Selasa, 28 Jul 2026 02:42 WIB

Digugat Cerai, Suami di Malang Tusuk Istri dan Anaknya Bertubi-tubi

Kondisi LU saat menjalani perawatan.(Foto: Polsek Wagir)
Kondisi LU saat menjalani perawatan.(Foto: Polsek Wagir)

Malang - Nasib nahas dialami LU (39), warga Dusun Lemah Duwur, Desa Sitirejo, Kecamatan Wagir, Kabupaten Malang. Ia harus dirawat intensif karena menjadi korban penusukan suaminya sendiri BFY (41). Korban mengalami luka tusukan sebanyak 9 kali setelah menggugat cerai suaminya.

Tak hanya LU, anak sulung korban dan pelaku berinisial IF (21) juga mengalami luka tusukan di perut. Tapi ia tidak mengalami luka serius dan sudah mendapatkan jahitan.

Baca Juga: Prabowo Hadiri Panen Raya Tebu di Malang, Ratusan Petugas Jaga Ketat Rute VVIP

"Luka tusukan ibu saya ada sembilan. Di antaranya di punggung, perut, dan lengan. Kalau saya kena di perut, tapi sudah dijahit di Puskesmas Wagir. Sementara adik saya dugaannya dicekik," beber perempuan 21 tahun itu saat dikonfirmasi, Jumat (01/07/2022).

Kepada jatimnow.com, IF menceritakan penyebab ibunya meminta cerai. Menurutnya, sang ayah tidak bekerja. Namun memiliki hobi berjudi dan membeli narkoba.

"Jadi ayah sering meminta uang sama ibu dan saya untuk membeli narkoba atau berjudi. Karena itu, ibu jadi geram dan minta cerai. Sejak saat itu, ayah sering mengancam akan membunuh. Selama 3 bulan ancaman itu terus diberikan," sambungnya.

Baca Juga: Bapak dan Anak Pengasuh Ponpes di Malang Ditangkap, Diduga Lecehkan Santriwati

Karena takut dengan ancaman itu, LU dan ketiga anaknya memutuskan pergi dari rumah. Keempatnya langsung mengungsi di rumah orang tua LU.

Lalu pada Selasa (28/06/2022), BFY datang ke rumah orang tua LU. Saat itu, LU sedang mandi. Ketika keluar dari kamar mandi, ketegangan terjadi antara keduanya.

"Adik saya langsung berteriak karena takut, langsung dicekik ayah saya. Saya juga berteriak dan mendapat luka tusukan di perut. Setelah itu ibu saya juga ditusuk sembilan kali. Lalu ayah saya pergi begitu saja dan tidak tahu di mana keberadaannya sampai sekarang," tambahnya.

Baca Juga: Pemandangan Alam dan Ragam Trek Jadi Daya Tarik Selorejo Run Challenge Malang

Kasus ini sudah dilaporkan kepada Polsek Wagir. Kini, BFY masih dalam pengejaran. Sementara korban LU samapai saat ini masih dalam perawatan intensif di rumah sakit.

"Korban atas nama LU masih dalam perawatan di rumah sakit. Sementara pelaku masih dalam pengejaran, karena melakukan tindak kekerasan KDRT dan akan ditangani juga oleh Unit Perlindungan Perempuan dan Anak Polres Malang," ujar Kapsek Wagir AKP Fajar Rianu.

Editor : Sofyan Cahyono
Berita Terbaru

Target 100 GW dan Bottleneck Energi Surya Indonesia

Hingga hari ini, kapasitas pembangkit listrik tenaga surya (PLTS) di Indonesia baru sedikit melampaui 1 gigawatt (GW).

5 Fakta Anak Angkat dan Pacarnya Bunuh Ayah di Nganjuk, Ada Cinta Tak Direstui

Penyidikan juga mengungkap pembunuhan pria oleh anak angkatnya itu diduga telah dirancang beberapa hari sebelumnya.

Oknum Polisi di Blitar Ditangkap Saat Pesta Narkoba

Polisi masih melakukan pendalaman terkait kasus ini, oknum anggota Polres Blitar Kota sudah dilakukan penahanan.

Wabup Lamongan Harapkan MPLS Jadi Pijakan Menuju Pendidikan Inklusif

MPLS Ramah merupakan pondasi awal bagi peserta didik dalam membangun karakter, semangat belajar, dan kesiapan menghadapi proses pendidikan.

Beraksi di 20 TKP, Pasangan Jambret Asal Malang Ditangkap Polisi Tulungagung

Sasar pedagang yang hendak pergi ke pasar, salah satu korban meninggal dunia usai dijambret tersangka.

Panitia Muktamar NU Mulai Susun Cetak Biru Persiapan di Tambakberas Jombang

Panitia Muktamar Ke-35 NU mulai menyusun blueprint persiapan dari akomodasi, lokasi sidang hingga pengamanan di Tambakberas, Jombang.