Minggu, 14 Jun 2026 01:29 WIB

Mahasiswi Unusa Latih Kader Sehat Wonokromo Bikin Makanan Pendamping ASI

Hima Wirdhan dari Prodi D3 Kebidanan Unusa melatih kader kesehatan asal Wilayah Wonokromo membuat MPASI. (Foto: Kesar for jatimnow.com)
Hima Wirdhan dari Prodi D3 Kebidanan Unusa melatih kader kesehatan asal Wilayah Wonokromo membuat MPASI. (Foto: Kesar for jatimnow.com)

Surabaya – Himpunan Mahasiswa (Hima) Wirdhan dari Prodi D3 Kebidanan Universitas Nahdlatul Ulama Surabaya (Unusa) memberikan pelatihan kepada puluhan kader kesehatan membuat makanan pendamping ASI (MPASI) sebagai salah satu mencegah terjadinya stunting di wilayah Wonokromo, Surabaya.

Sedikitnya 33 peserta terdiri dari Dekan FKK, Kaprodi D3 Kebidanan, 24 kader dari setiap RW di Wonokromo, perwakilan dari kelurahan dan Kepala Puskesmas, Kelurahan Siaga Wonokromo, Ketua PKK Wonokromo dan Bidan Kelurahan Wonokromo mengikuti kegiatan yang digelar di Auditorium kampus B Unusa, Senin (15/8/2022).

Baca Juga: Prakiraan Cuaca Surabaya Hari Ini: Berawan

Dengan mengangkat tema Pengolahan MPASI Rumahan untuk Tumbuh Kembang Anak yang Optimal, pelatihan ini merupakan tidak lanjut dari Hima Wirdhan lolos dalam Program Pemberdayaan Masyarakat Desa (P2MD) yang digelar Kementerian Pendidikan Kebudayaan Riset dan Teknologi (Kemdikbud Ristek) Dikti.

Dekan Fakultas Keperawatan dan Kebidanan (FKK), Khamida , S.Kep.Ns., M.Kep. menjelaskan banyak dari ibu mampu memilih makan-makanan yang sehat, tetapi tidak tahu cara pengolahan makanan tersebut menjadi MPASI rumahan yang sehat.

"Melaui pelatihan ini, ibu-ibu bisa memberikan MPASI yang sehat bagi anak mereka, karena bisa memilih sendiri bahan makanan yang baik untuk anak mereka," terang Khamida.

Sehingga pada pelatihan kali ini ahli gizi dari Unusa Anugra Linda Mutiara S.Gz., M.Kes langsung mengajari cara membuat MPASI rumahan sesuai dengan tekstur usia anak.

Baca Juga: Prakiraan Cuaca Surabaya Hari Ini: Cerah Berawan

Dalam materinya, Linda menjelaskan cara membuat MPASI rumahan dengan bahan yang tidak harus mahal, tapi justru menggunakan bahan makanan yang sering dimakan dan ada di rumah.

"Selain itu juga beberapa alat yang disiapkan agar mempermudah dan membantu para ibu yang bekerja dalam membuat MPASI rumahan dengan cepat dan mudah untuk buah hatinya, yaitu dengan alat slow cooker dan food prosessor/cooper. Sehingga dengan alat ini bisa membantu para ibu dalam mempersiapakn MPASI bagi anak mereka," ungkap Linda.

Sementara itu Dosen Kebidanan Unusa, Esty Puji Rahayu, SST., M.Kes menjelaskan kepada para kader mengenai Pedoman Pemberian Makan pada Anak.

Baca Juga: Prakiraan Cuaca Surabaya Hari Ini: Cerah Berawan

Salah satu anggota Program Pemberdayaan Masyarakat Desa (P2MD) itu juga memperkenalkan kepada para kader tentang kegiatan P2MD dengan program GARASI (Gerai Makanan Pendamping ASI) sebagai upaya menurunkan stunting di Kelurahan Wonokromo.

"Dengan Gerai MPASI ini diharapkan bisa membantu anak-anak mengatasi masalah stunting yang terjadi dikawasan tersebut. Sehingga dengan MPASI yang sehat itu maka perkembangan makan anak bisa dipantau langsung oleh ahlinya,” terang Esty.

Editor : Zaki Zubaidi
Berita Terbaru

Mandi Bareng Teman, Pelajar Sragen Tewas Tenggelam di Bengawan Solo Ngawi

Jasad korban berhasil dievakuasi oleh tim SAR gabungan pada radius sekitar 50 meter dari titik awal ia dilaporkan tenggelam di kawasan Desa Mantingan, Kecamatan Mantingan.

Penyegaran Organisasi, Kasat dan Kapolsek Probolinggo Dimutasi

Kapolres mengajak seluruh jajaran Polres Probolinggo untuk terus menjaga profesionalisme dan menjunjung tinggi nilai-nilai Presisi.

Melawan Saat Ditangkap, Dua Pembobol Toko Bangunan Tulungagung Didor

Pelaku diketahui merupakan komplotan pembobolan toko lintas kota dan provinsi.

Cuaca Akhir Pekan Jatim: 4 Daerah Diminta Waspada Hujan Lebat

Peta peringatan dini ini merepresentasikan nilai akumulasi curah hujan harian paling tinggi dalam skala satu kabupaten atau kota.

Gol Larin Selamatkan Kanada dari Kekalahan Saat Melawan Bosnia-Herzegovina

Tuan rumah Kanada harus puas bermain imbang 1-1 di laga pembukan grup B Piala Dunia 2026.

Imigrasi Surabaya Sebar 400 Akun APOA untuk Awasi Orang Asing

Imigrasi Surabaya memperkuat pengawasan orang asing melalui APOA dengan 400 akun aktif dan melibatkan hotel, kampus, hingga perusahaan.