Minggu, 07 Jun 2026 06:28 WIB

Mengenal Naura Salsabila Rahmansyah, Desainer Cilik asal Pamekasan

Desainer cilik Naura Salsabila Rahmansyah dalam sebuah fashion show. (Foto: Yenny Melinda for jatimnow.com)
Desainer cilik Naura Salsabila Rahmansyah dalam sebuah fashion show. (Foto: Yenny Melinda for jatimnow.com)

Pamekasan - Naura Salsabila Rahmansyah memiliki kelebihan diantara anak sebayanya. Salah satunya, ia mampu mendesain model pakaian hingga menjadi peserta International Kids Fashion Festive di Surabaya beberapa waktu lalu, Jumat (29/07/2022). 

Naura saat ini masih berusia sembilan tahun dan duduk di kelas 4 sekolah fasar (SD). Dia tinggal bersama orang tuanya di Jalan Veteran Muda, Kelurahan Barurambat, Pamekasan. 

Baca Juga: Belanja Hermes Serasa Pesan Burger, Cek Store Baru Fashion Forth

Dia mulai pandai menggambar sejak kecil. Sejak usia 7 tahun mulai lebih serius dalam bidang modeling. Sehingga, memasuki usia 8 tahun dia mulai lebih fokus pada desain busana fashion. Sehingga, sampai saat ini sebanyak 11 busana andalan yang berhasil ditampilkan dalam berbagai event ajang bergengsi. 

"Bakat ini memang sejak kecil pintar menggambar. Ia memadukan bakatnya dengan busana fashion setelah sempat menggeluti dunia modeling," ungkap Yenny Melinda ibu kandung Naura. 

Tangan terampil Naura tidak lepas dari peran ibu kandungnya. Setiap mendesain busana, dia mendiskusikan hasil karyanya. Selain otodidak, Naura banyak belajar mendesain pakaian dengan baik melalui media sosial. Seperti YouTube Pinterest, dan juga melihat tren fashion di Instagram. 

Kendati demikian, Yenny Melinda mengaku heran, anaknya yang masih seusia itu pikirannya sudah penuh kreatifitas. Meski, busana modern yang dipelajari, namun dalam setiap karya, Naura tidak meningggalkan ciri khas kearifan lokal. 

"Pamekasan juga dikenal dengan kota batik. Sebagian besar karya Naura tidak lepas dari batik tulis khas daerah," ungkapnya. 

Naura mendapatkan dukungan penuh dari keluarga. Selama ini, dia dibiarkan mengembangkan bakatnya tanpa paksaan ataupun larangan. Sehingga, dalam mendesain, emosi dan pikiran sudah menyatu pada Naura. 

Selama ini, tidak sedikit yang menyukai karya-karya Naura. Pada setiap kegiatan, ia selalu menampilkan hasil karyanya sendiri. Tak ayal jika sering diajak kolaborasi oleh sejumlah desainer kondang, seperti desainer dari Malang. 

Baca Juga: Ratusan Santri Pamekasan Semringah Terima Mushaf Al-Qur'an Baru

"Jika dia fokus sehari mampu merancang empat busana. Dan, kami sebagai keluarga sangat mendukung selama masih positif," katanya. 

Sedikitnya ada 11 desain fashion andalan karya Naura diantara puluhan rancangan busana lainnya. Pakaian itu sering diperagakan pada sejumlah ajang bergengsi. Salah satunya International Kids Fashion Festive di Main Atrium Grand City Mall Surabaya.

Pada ajang ini, Naura adalah desainer termuda. Pada momentum ini, Naura menampilkan bahan batik tulis didesain menjadi gaun pesta. Selain itu, ia juga memeragakan, Flawless Glow, Office Look, Korean Style dan Boba Sales.

"Anak saya mendapatkan dukungan luar biasa saat tampil karena paling kecil dan paling muda. Sebab, desainer lainnya rata-rata sudah berusia dewasa," katanya. 

Baca Juga: Fashion Rebel Mewah Ku-Semai Jadi Magnet Baru di Surabaya Fashion Parade 2025

Pada ajang International Kids Fashion Festive, busana Naura dipakai 28 model. Mulai dari usia anak-anak, eemaja dan dewasa. Bahkan, pada hari pertama desainnya dipakai lima desainer, dan hari kedua dipakai oleh 10 desainer. 

Kegiatan itu diikuti oleh para desainer senior se-Indonesia. Termasuk 300 desainer anak-anak. Dan, Naura menjadi perhatian khusus bagi para desainer lain. 

Selain fokus mendesain, ternyata Naura juga menjual hasil karyanya. Puluhan karya busana rancangan Naura sudah banyak terjual di toko online. Dia menjual. Harga baju mulai dari harga Rp125 ribu sampai Rp1 juta.

"Saat acara fashion show di Main Atrium Grand City Mall Surabaya, busana batik pesta buatan Naura laku dengan harga Rp1 juta. Bahkan, busana Naura ada yang disewa oleh Putri Cilik Indonesia yang kabarnya akan dipakai di acara fashion show Mr TeenTeen," ungkapnya.

Editor : Zaki Zubaidi
Berita Terbaru

Akhir Pekan Cuaca di Surabaya Cerah, tapi Waspada Panas yang Menyengat

Tidak terlihat adanya potensi hujan yang signifikan sepanjang hari. Cuaca mendukung berbagai aktivitas masyarakat, khususnya aktivitas di luar ruangan.

Tuai Polemik, Komisi III DPRD Kota Probolinggo Sidak Proyek Swalayan Jalan Cokro

Komisi III telah melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke lokasi untuk memastikan kelengkapan izin proyek di atas lahan seluas 1,3 hektare tersebut.

Update Kepulangan Haji 2026: 7.581 Jemaah Tiba via Debarkasi Surabaya

Update kepulangan haji 2026 Debarkasi Surabaya: 7.581 jemaah dari 20 kloter tiba di Tanah Air. 2 jemaah asal Malang wafat, 3 lainnya dirawat di RS Arab Saudi.

Peringatan Hari Lanjut Usia Nasional di Jember, Lansia Tangguh Indonesia Tumbuh

Pengalaman dan kebijaksanaan yang dimiliki para lansia merupakan fondasi penting dalam pembangunan bangsa.

Plt Bupati Tulungagung Ajak Masyarakat Lakukan Pemilahan Sampah Dari Sumber

Peringatan Hari Lingkungan Hidup Sedunia Tahun 2026, Pemkab Tulungagung gelar deklarasi gerakan pemilahan dan pengolahan sampah dari sumber.

Hari Lingkungan Hidup Sedunia, Pakar Ingatkan Ancaman Krisis Energi

Pakar lingkungan soroti krisis energi, penumpukan sampah, hingga bahaya mikropolutan di momen Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2026.