Minggu, 07 Jun 2026 03:47 WIB

Petani di Banyuwangi Keluhkan Pupuk Bersubsidi Langka

Suraji menunjukan tanaman jagung di lahan persawahan di Desa Sumberasri, kecamatan Purwoharjo.(Foto: Rony Subhan)
Suraji menunjukan tanaman jagung di lahan persawahan di Desa Sumberasri, kecamatan Purwoharjo.(Foto: Rony Subhan)

Banyuwangi - Pupuk bersubsidi menjadi barang langka di Kabupaten Banyuwangi. Stok di toko-toko pertanian pun sudah tidak ada. Kondisi tersebut dikeluhkan sejumlah petani.

Seperti halnya diungkapkan Suraji (54), petani asal Desa Sumberasri, Kecamatan Purwoharjo, Kabupaten Banyuwangi. Menurutnya, tidak ada satu pun toko pertanian di wilayahnya yang menjual pupuk bersubsidi.

Baca Juga: Rakyat Desa Memang Tidak Memegang Dollar, Tetapi Tetap Menanggung Dampaknya

“Di tempat kami tidak satu pun pupuk bersubsidi ada ditoko pertanian. Saya kebingungan mas, karena yang nonsubsidi di sini juga tidak ada,” keluh Suraji, Sabtu (6/8/2022).

Musim tanam kali ini, petani di Desa Sumberasri kebanyakan menanam hortikultura. Sedangkan Suraji memilih menanam jagung. Ia pernah mencoba dengan pupuk lain. Namun pertumbuhan pohon jagungnya kurang maksimal.

“Mulai awal tanaman jagung ini tidak pakai pupuk karena sulit didapat. Kalau terus begini saya bisa gagal panen,” ungkapnya.

Baca Juga: Pemkot Kediri Pastikan Stok Pupuk Subsidi Aman dan Harga Sesuai HET

Petani di desa lain juga mengeluhkan hal sama. Hingga akhirnya, sejumlah petani terpaksa membeli pupuk nonsubsidi.

Sementara itu, YD salah satu penilik kios mengaku bahwa semua jenis pupuk bersubsidi sejak Juli tidak pernah ada kiriman dari suplier.

“Selama Juli pupuk bersubsidi telat. Belum ada kiriman dari suplier,” jelasnya.

Baca Juga: Alokasi Pupuk Sektor Perikanan Lamongan Tembus 52.278 Ton, Tertinggi di Jatim

Kepala Dinas Pertanian dan Pangan Banyuwangi M Khoiri saat dihubungi melalui sambungan selular menjawab singkat melalui aplikasi WhatsApp. Bahwa saat ini dirinya terkonfirmasi Covid-19.

“Mohon maaf saat ini saya masih isolasi terkonfirmasi Covid-19. Nanti ami jawab, tunggu,” terangnya.

Editor : Sofyan Cahyono
Berita Terbaru

Tuai Polemik, Komisi III DPRD Kota Probolinggo Sidak Proyek Swalayan Jalan Cokro

Komisi III telah melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke lokasi untuk memastikan kelengkapan izin proyek di atas lahan seluas 1,3 hektare tersebut.

Update Kepulangan Haji 2026: 7.581 Jemaah Tiba via Debarkasi Surabaya

Update kepulangan haji 2026 Debarkasi Surabaya: 7.581 jemaah dari 20 kloter tiba di Tanah Air. 2 jemaah asal Malang wafat, 3 lainnya dirawat di RS Arab Saudi.

Peringatan Hari Lanjut Usia Nasional di Jember, Lansia Tangguh Indonesia Tumbuh

Pengalaman dan kebijaksanaan yang dimiliki para lansia merupakan fondasi penting dalam pembangunan bangsa.

Plt Bupati Tulungagung Ajak Masyarakat Lakukan Pemilahan Sampah Dari Sumber

Peringatan Hari Lingkungan Hidup Sedunia Tahun 2026, Pemkab Tulungagung gelar deklarasi gerakan pemilahan dan pengolahan sampah dari sumber.

Hari Lingkungan Hidup Sedunia, Pakar Ingatkan Ancaman Krisis Energi

Pakar lingkungan soroti krisis energi, penumpukan sampah, hingga bahaya mikropolutan di momen Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2026.

Peringati Hari Pers Nasional, PWI Tulungagung Siapkan Literasi Media

Pemerintah Kabupaten Tulungagung menyampaikan apresiasi atas dedikasi insan pers yang selama ini menjadi mitra strategis dalam menyampaikan informasi kepada masyarakat.