Sabtu, 06 Jun 2026 22:50 WIB

Deklarasi IKA Ansor dan Banser Jatim di Surabaya Ricuh, Afif: Itu Ilegal

Kericuhan antara GP Ansor Surabaya dan peserta Forum Silaturahim Ikatan Alumni (IKA) Ansor dan Banser Jatim (Foto: Tangkapan layar video yang beredar)
Kericuhan antara GP Ansor Surabaya dan peserta Forum Silaturahim Ikatan Alumni (IKA) Ansor dan Banser Jatim (Foto: Tangkapan layar video yang beredar)

Surabaya - Forum Silaturahim Ikatan Alumni (IKA) Ansor dan Banser Jawa Timur di halaman Gedung Pergerakan Penganut Khittah Nahdliyyah (PPKN), Surabaya berujung ricuh, Jumat (17/6/2022).

Kericuhan terjadi saat para pengurus Gerakan Pemuda (GP) Ansor Surabaya melepas sejumlah atribut dalam acara tersebut.

Baca Juga: Prakiraan Cuaca Surabaya Hari Ini: Cerah Berawan

Ketua GP Ansor Surabaya, HM Faridz Afif menyebut bahwa IKA Ansor dan Banser Jawa Timur (Jatim) adalah ilegal, karena tidak terdaftar dalam Peraturan Dasar dan Peraturan Rumah Tangga (PD-PRT) Ansor.

"Itu ilegal. Karena mengatasnamakan Ikatan Alumni GP Ansor dan Banser Jawa Timur. Nah, yang kita bantah itunya. Karena di dalam aturan, tidak pernah ada IKA GP Ansor," terang Afif kepada jatimnow.com.

Afif menambahkan, sebenarnya pengurus GP Ansor Surabaya tak memiliki rencana untuk membubarkan forum tersebut. Mereka datang hanya untuk melucuti atribut dan seragam yang dikenakan peserta forum.

"Sebenarnya kita itu bukan membubarkan acaranya, tapi kita mau melepas banner yang atas nama Ansor dan Banser, melepas atribut yang dipakai oleh mereka di acara tersebut, yakni doreng banser. Nah itu fokus di situ," papar Afif.

Baca Juga: Motorola Solutions Resmikan Learning Center Baru di Surabaya

Dia menjelaskan, dalam PD-PRT Ansor, istilah IKA dalam kepengurusan tidak pernah ada. Bagi pengurus GP Ansor yang telah purna tugas di atas usi 40 tahun, maka mereka akan berkhidmat langsung pada NU.

Menurutnya, GP Ansor Surabaya telah melakukan komunikasi agar forum itu tidak digelar.

"Kita murni, kita taat dan patuh terhadap peraturan organisasi. Jika itu tidak ada aturan organisasi ya kita lawan. Kita sudah tabayyun sebelumnya, tapi mereka tetap melakukan itu, ya kita tindak akhirnya," jelas dia.

Baca Juga: Prakiraan Cuaca Surabaya Hari Ini: Cerah Berawan

Afif bahkan mengaku sudah mengetahui dalang di balik forum IKA Ansor dan Banser Jatim itu. Ke depan, jika forum itu kembali terjadi di Surabaya, pihaknya berniat untuk melakukan tindakan tegas demi menegakkan aturan di Ansor.

"Sama pokoknya. Jika ada deklarasi yang mengatasnamakan IKA GP Ansor, kalau di Surabaya akan kami sikapi, karena wilayah kami Surabaya," tegas Afif.

Editor : Narendra Bakrie
Berita Terbaru

Tuai Polemik, Komisi III DPRD Kota Probolinggo Sidak Proyek Swalayan Jalan Cokro

Komisi III telah melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke lokasi untuk memastikan kelengkapan izin proyek di atas lahan seluas 1,3 hektare tersebut.

Update Kepulangan Haji 2026: 7.581 Jemaah Tiba via Debarkasi Surabaya

Update kepulangan haji 2026 Debarkasi Surabaya: 7.581 jemaah dari 20 kloter tiba di Tanah Air. 2 jemaah asal Malang wafat, 3 lainnya dirawat di RS Arab Saudi.

Peringatan Hari Lanjut Usia Nasional di Jember, Lansia Tangguh Indonesia Tumbuh

Pengalaman dan kebijaksanaan yang dimiliki para lansia merupakan fondasi penting dalam pembangunan bangsa.

Plt Bupati Tulungagung Ajak Masyarakat Lakukan Pemilahan Sampah Dari Sumber

Peringatan Hari Lingkungan Hidup Sedunia Tahun 2026, Pemkab Tulungagung gelar deklarasi gerakan pemilahan dan pengolahan sampah dari sumber.

Hari Lingkungan Hidup Sedunia, Pakar Ingatkan Ancaman Krisis Energi

Pakar lingkungan soroti krisis energi, penumpukan sampah, hingga bahaya mikropolutan di momen Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2026.

Peringati Hari Pers Nasional, PWI Tulungagung Siapkan Literasi Media

Pemerintah Kabupaten Tulungagung menyampaikan apresiasi atas dedikasi insan pers yang selama ini menjadi mitra strategis dalam menyampaikan informasi kepada masyarakat.