Rabu, 22 Jul 2026 12:49 WIB

Mencicipi Bebek Goreng Kendil Masakan Mantan Teroris di Lamongan

Menu makanan andalan RM Bebek dan Ayam Goreng Kendil yang dimasak eks napiter di Lamongan.(Foto: Adyad Ammy Iffansah/jatimnow.com)
Menu makanan andalan RM Bebek dan Ayam Goreng Kendil yang dimasak eks napiter di Lamongan.(Foto: Adyad Ammy Iffansah/jatimnow.com)

Lamongan - Pernahkan Anda mencicipi masakan eks narapidana (napi) teroris? Pengalaman tersebut bisa Anda rasakan saat berkunjung ke Kabupaten Lamongan. Tepatnya di Rumah Makan Bebek Goreng dan Ayam Kendil, Jalan Deandles, Kecamatan Paciran, Lamongan. Proses masak di rumah makan itu melibatkan eks napi teroris gerbong Amrozi.

Rumah makan yang baru berdiri sehari itu langsung menyedot perhatian khalayak. Khususnya sejumlah pejabat Polri yang mengapresiasi gerakan pemberdayaan eks napi teroris.

Baca Juga: Wabup Lamongan Harapkan MPLS Jadi Pijakan Menuju Pendidikan Inklusif

Di bawah naungan Yayasan Lingkar Perdamaian (YLP), Rumah Makan Bebek Goreng dan Ayam Kendil mempekerjakan para kombatan dan eks napiter yang telah dibina. Yayasan tersebut digawangi Ali Fauzi, adik kandung terpidana mati kasus mom Bali Almarhum Amrozi.

"Ini bagian dari pemberdayaan juga kepada para eks napi teroris. Ada beberapa juga yang kami jadikan sebagai supplier pengadaan bebek dan ayam," ungkap Ali Fauzi kepada wartawan, Senin (4/7/2022).

Baca Juga: Diduga Karena Korsleting Listrik, Kantor LSM di Lamongan Terbakar

Gebrakan yang dilakukan YLP sudah resmi mempunyai badan usaha. Namanya CV Merah Putih Bina Mandiri.

"Harapan saya, ini bisa ditiru eks napiter yang lain di Jatim, Jateng maupun di Jabar. Harus cepat move on, jangan terus-menerus radikal, jangan terus-menerus jadi teroris," pesan Ali Fauzi.

Baca Juga: Stok Ketersediaan Sapi di Lamongan Menurun, Harga Daging Mengalami Kenaikan

Dengan spirit perubahan, Fauzi ingin membuktikan bahwa para eks napiter maupun kombatan bisa berkembang ke arah lebih positif.

"Jadi kami harus berusaha berwirausaha untuk bisa berbaur dengan masyarakat, bisa berbisnis dan bisa menghidupi keluarga" paparnya.

Editor : Sofyan Cahyono
Berita Terbaru

Target 100 GW dan Bottleneck Energi Surya Indonesia

Hingga hari ini, kapasitas pembangkit listrik tenaga surya (PLTS) di Indonesia baru sedikit melampaui 1 gigawatt (GW).

5 Fakta Anak Angkat dan Pacarnya Bunuh Ayah di Nganjuk, Ada Cinta Tak Direstui

Penyidikan juga mengungkap pembunuhan pria oleh anak angkatnya itu diduga telah dirancang beberapa hari sebelumnya.

Oknum Polisi di Blitar Ditangkap Saat Pesta Narkoba

Polisi masih melakukan pendalaman terkait kasus ini, oknum anggota Polres Blitar Kota sudah dilakukan penahanan.

Prabowo Hadiri Panen Raya Tebu di Malang, Ratusan Petugas Jaga Ketat Rute VVIP

Panen raya dipusatkan di lahan tebu kawasan Pangkalan Udara (Lanud) Abdulrachman Saleh, Dusun Krajan, Desa Bunut Wetan, Kecamatan Pakis.

Beraksi di 20 TKP, Pasangan Jambret Asal Malang Ditangkap Polisi Tulungagung

Sasar pedagang yang hendak pergi ke pasar, salah satu korban meninggal dunia usai dijambret tersangka.

Panitia Muktamar NU Mulai Susun Cetak Biru Persiapan di Tambakberas Jombang

Panitia Muktamar Ke-35 NU mulai menyusun blueprint persiapan dari akomodasi, lokasi sidang hingga pengamanan di Tambakberas, Jombang.