Kamis, 11 Jun 2026 03:55 WIB

Orator Video Pengurus Organisasi Shiddiqiyyah Diperiksa Polisi

Gedung Satreskrim Polres Jombang. (Foto: Elok Aprianto/jatimnow.com)
Gedung Satreskrim Polres Jombang. (Foto: Elok Aprianto/jatimnow.com)

Jombang - Orator dalam video yang berisi ajakan pada jemaah Organisasi Shiddiqiyyah (Orshid), Edi Setiawan, menjalani pemeriksaan di Satreskrim Polres Jombang, Rabu (13/7/2022) siang.

Kasat Reskrim Polres Jombang, AKP Giadi Nugraha menjelaskan, hari ini pemeriksaan terhadap orator tengah dilakukan.

Baca Juga: Besut Mudik ke Jombang, Mencari Roh Dialektika di Tanah Para Pemikir

"Iya hari ini pemeriksaan sedang berlangsung," ungkap Giadi, saat dihubungi melalui pesan singkat.

Giadi menyebut sudah melakukan koordinasi dengan ahli bahasa untuk menemukan unsur pidana dalam video viral tersebut.

"Kita sudah lakukan koordinasi dengan ahli bahasa," tegasnya.

Baca Juga: Potret Travesti Ludruk, Simbol Perlawanan yang Hadir di Pameran Foto Jombang

Untuk diketahui, Edi Setiawan yang merupakan orator dalam video viral tersebut merupakan pengurus Orshid. Video berdurasi 2 menit 5 detik itu berisi orasi ajakan pada jemaah bila sewaktu-sewaktu dipanggil lagi oleh Shiddiqiyyah. Orasi disampaikan di hadapan 318 murid dan simpatisan Mas Bechi.

"Beberapa kawan di pesantren di sana melihat bahwa teman-teman (murid dan simpatisan Mas Bechi) dalam kondisi yang lemas, loyo mengingat dua hari satu malam di Polres, sehingga para pengurus berinisiatif membangkitkan semangatnya, menguatkan mentalnya, mengibaratkan teman-teman para santri, para murid ibarat pulang dari perang badar," terang Joko Herrwanto, Ketua Umum DPP Orsid pada sejumlah jurnalis, di Hotel Yusro, Selasa (12/7/2022).

"Di ujung orasinya ada pertanyaan apakah siap untuk berperang, disambut jawaban siap oleh para murid dan santri," bebernya.

Baca Juga: Jombang Terancam Krisis Mikroplastik, Limbah Domestik Jadi Biang Kerok

Setelah video tersebut viral, Joko menyebut bahwa orator sudah melakukan klarifikasi dan permintaan maaf pada semua pihak, baik secara tertulis maupun lisan.

"Bahwa yang dimaksud adalah setelah pulang dari perang badar dalam kondisi yang lemah, selanjutnya para santri dan murid diharapkan bersiap untuk perang yang lebih besar yakni perang melawan hawa nafsu, itu yang dimaksud," tegasnya.

Editor : Arina Pramudita
Berita Terbaru

Optimalkan Produksi Pertanian, Bupati Jember Dorong Petani Muda Masuk Kepengurusan Poktan

Bupati Jember meminta Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura, dan Perkebunan (TPHP) segera berkoordinasi dengan para camat, Gapoktan, dan Poktan untuk menambah keterlibatan generasi muda dalam organisasi petani.

AstraPay Perkuat Digitalisasi UMKM, Dukung Percepatan QRIS Nasional

AstraPay memperkuat digitalisasi UMKM melalui edukasi, QRIS, dan literasi keuangan. Hingga kini telah melayani 17,5 juta pengguna di Indonesia

Savyavasa Mulai Serah Terima Unit, Tandai Babak Baru Hunian Premium Jakarta

Savyavasa mulai serah terima unit kepada penghuni. Apartemen premium di Dharmawangsa ini mencatat penjualan kuat dan minat sewa yang tinggi

MRAN 2026, Bentuk Kepedulian dan Solidaritas Bagi ODHA di Tulungagung

Renungan ini menjadi momen menumbuhkan harapan menghapus stigma dan mengenang ODHA yang sudah meninggal.

BRI Unit Benowo Surabaya Pindah Kantor Mulai 15 Juni, Cek Lokasi Barunya

PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk memindahkan operasional BRI Unit Benowo Surabaya ke Jalan Raya Pakal per 15 Juni 2026. Cek detail lokasinya.

Menelusuri Jejak Legenda di Balik Danau Ronggojalu Probolinggo

Danau Ronggojalu dapat diakses dengan mudah, hanya memerlukan waktu tempuh sekitar 30 menit dari pusat Kota Probolinggo.