Sabtu, 06 Jun 2026 14:16 WIB

Jadi Anggota Kehormatan Banser, Mas Dhito Enggan Pakai Atribut di Tahun Politik

Mas Dhito saat sambutan di acara apel peringatan hari lahir Ansor ke-88.(Foto: Humas Pemkab Kediri/Jatimnow.com)
Mas Dhito saat sambutan di acara apel peringatan hari lahir Ansor ke-88.(Foto: Humas Pemkab Kediri/Jatimnow.com)

Kediri - Bupati Kediri Hanindhito Himawan Pramana atau Mas Dhito diangkat menjadi anggota kehormatan Barisan Ansor Serbaguna (Banser), Minggu (29/5/2022). Namun, Mas Dhito tegas tak mau itu dilakukan di tahun politik.

“Saya bilang sama Gus Fikri, Gus Rismi. Saya mau pakai jaket Banser, tapi jangan pada saat tahun politik,” tegas Mas Dhito saat apel peringatan hari lahir Ansor ke-88 di lapangan Desa Mukuh, Kecamatan Kayen Kidul.

Baca Juga: Pemkab Jombang, Nganjuk dan Kediri Lobi Pusat Terkait Rencana Flyover Mengkreng

Menurutnya, hal ini untuk menjaga netralitas Ansor. Mas Dhito menambahkan, intensitas tinggi sangat mungkin terjadi saat memasuki tahun politik. Kehadiran Ansor sangat diperlukan sebagai wasit guna menurunkan intensitas tersebut.

“Kalau perlu Ansor itu tetap menjaga koridornya sebagai wasit. Jadi kalau ada merah dan biru berdebat, hijau masuk. Tapi hijaunya adalah hijau Ansor. Atau hijaunya Nahdlatul Ulama (NU),” tambah Mas Dhito.

Selain menjaga koridor tersebut, pihaknya minta agar badan otonom NU ini untuk terus bersatu di segala kondisi.

Baca Juga: Jual Rumah Demi Pengobatan Istri, Suyanto Bangkit Lewat Bantuan Mas Dhito

"Ansor itu bersatu jangan pada saat pemilu. Tapi bersatu terus," katanya.

Sementara dalam apel bertajuk satu komando tegas mengawal NKRI itu, Mas Dhito meminta kehadiran Ansor dalam berkontribusi membangun Kabupaten Kediri. Titik awal kontribusi berasal dari Ansor yang ikut dalam kegiatan-kegiatan dianggap krusial.

"Banser, bisa ikut mengawal cek poin pengawasan Penyakit Mulut dan Kuku (PMK). Karena akhir-akhir ini PMK sudah masuk di Kabupaten Kediri," katanya.

Baca Juga: Museum Sri Aji Jayabaya Kediri Tampil dengan Wajah Baru, Lebih Cantik dan Informatif

Terakhir, Mas Dhito mengucapkan selamat atas peringatan Hari Lahir Ansor ke-88 kepada seluruh kader. Dirinya juga berharap agar organisasi dari Nahdlatul Ulama ini menjadi garda terdepan dalam mengawal Kebhinekaan dan memerangi radikalisme. Harapan akan sinergitas antara Ansor dan pemerintah juga disampaikan oleh Ketua Cabang Gerakan Pemuda Ansor Kabupaten Kediri Rismi Haitami Azizi. Pihaknya menyebutkan seluruh kader yang ada di wilayahnya itu siap mengawal program Pemerintah Kabupaten Kediri.

"Kami siap Mas Dhito, untuk selalu mengawal program dari pemerintah," ujarnya saat memberikan amanat apel. (ADV)

Editor : Sofyan Cahyono
Berita Terbaru

Kakak Beradik Terseret Ombak di Pantai Payangan Jember, Satu Ditemukan Tewas

Kedua korban dilaporkan hilang terseret ombak saat berwisata bersama keluarga.

Puncak Arus Balik Idul Adha 2026, Daop 8 Surabaya Layani 284 Ribu Penumpang

Puncak arus balik libur panjang Idul Adha 2026 bertepatan dengan Hari Lahir Pancasila. KAI Daop 8 Surabaya catat lonjakan tembus 284 ribu penumpang. Simak data lengkapnya di sini.

Jambret iPhone Turis Jerman di Kota Lama Surabaya Ditembak Polisi

Polisi menangkap pelaku jambret iPhone milik wisatawan asal Jerman di Kota Lama Surabaya. Pelaku dilumpuhkan karena melawan saat ditangkap.

Kapolres dan Dandim 0820 Probolinggo Terima Gelar Warga Kehormatan Suku Tengger

Prosesi pengukuhan berlangsung khidmat pada Malam Resepsi Yadnya Kasada di Pendopo Agung Desa Ngadisari.

Tabrak Pohon, Truk Pengangkut Ikan Asal Lamongan Terguling di JLS Tulungagung

Truk dalam perjalanan menuju Prigi Trenggalek, pengemudi dan penumpang alami luka serius.

Peringatan Hari Raya Waisak di Tulungagung, Ajak Umat Bersumbangsih Untuk Negeri

Puluhan umat Buddha mengikuti prosesi detik-detik peringatan Hari Raya Tri Suci Waisak di Vihara Buddha Loka Tulungagung.