Jumat, 12 Jun 2026 11:35 WIB

Putra Ridwan Kamil Melarang Ibunya Berenang

Emmeril Khan Mumtadz (kiri) dikabarkan hilang saat berenang di sungai Aaree, Bern, Swiss. (Foto: istimewa/instagram via Repiblika)
Emmeril Khan Mumtadz (kiri) dikabarkan hilang saat berenang di sungai Aaree, Bern, Swiss. (Foto: istimewa/instagram via Repiblika)

jatimnow.com - Pencarian putra pertama Gubernur Jabar Ridwan Kamil, Emmeril Kahn Mumtadz atau biasa dipanggil Eril yang mengalami musibah terseret arus di Sungai Aare di Bern, Swiss pada Kamis (26/5/2022) terus dilanjutkan pada Sabtu (28/5) ini.

Perwakilan keluarga yang merupakan adik Ridwan Kamil, Elpi Nazmuzaman, menceritakan awal mula kegiatan berenang tersebut dilakukan. Eril pergi ke Sungai tak hanya bersama adiknya bernama Zara. Namun, Sang Mama yaitu Atalia Praratya pun ikut ke Sungai.

Baca Juga: Jasad Korban KM Dharma Ferry VII Ditemukan di Perairan Gresik pada Pencarian Hari Ketiga

Selain keluarga Ridwan Kamil, menurut Elpi, mereka berenang bersama, kawan Eril yang sudah lama tinggal di Swiss. Ketika kejadian, keluarga Ridwan Kamil tak ditemani protokol karena tugas protokoler melekat ke gubernur yang saat itu masih ada di Inggris.

Elpi mengatakan, Eril adalah sosok pemuda yang bertanggung jawab. Jadi, sebelum memilih lokasi berenang ia memastika lokasi tersebut aman. Bahkan, di lokasi yang dipilihnya ada wisatawan lain dari anak-anak hingga Lansia jadi ukurannya safety.

"Eril pemuda yang bertanggung jawab, bahkan ia memilih siapa yang boleh turun ke sungai. Ibunya nggak boleh ikut turun. Jadi secara skill berenang cukup baik. Qadarullah, ada sesuatu terjadi. Eril sempat berteriak help!" paparnya.

Melihat Eril meminta tolong, kata dia, keluarga pun berlari mencari pertolongan. Bahkan, teriakan 'Help! itu terdengar oleh warga sekitar dan menelepon polisi yang langsung mencari Eril.

Baca Juga: Seorang Pelajar Tenggelam saat Berburu Biawak di Sungai Tanggul Jember

Elpi menceritakan, ponakannya ini memang memiliki rasa khawatir besar. Eril menjadi teladan untuk semua sepupunya. Ia, pemuda yang ramah dan aktif dalam kepedulian sosial.

"Jadi, Eril ini punya rasa cemas dan khawatir, bisa bersabar dan bersyukur, penuh tanggung jawab rasa kepeduliannya tinggi. Makanya, berdasarkan keterangan keluarga, sebelum kegiatan berenang Eril memastikan titik mana yang paling aman," katanya.

Saat berenang, posisi Eril ada di belakang karena ingin menjaga agar adik dan temannya selalu terlihat jadi menjaga jarak.

Baca Juga: Kabar Duka, Pemuda Tenggelam Ditemukan dalam Kondisi Meninggal

"Yang lain bisa sampai ke darat. Sebenarnya, fisik, mental dan lokasi siap. Tapi ada hal di luar ukuran manusia. Relatif debit air tinggi qadarullah di luar ukuran manusia," kata Elpi.


Lihat Artikel Asli

Disclaimer: Berita ini merupakan kerja sama jatimnow.com dengan Republika.co.id. Hal yang terkait dengan tulisan, foto, grafis, video, dan keseluruhan isi berita menjadi tanggung jawab Republika.co.id

Editor : REPUBLIKA.co.id
Berita Terbaru

Optimalkan Produksi Pertanian, Bupati Jember Dorong Petani Muda Masuk Kepengurusan Poktan

Bupati Jember meminta Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura, dan Perkebunan (TPHP) segera berkoordinasi dengan para camat, Gapoktan, dan Poktan untuk menambah keterlibatan generasi muda dalam organisasi petani.

AstraPay Perkuat Digitalisasi UMKM, Dukung Percepatan QRIS Nasional

AstraPay memperkuat digitalisasi UMKM melalui edukasi, QRIS, dan literasi keuangan. Hingga kini telah melayani 17,5 juta pengguna di Indonesia

Savyavasa Mulai Serah Terima Unit, Tandai Babak Baru Hunian Premium Jakarta

Savyavasa mulai serah terima unit kepada penghuni. Apartemen premium di Dharmawangsa ini mencatat penjualan kuat dan minat sewa yang tinggi

MRAN 2026, Bentuk Kepedulian dan Solidaritas Bagi ODHA di Tulungagung

Renungan ini menjadi momen menumbuhkan harapan menghapus stigma dan mengenang ODHA yang sudah meninggal.

BRI Unit Benowo Surabaya Pindah Kantor Mulai 15 Juni, Cek Lokasi Barunya

PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk memindahkan operasional BRI Unit Benowo Surabaya ke Jalan Raya Pakal per 15 Juni 2026. Cek detail lokasinya.

Menelusuri Jejak Legenda di Balik Danau Ronggojalu Probolinggo

Danau Ronggojalu dapat diakses dengan mudah, hanya memerlukan waktu tempuh sekitar 30 menit dari pusat Kota Probolinggo.