Petani di Banyuwangi Keluhkan Pupuk Bersubsidi Langka
- Penulis : Rony Subhan
- | Sabtu, 06 Agu 2022 11:59 WIB
Banyuwangi - Pupuk bersubsidi menjadi barang langka di Kabupaten Banyuwangi. Stok di toko-toko pertanian pun sudah tidak ada. Kondisi tersebut dikeluhkan sejumlah petani.
Seperti halnya diungkapkan Suraji (54), petani asal Desa Sumberasri, Kecamatan Purwoharjo, Kabupaten Banyuwangi. Menurutnya, tidak ada satu pun toko pertanian di wilayahnya yang menjual pupuk bersubsidi.
Baca Juga: BNI Terapkan Pengawasan Berlapis untuk Penyaluran KUR
“Di tempat kami tidak satu pun pupuk bersubsidi ada ditoko pertanian. Saya kebingungan mas, karena yang nonsubsidi di sini juga tidak ada,” keluh Suraji, Sabtu (6/8/2022).
Musim tanam kali ini, petani di Desa Sumberasri kebanyakan menanam hortikultura. Sedangkan Suraji memilih menanam jagung. Ia pernah mencoba dengan pupuk lain. Namun pertumbuhan pohon jagungnya kurang maksimal.
“Mulai awal tanaman jagung ini tidak pakai pupuk karena sulit didapat. Kalau terus begini saya bisa gagal panen,” ungkapnya.
Baca Juga: PTPN I Jelaskan Kronologi Penanganan Kebakaran di Kebun Kampe Banyuwangi
Petani di desa lain juga mengeluhkan hal sama. Hingga akhirnya, sejumlah petani terpaksa membeli pupuk nonsubsidi.
Sementara itu, YD salah satu penilik kios mengaku bahwa semua jenis pupuk bersubsidi sejak Juli tidak pernah ada kiriman dari suplier.
“Selama Juli pupuk bersubsidi telat. Belum ada kiriman dari suplier,” jelasnya.
Baca Juga: Tinjau Gudang di Lamongan, Pupuk Indonesia Pastikan Serapan dan Stok Aman
Kepala Dinas Pertanian dan Pangan Banyuwangi M Khoiri saat dihubungi melalui sambungan selular menjawab singkat melalui aplikasi WhatsApp. Bahwa saat ini dirinya terkonfirmasi Covid-19.
“Mohon maaf saat ini saya masih isolasi terkonfirmasi Covid-19. Nanti ami jawab, tunggu,” terangnya.
Editor : Sofyan CahyonoURL : https://jatimnow.id/baca-48384-petani-di-banyuwangi-keluhkan-pupuk-bersubsidi-langka