Rabu, 22 Jul 2026 18:25 WIB

Ketika Eks Napi Teroris di Lamongan Ikut Upacara HUT Kemerdekaan RI Ke-77

Belasan eks Napi teroris yang menghadiri upacara HUT RI ke-77 di Alun-alun Lamongan. (Foto: Adyad Ammy Iffansah/jatimnow.com)
Belasan eks Napi teroris yang menghadiri upacara HUT RI ke-77 di Alun-alun Lamongan. (Foto: Adyad Ammy Iffansah/jatimnow.com)

Lamongan - Belasan eks narapidana teroris di Lamongan turut ambil bagian dalam upacara HUT RI ke-77 yang d gelar pemerintah setempat di alun-alun kota.

Dari yang awalnya antipati terhadap NKRI, kini mereka dihadirkan sebagai tamu undangan yang juga bersanding dengan para veteran Lamongan yang juga menjadi tamu spesial dalam upacara peringatan HUT kemerdekaan.

Baca Juga: Wabup Lamongan Harapkan MPLS Jadi Pijakan Menuju Pendidikan Inklusif

Para eks Napiter ini bernaung di bawah Yayasan Lingkar Perdamaian (YLP) yang digawangi adik kandung terpidana mati kasus Bom Bali II almarhun Amrozi, yakni Ali Fauzi.

"Ini merupakan bentuk rasa syukur nikmat Allah berupa kemerdekaan yang tidak diraih dengan cuma-cuma. Ada puluhan veteran dan kita tadi berdiskusi dan berbincang yang semakin menguatkan bahwa selayaknya kita ikut merayakan dan memperingati HUT RI ke-77," kata Ketua YLP Ustaz Ali Fauzi kepada wartawan usai upacara, Rabu (17/8/2022).

Menurut Ali Fauzi, sudah kelima kalinya diundang sebagai bagian dari merawat cinta dalam hidup berbangsa dan bernegara.

Baca Juga: Diduga Karena Korsleting Listrik, Kantor LSM di Lamongan Terbakar

"Ini sudah yang kelima kalinya mengikuti upacara. Ini artinya mereka semakin kuat dan enjoy hidup berbaur dengan masyarakat, polisi, TNI dan pejabat lainnya," ujarnya.

Ustaz Ali berharap, ke depan akan semakin banyak mantan Napiter yang bergabung dengan YLP, baik yang sudah bebas maupun yang masih di Lapas untuk bersama-sama menguatkan dan membuat Indonesia pulih lebih cepat bangkit lebih kuat.

Baca Juga: Stok Ketersediaan Sapi di Lamongan Menurun, Harga Daging Mengalami Kenaikan

YLP, terang ustaz Ali, tidak membatasi mantan Napiter yang akan bergabung.

"Mudah-mudahan semakin ke sini akan semakin banyak yang bergabung dengan kami dari eks Napiter maupun yang masih mendekam di Lapas. Untuk sama-sama menguatkan dan membuat Indonesia pulih lebih cepat bangkit lebih kuat," imbuh ustaz Ali.

Editor : Zaki Zubaidi
Berita Terbaru

Target 100 GW dan Bottleneck Energi Surya Indonesia

Hingga hari ini, kapasitas pembangkit listrik tenaga surya (PLTS) di Indonesia baru sedikit melampaui 1 gigawatt (GW).

5 Fakta Anak Angkat dan Pacarnya Bunuh Ayah di Nganjuk, Ada Cinta Tak Direstui

Penyidikan juga mengungkap pembunuhan pria oleh anak angkatnya itu diduga telah dirancang beberapa hari sebelumnya.

Oknum Polisi di Blitar Ditangkap Saat Pesta Narkoba

Polisi masih melakukan pendalaman terkait kasus ini, oknum anggota Polres Blitar Kota sudah dilakukan penahanan.

Prabowo Hadiri Panen Raya Tebu di Malang, Ratusan Petugas Jaga Ketat Rute VVIP

Panen raya dipusatkan di lahan tebu kawasan Pangkalan Udara (Lanud) Abdulrachman Saleh, Dusun Krajan, Desa Bunut Wetan, Kecamatan Pakis.

Beraksi di 20 TKP, Pasangan Jambret Asal Malang Ditangkap Polisi Tulungagung

Sasar pedagang yang hendak pergi ke pasar, salah satu korban meninggal dunia usai dijambret tersangka.

Panitia Muktamar NU Mulai Susun Cetak Biru Persiapan di Tambakberas Jombang

Panitia Muktamar Ke-35 NU mulai menyusun blueprint persiapan dari akomodasi, lokasi sidang hingga pengamanan di Tambakberas, Jombang.