 2022 08:59 WIB
BTN dan BP Jamsostek menghadirkan MLT bagi para pekerja yang telah menjadi peserta BP Jamsostek berupa KPR berbunga rendah.(Foto: Nugraha for jatimnow.com)
BTN dan BP Jamsostek menghadirkan MLT bagi para pekerja yang telah menjadi peserta BP Jamsostek berupa KPR berbunga rendah.(Foto: Nugraha for jatimnow.com)

Surabaya - PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk atau BTN berkolaborasi dengan BPJS Ketenagakerjaan (BP Jamsostek). Keduanya menghadirkan manfaat layanan tambahan (MLT) bagi para pekerja peserta BP Jamsostek berupa Kredit Pemilikan Rumah (KPR) berbunga rendah.

Program yang mendapat dukungan penuh dari Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) tersebut mendapat antusias tinggi dari para pekerja. Salah satunya adalah Pendik Andriono. Tenaga keamanan di salah satu BUMN tersebut tak bisa menyembunyikan rasa gembiranya setelah 10 tahun bekerja akhirnya bisa memiliki rumah.

Baca Juga: Indonesia Coffee Expo 2026 Resmi Dimulai dari Surabaya

"Dengan bantuan dari BTN, saya ikut mengambil KPR MLT BPJS Ketenagakerjaan. Akhirnya saya dapat memiliki rumah sendiri yang saya impikan," ungkap Pendik saat acara Job Fair Pasker.id yang dibuka Menteri Ketenakerjaan Ida Fauziyah di Surabaya dalam rilisnya, Kamis (25/8/2022).

Pendik mengaku proses pengajuan KPR MLT BPJS Ketenagakerjaan hingga akad kredit sangat mudah dan cepat. Pelayanan dari BTN juga sangat membantu untuk mengarahkan berbagai persyaratan agar bisa terpenuhi.

"Prosesnya hanya satu minggu, saya sudah akad dan bisa langsung menempati rumah," jelasnya.

Kegembiraan serupa dirasakan Yunia iflahah. Karyawan di RSUD Dr Sutomo itu mendapat KPR MLT BPJS Ketenagakerjaan sekitar Rp500 juta, ditambah bantuan pinjaman uang muka perumahan sebesar Rp20 juta. Meski masih lajang, memiliki rumah sendiri merupakan impiannya setelah 15 tahun bekerja.

"Harga rumahnya sekitar Rp700 juta, kalau tidak dapat bantuan BTN dengan KPR MLT BPJS Ketenagakerjaan tentu akan sangat sulit memiliki rumah saat ini," kata Yunia.

Sementara itu, Direktur Utama BTN Haru Koesmahargyo mengatakan bahwa program KPR MLT BPJS Ketenagakerjaan antusiasnya cukup tinggi. Hal ini terlihat dari realisasi KPR BPJS Ketenagakerjaan mulai November 2021 hingga Juli 2022 sudah ada 763 debitur dengan nilai pinjaman sebesar Rp188,7 miliar.

Baca Juga: Pakuwon Group Gandeng BCA, Investasi Property Kian Mudah

"BTN sebagai bank khusus perumahan akan selalu memberikan kemudahan bagi masyarakat Indonesia. Termasuk para pekerja untuk memiliki rumah impian," jelas Haru.

Melalui program ini, peserta BPJS Ketenagakerjaan bisa menikmati fasilitas Pinjaman Renovasi Perumahan (PRP), Pinjaman Uang Muka Perumahan (PUMP) dan Kredit Pemilikan Rumah (KPR). Untuk fasilitas PRP, peserta bisa mengakses pinjaman hingga Rp200 juta yang dapat dimanfaatkan untuk renovasi rumah dengan jangka waktu paling lama 15 tahun.

Kemudian PUMP, peserta bisa mengajukan kredit hingga Rp150 juta yang dapat dipergunakan untuk uang muka atau down payment (DP). Sedangkan fasilitas KPR BPJS Ketenagakerjaan pinjamannya hingga Rp 500 juta dengan jangka waktu maksimal 30 tahun.

"Dengan suku bunga saat ini, peserta BP Jamsostek juga dapat menikmati bunga single digit. Sehingga ini menjadi momentum yang tepat untuk memanfaatkan kredit untuk memiliki atau merenovasi rumah dari Bank BTN," terangnya.

Baca Juga: Livin Fest Surabaya Resmi Dibuka, Intip Keseruan dan Promonya!

Dalam sambutannya, Menteri Ketenagakerjaan (Menaker) Ida Fauziyah mengatakan bahwa MLT yang diberikan BPJS Ketenagakerjaan berupa fasilitas pembiayaan perumahan atau manfaat lain dibiayai dari dana investasi Jaminan Hari Tua (JHT).

Jenis manfaat yang diberikan berupa pinjaman uang muka perumahan (PUMP), Kredit Kepemilikan Rumah (KPR), Pinjaman Renovasi Perumahan (PRP) serta Kredit Konstruksi (KK) bagi Perusahaan Pembangunan Perumahan.

"Manfaat layanan tambahan ini dapat diperoleh seluruh peserta BP Jamsostek tanpa melakukan pembayaran iuran tambahan," katanya.

Editor : Sofyan Cahyono
Berita Terbaru

Kakak Beradik Terseret Ombak di Pantai Payangan Jember, Satu Ditemukan Tewas

Kedua korban dilaporkan hilang terseret ombak saat berwisata bersama keluarga.

Puncak Arus Balik Idul Adha 2026, Daop 8 Surabaya Layani 284 Ribu Penumpang

Puncak arus balik libur panjang Idul Adha 2026 bertepatan dengan Hari Lahir Pancasila. KAI Daop 8 Surabaya catat lonjakan tembus 284 ribu penumpang. Simak data lengkapnya di sini.

Jambret iPhone Turis Jerman di Kota Lama Surabaya Ditembak Polisi

Polisi menangkap pelaku jambret iPhone milik wisatawan asal Jerman di Kota Lama Surabaya. Pelaku dilumpuhkan karena melawan saat ditangkap.

Kapolres dan Dandim 0820 Probolinggo Terima Gelar Warga Kehormatan Suku Tengger

Prosesi pengukuhan berlangsung khidmat pada Malam Resepsi Yadnya Kasada di Pendopo Agung Desa Ngadisari.

Tabrak Pohon, Truk Pengangkut Ikan Asal Lamongan Terguling di JLS Tulungagung

Truk dalam perjalanan menuju Prigi Trenggalek, pengemudi dan penumpang alami luka serius.

Peringatan Hari Raya Waisak di Tulungagung, Ajak Umat Bersumbangsih Untuk Negeri

Puluhan umat Buddha mengikuti prosesi detik-detik peringatan Hari Raya Tri Suci Waisak di Vihara Buddha Loka Tulungagung.