Rabu, 22 Jul 2026 09:39 WIB

Bluebird Serahkan 5.000 Bibit Mangrove ke Pemkot Surabaya

Penyerahan bibit mangrove.(Foto: Dok. Bluebird)
Penyerahan bibit mangrove.(Foto: Dok. Bluebird)

Surabaya - PT Blue Bird Tbk (Bluebird) menyerahkan 5.000 bibit mangrove kepada Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya. Proses penyerahan dilakukan General Manager Bluebird Surabaya Yusuf Nurfaturahman kepada Staf Ahli Walikota bidang Hukum, Politik dan Pemerintahan, M. Afghani Wardhana. Acara turut disaksikan perwakilan WWF dan Organda Kota Surabaya

Melalui inisiasi ini, Bluebird berpartisipasi dalam pelestarian lingkungan, khususnya di Kota Surabaya, guna mendukung dalam memperoleh akreditasi sebagai kota lahan basah dunia. Rencananya, 5.000 bibit mangrove ditanam di sepanjang pantai Pamurbaya, Kelurahan Medokan Ayu, Kecamatan Rungkut, Kota Surabaya.

Baca Juga: Sengketa Tata Ruang Graha Famili Surabaya, Sorotan Mengarah ke The Nook Cafe

General Manager PT Blue Bird Tbk Surabaya Yusuf Nurfaturahman menyatakan, inisiasi ini merupakan bagian dari Visi Keberlanjutan Bluebird 50:30. Menggambarkan komitmen perseroan untuk mengurangi 50 persen emisi dan buangan operasional hingga 2030. Visi tersebut dituang ke dalam tiga (3) pilar keberlanjutan, yaitu BlueSky, BlueLife, dan
BlueCorps.

“Penyerahan 5.000 bibit mangrove merupakan bentuk nyata perseroan dalam berkontribusi terhadap perbaikan lingkungan sesuai dengan Visi Keberlanjutan Bluebird dibawah pilar BlueSky. Kami memahami pentingnya fungsi mangrove dalam menjaga keutuhan ekosistem wilayah pesisir. Besar harapan kami, kontribusi ini dapat membantu menekan abrasi dan merehabilitasi ekosistem laut di wilayah Kota Surabaya,” kata Yusuf dalam siaran pers yang diterima redaksi.

Pemilihan Pamurbaya sebagai lokasi penanaman 5.000 bibit karena merupakan salah satu ekosistem mangrove yang luas dan tersisa di Surabaya. Sekaligus termasuk dalam Kawasan Lindung Mangrove (KLM) yang merupakan bagian penting dari Rencana Tata Ruang Kota Surabaya 2009-2029, sebab merupakan ruang terbuka hijau di Kota Pahlawan.

Baca Juga: Pemkot Surabaya Beri Bantuan Pendidikan untuk 7.380 Siswa SMA/SMK/MA Sederajat

Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi mengapresiasi langkah PT Blue Bird Tbk dalam memberikan 5.000 bibit mangrove. Menurutnya, hal ini dapat menginspirasi masyarakat Kota Pahlawan agar lebih peduli dengan lingkungan sekitar. Terutama lingkungan di pesisir pantai. Selain itu, ia juga berharap agar inisiasi ini dapat mendukung peningkatan kualitas lingkungan hidup di Kota Surabaya.

“Pengembangan hutan mangrove memang menjadi salah satu fokus Pemerintah Kota Surabaya. Pasalnya, Surabaya telah diusulkan sebagai salah satu kota nominasi untuk mendapatkan akreditasi dalam pengolahan kota lahan basah tingkat dunia. Pengusulan ini dilatarbelakangi oleh Kementerian Lingkungan Hidup Indonesia yang melihat Surabaya sebagai kota yang memiliki kemauan tinggi serta bukti nyata dalam pengembangan area mangrove," terangnya.

"Pengembangan lahan atau kawasan mangrove menjadi sangat penting perannya bagi pelestarian lingkungan. Sebab tanaman khas pesisir ini memiliki beragam fungsi ekologis. Mangrove dapat mencegah terjadinya abrasi, mengurangi pencemaran laut dengan
berperan sebagai biofilter mereduksi logam berat dan nutrien berlebih dari darat yang masuk ke laut, meningkatkan kadar oksigen sehingga kesehatan lingkungan lebih terjaga,” sambung Eri Cahyadi.

Baca Juga: Pemkot Surabaya Fasilitasi 2.700 Stan Kosong untuk Pedagang Pasar Tumpah

Mangrove juga berfungsi sebagai sumber makanan, tempat asuhan, tempat mencari makan, serta daerah pemijahan berbagai jenis ikan, udang, dan biota lainnya. Itu sebabnya penanaman mangrove untuk rehabilitasi ekosistem yang rusak menjadi sangat penting.

Sementara itu, Ketua Organda Surabaya H Sonhaji Ilahoh juga turut mengapresiasi inisiasi PT Blue Bird, Tbk sebagai perusahaan transportasi yang fokus terhadap lingkungan. Diharapkan langkah ini bisa diikuti perusahaan transportasi lain yang berada di bawah Organda, sebagai bukti kontribusi perusahaan dalam pelestarian lingkungan khususnya di Surabaya.

Editor : Sofyan Cahyono
Berita Terbaru

Target 100 GW dan Bottleneck Energi Surya Indonesia

Hingga hari ini, kapasitas pembangkit listrik tenaga surya (PLTS) di Indonesia baru sedikit melampaui 1 gigawatt (GW).

5 Fakta Anak Angkat dan Pacarnya Bunuh Ayah di Nganjuk, Ada Cinta Tak Direstui

Penyidikan juga mengungkap pembunuhan pria oleh anak angkatnya itu diduga telah dirancang beberapa hari sebelumnya.

Oknum Polisi di Blitar Ditangkap Saat Pesta Narkoba

Polisi masih melakukan pendalaman terkait kasus ini, oknum anggota Polres Blitar Kota sudah dilakukan penahanan.

Wabup Lamongan Harapkan MPLS Jadi Pijakan Menuju Pendidikan Inklusif

MPLS Ramah merupakan pondasi awal bagi peserta didik dalam membangun karakter, semangat belajar, dan kesiapan menghadapi proses pendidikan.

Prabowo Hadiri Panen Raya Tebu di Malang, Ratusan Petugas Jaga Ketat Rute VVIP

Panen raya dipusatkan di lahan tebu kawasan Pangkalan Udara (Lanud) Abdulrachman Saleh, Dusun Krajan, Desa Bunut Wetan, Kecamatan Pakis.

Beraksi di 20 TKP, Pasangan Jambret Asal Malang Ditangkap Polisi Tulungagung

Sasar pedagang yang hendak pergi ke pasar, salah satu korban meninggal dunia usai dijambret tersangka.