Jumat, 12 Jun 2026 21:54 WIB

Digugat Cerai, Suami di Malang Tusuk Istri dan Anaknya Bertubi-tubi

Kondisi LU saat menjalani perawatan.(Foto: Polsek Wagir)
Kondisi LU saat menjalani perawatan.(Foto: Polsek Wagir)

Malang - Nasib nahas dialami LU (39), warga Dusun Lemah Duwur, Desa Sitirejo, Kecamatan Wagir, Kabupaten Malang. Ia harus dirawat intensif karena menjadi korban penusukan suaminya sendiri BFY (41). Korban mengalami luka tusukan sebanyak 9 kali setelah menggugat cerai suaminya.

Tak hanya LU, anak sulung korban dan pelaku berinisial IF (21) juga mengalami luka tusukan di perut. Tapi ia tidak mengalami luka serius dan sudah mendapatkan jahitan.

Baca Juga: Pendaki Ilegal Gunung Semeru Berhasil Dievakuasi, Pengelola Jatuhi Sanksi

"Luka tusukan ibu saya ada sembilan. Di antaranya di punggung, perut, dan lengan. Kalau saya kena di perut, tapi sudah dijahit di Puskesmas Wagir. Sementara adik saya dugaannya dicekik," beber perempuan 21 tahun itu saat dikonfirmasi, Jumat (01/07/2022).

Kepada jatimnow.com, IF menceritakan penyebab ibunya meminta cerai. Menurutnya, sang ayah tidak bekerja. Namun memiliki hobi berjudi dan membeli narkoba.

"Jadi ayah sering meminta uang sama ibu dan saya untuk membeli narkoba atau berjudi. Karena itu, ibu jadi geram dan minta cerai. Sejak saat itu, ayah sering mengancam akan membunuh. Selama 3 bulan ancaman itu terus diberikan," sambungnya.

Baca Juga: Diduga Menjadi Korban Penganiayaan, Ajudan Wakapolres Blitar Alami Hidung Patah

Karena takut dengan ancaman itu, LU dan ketiga anaknya memutuskan pergi dari rumah. Keempatnya langsung mengungsi di rumah orang tua LU.

Lalu pada Selasa (28/06/2022), BFY datang ke rumah orang tua LU. Saat itu, LU sedang mandi. Ketika keluar dari kamar mandi, ketegangan terjadi antara keduanya.

"Adik saya langsung berteriak karena takut, langsung dicekik ayah saya. Saya juga berteriak dan mendapat luka tusukan di perut. Setelah itu ibu saya juga ditusuk sembilan kali. Lalu ayah saya pergi begitu saja dan tidak tahu di mana keberadaannya sampai sekarang," tambahnya.

Baca Juga: Lewati Jalur Ilegal, Pendaki Gunung Semeru Dilaporkan Jatuh ke Jurang

Kasus ini sudah dilaporkan kepada Polsek Wagir. Kini, BFY masih dalam pengejaran. Sementara korban LU samapai saat ini masih dalam perawatan intensif di rumah sakit.

"Korban atas nama LU masih dalam perawatan di rumah sakit. Sementara pelaku masih dalam pengejaran, karena melakukan tindak kekerasan KDRT dan akan ditangani juga oleh Unit Perlindungan Perempuan dan Anak Polres Malang," ujar Kapsek Wagir AKP Fajar Rianu.

Editor : Sofyan Cahyono
Berita Terbaru

Optimalkan Produksi Pertanian, Bupati Jember Dorong Petani Muda Masuk Kepengurusan Poktan

Bupati Jember meminta Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura, dan Perkebunan (TPHP) segera berkoordinasi dengan para camat, Gapoktan, dan Poktan untuk menambah keterlibatan generasi muda dalam organisasi petani.

AstraPay Perkuat Digitalisasi UMKM, Dukung Percepatan QRIS Nasional

AstraPay memperkuat digitalisasi UMKM melalui edukasi, QRIS, dan literasi keuangan. Hingga kini telah melayani 17,5 juta pengguna di Indonesia

Savyavasa Mulai Serah Terima Unit, Tandai Babak Baru Hunian Premium Jakarta

Savyavasa mulai serah terima unit kepada penghuni. Apartemen premium di Dharmawangsa ini mencatat penjualan kuat dan minat sewa yang tinggi

MRAN 2026, Bentuk Kepedulian dan Solidaritas Bagi ODHA di Tulungagung

Renungan ini menjadi momen menumbuhkan harapan menghapus stigma dan mengenang ODHA yang sudah meninggal.

BRI Unit Benowo Surabaya Pindah Kantor Mulai 15 Juni, Cek Lokasi Barunya

PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk memindahkan operasional BRI Unit Benowo Surabaya ke Jalan Raya Pakal per 15 Juni 2026. Cek detail lokasinya.

Menelusuri Jejak Legenda di Balik Danau Ronggojalu Probolinggo

Danau Ronggojalu dapat diakses dengan mudah, hanya memerlukan waktu tempuh sekitar 30 menit dari pusat Kota Probolinggo.