Rabu, 22 Jul 2026 16:03 WIB

Petani di Banyuwangi Keluhkan Pupuk Bersubsidi Langka

Suraji menunjukan tanaman jagung di lahan persawahan di Desa Sumberasri, kecamatan Purwoharjo.(Foto: Rony Subhan)
Suraji menunjukan tanaman jagung di lahan persawahan di Desa Sumberasri, kecamatan Purwoharjo.(Foto: Rony Subhan)

Banyuwangi - Pupuk bersubsidi menjadi barang langka di Kabupaten Banyuwangi. Stok di toko-toko pertanian pun sudah tidak ada. Kondisi tersebut dikeluhkan sejumlah petani.

Seperti halnya diungkapkan Suraji (54), petani asal Desa Sumberasri, Kecamatan Purwoharjo, Kabupaten Banyuwangi. Menurutnya, tidak ada satu pun toko pertanian di wilayahnya yang menjual pupuk bersubsidi.

Baca Juga: BNI Terapkan Pengawasan Berlapis untuk Penyaluran KUR

“Di tempat kami tidak satu pun pupuk bersubsidi ada ditoko pertanian. Saya kebingungan mas, karena yang nonsubsidi di sini juga tidak ada,” keluh Suraji, Sabtu (6/8/2022).

Musim tanam kali ini, petani di Desa Sumberasri kebanyakan menanam hortikultura. Sedangkan Suraji memilih menanam jagung. Ia pernah mencoba dengan pupuk lain. Namun pertumbuhan pohon jagungnya kurang maksimal.

“Mulai awal tanaman jagung ini tidak pakai pupuk karena sulit didapat. Kalau terus begini saya bisa gagal panen,” ungkapnya.

Baca Juga: PTPN I Jelaskan Kronologi Penanganan Kebakaran di Kebun Kampe Banyuwangi

Petani di desa lain juga mengeluhkan hal sama. Hingga akhirnya, sejumlah petani terpaksa membeli pupuk nonsubsidi.

Sementara itu, YD salah satu penilik kios mengaku bahwa semua jenis pupuk bersubsidi sejak Juli tidak pernah ada kiriman dari suplier.

“Selama Juli pupuk bersubsidi telat. Belum ada kiriman dari suplier,” jelasnya.

Baca Juga: Tinjau Gudang di Lamongan, Pupuk Indonesia Pastikan Serapan dan Stok Aman

Kepala Dinas Pertanian dan Pangan Banyuwangi M Khoiri saat dihubungi melalui sambungan selular menjawab singkat melalui aplikasi WhatsApp. Bahwa saat ini dirinya terkonfirmasi Covid-19.

“Mohon maaf saat ini saya masih isolasi terkonfirmasi Covid-19. Nanti ami jawab, tunggu,” terangnya.

Editor : Sofyan Cahyono
Berita Terbaru

Target 100 GW dan Bottleneck Energi Surya Indonesia

Hingga hari ini, kapasitas pembangkit listrik tenaga surya (PLTS) di Indonesia baru sedikit melampaui 1 gigawatt (GW).

5 Fakta Anak Angkat dan Pacarnya Bunuh Ayah di Nganjuk, Ada Cinta Tak Direstui

Penyidikan juga mengungkap pembunuhan pria oleh anak angkatnya itu diduga telah dirancang beberapa hari sebelumnya.

Oknum Polisi di Blitar Ditangkap Saat Pesta Narkoba

Polisi masih melakukan pendalaman terkait kasus ini, oknum anggota Polres Blitar Kota sudah dilakukan penahanan.

Wabup Lamongan Harapkan MPLS Jadi Pijakan Menuju Pendidikan Inklusif

MPLS Ramah merupakan pondasi awal bagi peserta didik dalam membangun karakter, semangat belajar, dan kesiapan menghadapi proses pendidikan.

Prabowo Hadiri Panen Raya Tebu di Malang, Ratusan Petugas Jaga Ketat Rute VVIP

Panen raya dipusatkan di lahan tebu kawasan Pangkalan Udara (Lanud) Abdulrachman Saleh, Dusun Krajan, Desa Bunut Wetan, Kecamatan Pakis.

Beraksi di 20 TKP, Pasangan Jambret Asal Malang Ditangkap Polisi Tulungagung

Sasar pedagang yang hendak pergi ke pasar, salah satu korban meninggal dunia usai dijambret tersangka.