Minggu, 07 Jun 2026 02:03 WIB

Gus Yani Targetkan Kabupaten Gresik Bebas dari Desa Berkembang Pada 2023

  • Penulis :
  • | Senin, 08 Agu 2022 21:34 WIB
Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani (Gus Yani) dalam acara Lokakarya Jurnalistik (Foto: Yur for jatimnow.com)
Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani (Gus Yani) dalam acara Lokakarya Jurnalistik (Foto: Yur for jatimnow.com)

Gresik - Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani (Gus Yani) menargetkan 21 desa berkembang yang ada di wilayahnya harus naik kelas menjadi desa maju pada Tahun 2023.

"Harapannya 2023, Kabupaten Gresik bisa terbebas dari status desa berkembang yang saat ini tersisa 21 desa menjadi desa maju. Dan bila memungkinkan, Gresik bisa meraih posisi teratas dalam jumlah desa mandiri yang dimiliki secara nasional," terang Gus Yani dalam Lokakarya Jurnalistik yang di Hotel Aston setempat, Senin (8/8/2022).

Baca Juga: Kampung SIBA KLASIK Gresik Terapkan Kurban Minim Sampah

Menurut Gus Yani, pada tahun ini, jumlah desa mandiri di Gresik ada 153. Jumlah itu masih kalah dengan Bojonegoro yang menempati posisi pertama secara nasional. Sedangkan Gresik menempati peringkat kedua.

Gus Yani menambahkan, selanjutnya Pemkab Gresik fokus melakukan pengentasan kemiskinan, khususnya di wilayah desa yang berstatus mandiri.

"Ada satu desa mandiri yang saya jadikan pilot project pengentasan kemiskinan, di mana warganya ke depan tidak lagi menjadi penerima bantuan sosial. Alhamdulillah Kadesnya telah bersepakat untuk mengupayakan warga desanya terbebas dari kemiskinan," sambung dia.

Oleh pemkab, desa itu kini sedang diupayakan mendapatkan hibah lahan seluas 1 hektare.

"Semoga nantinya best practice desa itu dapat ditiru desa lainnya bila sukses mengentaskan kemiskinan," ujar Gus Yani.

Gus Yani menyatakan kebanggaannya karena ada dua kecamatan di wilayahnya yang seluruh desanya berstatus mandiri, yaitu Kecamatan Menganti dengan 22 Desa Mandiri dan Kecamatan Gresik dengan 5 desa mandiri.

Baca Juga: JIIPE Peduli Bagikan Puluhan Hewan Kurban ke Masyarakat Gresik

Sementara Kepala Dinas Pemberdayaan dan Masyarakat Desa Gresik, Abu Hassan menyatakan kesiapannya untuk mewujudkan target itu.

"Target tahun depan agar 21 desa berkembang di Kabupaten Gresik yang berada di 5 kecamatan itu akan dikembangkan dan diberdayakan, sehingga bisa seluruhnya menjadi desa maju semuanya. InsyaAllah target itu bisa diwujudkan pada survei IDM 2023 mendatang," terang Abu Hassan.

Optimisme juga disampaikan Koordinator Tenaga Ahli Pemberdayaan Masyarakat (TA PM) Kabupaten Gresik, Bakron Hadi.

Katanya, Tim Tenaga Pendamping Profesional (TPP) di Gresik yang berjumlah 130 orang akan secara serius mendampingi desa-desa, khususnya 21 desa berkembang, agar pada 2023 bisa naik status menjadi desa maju sesuai target Gus Yani.

Baca Juga: BPJS Ketenagakerjaan dan Kementerian Koperasi Jalin Kerjasama Jaminan Sosial

"Termasuk membawa kabupatennya ini menjadi yang teratas dalam jumlah desa mandiri se Indonesia," jelas Bakron.

Menurut Bakron, Gresik punya 153 desa mandiri, 156 desa maju serta 21 desa berkembang. Seperti di Pulau Bawean yang memiliki 13 desa berkembang, terbagi atas 8 desa di Kecamatan Sangkapura, 5 desa di Kecamatan Tambak.

"Yang didaratan ada di Kecamatan Benjeng berjumlah 6 desa, dan sisanya 2 desa terbagi masing-masing desa di Kecamatan Cerme dan Kedamean," tandasnya.

Editor : Redaksi
Berita Terbaru

Tuai Polemik, Komisi III DPRD Kota Probolinggo Sidak Proyek Swalayan Jalan Cokro

Komisi III telah melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke lokasi untuk memastikan kelengkapan izin proyek di atas lahan seluas 1,3 hektare tersebut.

Update Kepulangan Haji 2026: 7.581 Jemaah Tiba via Debarkasi Surabaya

Update kepulangan haji 2026 Debarkasi Surabaya: 7.581 jemaah dari 20 kloter tiba di Tanah Air. 2 jemaah asal Malang wafat, 3 lainnya dirawat di RS Arab Saudi.

Peringatan Hari Lanjut Usia Nasional di Jember, Lansia Tangguh Indonesia Tumbuh

Pengalaman dan kebijaksanaan yang dimiliki para lansia merupakan fondasi penting dalam pembangunan bangsa.

Plt Bupati Tulungagung Ajak Masyarakat Lakukan Pemilahan Sampah Dari Sumber

Peringatan Hari Lingkungan Hidup Sedunia Tahun 2026, Pemkab Tulungagung gelar deklarasi gerakan pemilahan dan pengolahan sampah dari sumber.

Hari Lingkungan Hidup Sedunia, Pakar Ingatkan Ancaman Krisis Energi

Pakar lingkungan soroti krisis energi, penumpukan sampah, hingga bahaya mikropolutan di momen Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2026.

Peringati Hari Pers Nasional, PWI Tulungagung Siapkan Literasi Media

Pemerintah Kabupaten Tulungagung menyampaikan apresiasi atas dedikasi insan pers yang selama ini menjadi mitra strategis dalam menyampaikan informasi kepada masyarakat.